BEM Unsoed – Telah dilaksanakan program kerja dari Kementerian Aksi dan Propaganda Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Akspro BEM Unsoed) 2024, yaitu Aksi Kamisan “September Hitam” pada Kamis (19/09). Berbeda dari biasanya, aksi kali ini diawali dengan konvoi motor yang melintasi jalanan Purwokerto untuk menarik perhatian masyarakat. Setelah konvoi, massa aksi berkumpul di Alun-Alun Purwokerto untuk menggelar mimbar bebas, berbagai orator menyampaikan pendapatnya terkait kasus Hak Asasi Manusia (HAM) dan isu-isu ketidakadilan lainnya. Aksi kali ini juga dilengkapi dengan aksi teatrikal yang menggambarkan kekerasan dan ketidakadilan yang dialami oleh korban pelanggaran HAM.

(Sumber: Kementerian Aksi dan Propaganda)

Aksi ini merupakan aksi solidaritas yang digelar sebagai respons atas kasus pelanggaran HAM, yang juga mengangkat isu pelanggaran di berbagai daerah. Aksi ini bertujuan untuk mengajak masyarakat Purwokerto agar lebih sadar akan kekerasan yang terjadi.

Aksi ini diselenggarakan sebagai bentuk protes terhadap berbagai pelanggaran HAM yang terjadi karena hal ini dianggap mencerminkan tindak pelanggaran HAM berat. Selain itu, aksi ini juga menyoroti kurangnya tindakan hukum terhadap pelaku dan perlindungan bagi para korban di berbagai kasus serupa.

Aksi ini melibatkan sejumlah mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, serta masyarakat Purwokerto maupun Banyumas yang peduli terhadap isu-isu ketidakadilan. Pihak aparat keamanan juga terlihat menjaga jalannya aksi, meskipun ada laporan intimidasi terhadap beberapa massa aksi oleh aparat yang bertugas. Aksi ini berjalan dengan lancar dan damai.


Penulis: Kementerian Aksi dan Propaganda

Editor: Imam Malik Sudira