BEM Unsoed — Telah dilaksanakan Aksi Panggung Bebas bertajuk “Catatan Merah Dua Tahun Prabowo-Gibran: Krisis Kegagalan Tata Kelola Negara” oleh mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Senin (19/10) pukul 15.00–17.00 WIB di depan Patung Kuda Unsoed.
Aksi ini digelar sebagai bentuk protes nyata mahasiswa atas lambatnya kinerja pemerintah dalam menangani berbagai persoalan krusial selama dua tahun masa jabatan Prabowo-Gibran. Mahasiswa menuntut pertanggungjawaban Prabowo-Gibran beserta jajaran pemerintah atas mandeknya penyelesaian isu-isu penting. Mahasiswa menyoroti sejumlah sektor yang dinilai belum tertangani dengan baik, yaitu pendidikan, penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), demokrasi, serta kelestarian lingkungan. Seluruh persoalan tersebut memerlukan pertanggungjawaban dari instansi terkait. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Unsoed, masyarakat sipil, serta pers atau media massa.

(Sumber: Kementerian Aksi dan Propaganda)
Aksi ini dikemas dalam bentuk mimbar bebas yang memadukan orasi dan monolog teatrikal sebagai ekspresi kekecewaan. Rangkaian aksi dibuka dengan orasi oleh mahasiswa untuk menyuarakan keresahan sekaligus kritik terhadap dua tahun masa kepemimpinan Prabowo-Gibran. Selanjutnya, ditampilkan teatrikal panggung jalanan sebagai bentuk ekspresi kekecewaan terhadap kinerja pemerintah. Sebagai penutup, massa aksi kembali berorasi dan membacakan pernyataan sikap tegas sebagai bentuk protes serta kritik atas lambatnya penyelesaian berbagai persoalan yang terjadi.
Aksi berjalan dengan lancar dan kondusif. Meskipun cuaca mendung dan hujan, mahasiswa tetap bersemangat menyampaikan kritik melalui orasi serta drama panggung. Melalui aksi ini, mahasiswa menegaskan bahwa suara mereka akan terus disampaikan selama berbagai persoalan bangsa belum ditangani secara sungguh-sungguh.
Penulis: Kementerian Aksi dan Propaganda
Editor: Angely Puspita Sari