BEM Unsoed — Telah dilaksanakan salah satu program kerja Kementerian Dalam Negeri Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Dagri BEM Unsoed) 2026, yaitu Lingkar Paguyuban #3. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (26/09) pukul 18.30–19.14 WIB secara dalam jaringan (daring) melalui Google Meet. Kegiatan ini melibatkan Kementerian Dagri BEM Unsoed 2026, Presiden BEM Unsoed 2026, dan perwakilan paguyuban mahasiswa daerah di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, serta evaluasi bersama.
Lingkar Paguyuban #3 merupakan forum silaturahmi, komunikasi, dan koordinasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Paguyuban sebagai wadah untuk menyampaikan perkembangan Surat Keputusan (SK) Legalitas Paguyuban, Policy Brief Hak-Hak Paguyuban, serta evaluasi Panggih Sedulur 2026. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menyampaikan perkembangan program kerja sekaligus membuka diskusi bersama paguyuban mahasiswa daerah di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman.

(Sumber: Kementerian Dalam Negeri)
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan dari Rosmay Diana selaku Menteri Dagri BEM Unsoed 2026 serta Azza Febra Pramudika selaku Presiden BEM Unsoed 2026. Selanjutnya, peserta mengikuti pemaparan progres SK Legalitas Paguyuban, Policy Brief Hak-Hak Paguyuban, dan pengisian formulir Evaluasi Panggih Sedulur 2026 yang dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama perwakilan paguyuban. Kegiatan berlangsung dengan lancar, terlihat dari para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan serta menyampaikan aspirasi dan masukan terkait agenda yang dibahas. Melalui forum ini, diharapkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara Kementerian Dagri BEM Unsoed dengan paguyuban mahasiswa daerah semakin kuat sehingga setiap program yang berkaitan dengan paguyuban dapat berjalan secara lebih terarah serta memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.
Penulis: Kementerian Dalam Negeri
Editor: Azizah Fatma Haifa Chairunnisa