Sugeng rawuh Gensoed yang berbahagia! Marhaban ya Ramadhan teruntuk Gensoed yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Semoga dapat memaksimalkan bulan suci ini dengan ibadah terbaik kalian. Weekly Report balik lagi, nih dengan berita-berita baru yang akan menemani minggu sore kalian. Weekly Report edisi empat diawali dengan hot news Unsoed minggu ini yaitu Rektor Baru Unsoed. Waw congratulations Pak Rektor semoga dapat amanah dalam menjalankan tugasnya!

Congratulations! Prof Akhmad Sodiq Terpilih Menjadi Rektor Baru di Universitas Jenderal Soedirman

Ada info baru nih, lur!

Pada tanggal 24 Maret 2022, Unsoed mengadakan pemilihan rektor yang baru lho. Bakal calon (balon) rektornya ada empat, yaitu Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., Prof. Dr. Ade Maman Suherman, S.H.,M.Sc., Dr. Ir. V. Prihananto, M.Sc., dan Prof. Ir. Totok Agung Dwi Haryanto, M.Pd., Ph.D. Namun, hanya akan ada tiga orang saja yang nantinya resmi menjadi calon rektor Universitas Jenderal Soedirman.

Cara milihnya gimana, tuh?

Dr. Ir. Isdy Sulistyo, DEA., selaku Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unsoed mengungkapkan bahwa pemilihan rektor dilakukan dalam rapat senat tertutup yang menggunakan pemungutan suara. Acara ini juga dihadiri oleh wakil dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Keren banget, kan?

Spill hasilnya dong!

Oke, lur. Mengutip dari banyumas.suaramerdeka.com, “Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr. memperoleh 76 suara. Kemudian, Dr. Ir. V. Prihananto, M.Sc. memperoleh 38 suara dan Prof. Ir. Totok Agung Dwi Haryanto, M.Pd., Ph.D. memperoleh 8 suara. Dengan demikian, yang terpilih ialah Prof Sodiq,” jelas Isdy kepada wartawan setelah pemilihan.

Prof Akhmad Sodiq pun menyampaikan terima kasih mengenai hasil Pemilihan Rektor Unsoed 2022-2026 yang agendanya dapat berjalan dengan lancar berkat kebersamaan seluruh dosen, karyawan, dan anggota senat Universitas Jenderal Soedirman. Selain itu, beliau juga mengaku akan melanjutkan program yang telah dicanangkan oleh rektor sebelumnya, Prof. Dr. Ir. Suwarto, M.S.

Semoga programnya dapat dilaksanakan dengan baik ya, Pak dan membuat Unsoed menjadi universitas yang sesuai dengan harapan kita saat ini.


Urgent! Bagi Gensoed yang Punya Masalah serta Butuh Konseling, Unsoed Punya Bimbingan dan Konseling (BK), Loh!

Wah apa itu BK Unsoed?

BK Unsoed merupakan pusat layanan bagi seluruh mahasiswa aktif Unsoed yang bertujuan untuk memaksimalkan mental mahasiswa agar dapat menjalani perkuliahan dengan baik. Sesuai slogannya yaitu “Sahabat Mahasiswa Unsoed” BK Unsoed selalu berusaha membersamai mahasiswa layaknya sahabat. So, mahasiswa nggak merasa sungkan lagi deh untuk cerita tentang masalahnya.

BK Unsoed juga memiliki Tim Konselor yang berperan dalam membantu mengembangkan potensi akademik dan kepribadian mahasiswa, sehingga, dapat menyelesaikan studinya tepat waktu serta berkarakter positif.

Btw kapan dan dimana mahasiswa bisa konseling ke BK Unsoed?

Nah BK Unsoed ini lokasinya di Gedung Pusat Wirausaha Mahasiswa (PWM) lantai 2. Tapi, saat ini belum tersedia sarana dan prasarananya. Jadi, kegiatan konseling dilaksanakan di fakultas masing-masing sesuai petugasnya. Biasanya, mahasiswa menghubungi konselor dulu terkait kesepakatan waktu dan tempatnya.

Next, untuk konseling bisa dilaksanakan pada jam kerja atau bisa juga setiap saat dengan melakukan perjanjian dengan konselor dulu. Nama dan nomor kontak konselor bisa dilihat di banner yang terpasang pada setiap fakultas.

Masalah apa aja yang bisa kita konsulkan ke BK Unsoed?

Berdasarkan wawancara dengan Bu Data, selaku Ketua BK Unsoed, permasalahan mahasiswa terbagi menjadi dua yaitu masalah akademik dan non akademik.

Masalah akademik meliputi penyesuaian mahasiswa baru mengenai metode pembelajaran, culture shock, dan salah jurusan. Selain itu, masalah mahasiswa aktif dalam mengelola waktu antara belajar dan organisasi, serta masalah mahasiswa akhir mengenai penyelesaian tugas akhir. Masalah non akademik juga bisa loh dikonsulkan, seperti masalah keluarga, lingkungan, dan kesehatan.

Last, gimana sih SOP BK Unsoed?

Jadi, mahasiswa bisa mengakses pelayanan bimbingan di tingkat PA terlebih dahulu, kalau belum terselesaikan, lanjut ke pelayanan bimbingan tingkat fakultas oleh konselor di masing-masing fakultas. Masih belum terselesaikan? Maka, mahasiswa akan dirujuk ke pelayanan bimbingan di tingkat universitas oleh Tim Konselor Bimbingan dan Konseling yang kompeten seperti psikolog.


Informasi SBMPTN dan SPMB Unsoed 2022, Calon Mahasiswa Baru Unsoed Wajib Tahu!

Lur, ada info buat calon mahasiswa nih!

Universitas Jenderal Soedirman kembali menerima mahasiswa baru tahun 2022, melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Bermasa Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau UTBK-SBMPTN. Tersedia kuota sebanyak 1.912 kursi yang tersebar di 24 program studi kelompok sains teknologi dan 15 program studi kelompok sosial humaniora.  

Terus, untuk pembagiannya gimana, tuh?

Jadi, tiap prodi pada kelompok sains teknologi dan sosial humaniora menyediakan jumlah kursi yang berbeda. Menurut Surat Keputusan Daya Tampung Mahasiswa Unsoed Tahun Akademik 2022-2023, pengelompokannya yaitu:

  1. Agribisnis (48 kursi)
  2. Ilmu dan Teknologi Pangan (48 kursi)
  3. Teknik Pertanian (40 kursi)
  4. Agroteknologi (120 kursi)
  5. Biologi (88 kursi)
  6. Peternakan (90 kursi)
  7. Pendidikan Dokter (52 kursi)
  8. Kedokteran Gigi (20 kursi)
  9. Teknik Elektro (48 kursi)
  10. Teknik Sipil (48 kursi)
  11. Teknik Geologi (40 kursi)
  12. Informatika (48 kursi)
  13. Teknik Industri (40 kursi)
  14. Kesehatan Masyarakat (48 kursi)
  15. Keperawatan (48 kursi)
  16. Farmasi (48 kursi)
  17. Ilmu Gizi (48 kursi)
  18. Pendidikan Jasmani (48 kursi)
  19. Kimia (48 kursi)
  20. Matematika (48 kursi)
  21. Fisika (48 kursi)
  22. Manajemen Sumberdaya Perairan (48 kursi)
  23. Akuakultur (48 kursi)
  24. Ilmu Kelautan (48 kursi)

Sedangkan, pada kelompok sosial humaniora yaitu :

  1. Ekonomi Pembangunan (48 kursi)
  2. Manajemen (48 kursi)
  3. Akuntasi (48 kursi)
  4. Pendidikan Ekonomi (20 kursi)
  5. Hukum (100 kursi)
  6. Sosiologi (60 kursi)
  7. Administrasi Publik (48 kursi)
  8. Ilmu Komunikasi (48 kursi)
  9. Ilmu Politik (36 kursi)
  10. Hubungan Internasional (32 kursi)
  11. Sastra Indonesia (36 kursi)
  12. Sastra Inggris (30 kursi)
  13. Sastra Jepang (32 kursi)
  14. Pendidikan Bahasa Indonesia (32 kursi)
  15. Pendidikan Bahasa Inggris (36 kursi)

Mantap, kapan tuh pendaftarannya?

Pendaftaran UTBK-SBMPTN dilakukan pada tanggal 23 Maret – 15 April 2022. Kemudian, pelaksanaannya tanggal 17 – 23 Mei 2022 untuk gelombang pertama. Gelombang kedua, dilaksanakan tanggal 28 – 3 Juni 2022.

Kalau SPMB sendiri itu gimana, lur?

Nah, SPMB Unsoed sendiri memiliki dua jalur bagi calon mahasiswa yang dapat dipertimbangkan. Pertama, SPMB Unsoed Mandiri UTBK yang penerimaannya dengan melihat nilai UTBK tahun 2022, nilai rapor, dan prestasi siswa. Kedua, SPMB Unsoed Mandiri Non-UTBK yang penerimaannya dengan nilai rapor dan prestasi siswa.

Ada pun syarat peserta SPMB Unsoed Mandiri UTBK, antara lain :

  1. Mempunyai nilai UTBK tahun 2022 yang dikeluarkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
  2. Mempunyai nilai rapor SMA/SMK sederajat dari semester satu hingga enam.
  3. Mengunggah dokumen bukti bagi calon peserta yang memiliki prestasi di bidang akademik, keagamaan, olahraga, dan seni. Penilaian prestasi dari peringkat pertama, kedua, dan ketiga pada tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional, dan Internasional.
  4. Sanggup membayar Iuran Pengambangan Institusi saat melakukan proses registrasi mahasiswa baru yang hanya dibayarkan satu kali saja. Tujuannya untuk peningkatan mutu proses pembelajaran dan prestasi mahasiswa di Universitas Jenderal Soedirman.

Sedangkan, syarat peserta SPMB Unsoed Mandiri Non-UTBK yaitu :

  1. Pendaftar yang memilih program Sarjana Kelas Internasional, dapat berasal dari SLTA/SMK sederajat yang lulus pada tahun 2020, 2021, dan 2022.
  2. Pendaftar yang memilih Program Diploma Tiga, dapat berasal dari SLTA/SMK sederajat yang lulus pada tahun 2018, 2019, 2020, 2021, dan 2022.
  3. Mempunyai nilai rapor SMA/SMK sederajat dari semester satu hingga enam.
  4. Mengunggah dokumen bukti bagi calon peserta yang memiliki prestasi di bidang akademik, keagamaan, olahraga, dan seni. Penilaian prestasi dari peringkat pertama, kedua, dan ketiga pada tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional, dan Internasional.
  5. Sanggup membayar Iuran Pengambangan Institusi saat melakukan proses registrasi mahasiswa baru yang hanya dibayarkan satu kali saja. Tujuannya untuk peningkatan mutu proses pembelajaran dan prestasi mahasiswa di Universitas Jenderal Soedirman.

Jadwal pendaftaran jalur ini berbeda dengan jalur SBMPTN ya, Lur. Kalian dapat memantau terus pembaharuan informasi dari situs resmi spmb.unsoed.ac.id karena hingga kini, jadwal pendaftaran SPMB Unsoed belum diperbaharui. Semangat! Semoga kalian bisa bergabung menjadi mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman 2022 di prodi yang kalian inginkan.


Penulis: Arsa Safria Zahra dan Annisa Nurul Hakim

One thought on “Weekly Report #4”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *