(Sumber : Kementerian Pengabdian Masyarakat)

BEM Unsoed – Minggu (21/11) telah berlangsung Diskusi akbar merupakan forum diskusi antar Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM Fakultas se-Unsoed dan perwakilan dari setiap BEM di Jawa Tengah bersama narasumber terkait yang membahas mengenai relevansi kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di desa dan kota. Kemudian hasil diskusi tersebut akan diinformasikan ke public dalam bentuk infografis yang nantinya akan di upload di akun Instagram BEM UNSOED. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 November 2021. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara online melalui platform Zoom Cloud Meetings yang dimulai dari jam 09.00 – 12.00 WIB. Topik Pembahasan Diskusi Akbar pada kali ini adalah “Masih Relevankah Kegiatan Pengabdian Masyarakat Dilakukan di Desa?”.

(Sumber : Kementerian Pengabdian Masyarakat)


Acara Diskusi Akbar merupakan program kegiatan dari Pengembangan Mitra Desa dan Masyarakat Miskin Kota Kementerian Pengabdian Masyarakat. Kegiatan ini diawali dengan penyampaian hasil survei yang diperoleh dari hasil pengisian platform Google Form oleh 129 responden yang mengisi. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi yang pertama oleh Ir. H. Achmad Husein selaku Bupati Banyumas mengenai relevansi dan bentuk pengabdian yang bisa dilakukan di wilayah kota. 

Penyampaian materi selanjutnya disampaikan oleh Baapak Ir. Widarso, MM selaku Kepala Dinas Sosial Permasdes Kabupaten Banyumas yang menyapaikan materi dan sudut pandangnya mengenai bentuk pengabdian masyarakat  yang bisa mahasiswa lakukan di wilayah pedesaan untuk kondisi yang sekarang ini. 

Selanjutnya ditegaskan dengan pemaparan materi oleh Pak Wahyudi Anggoro Hadi selaku Kepala Desa Panggungharjo, Bantul, Yogyakarta yang menyampaikan sudut pandangnya sebagai masyarakat desa ketika menerima sebuah bentuk pengabdian yang dilakukan oleh pemerintah ataupun mahasiswa. Dalam upaya penegasan sudut pandang keilmuan, dihadirkan pemateri dari perwakilan mahasiswa yaitu Fakhrul Firdausi selaku Presiden BEM UNSOED 2021 yang menyampaikan sudut pandangnya tentang peran mahasiswa dalam menanggapi dan merespon kegiatan pengabdian kepada masyarakat desa dan kota.

Kegiatan Diskusi Akbar Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM UNSOED 2021, terlaksana secara lancar dan tepat waktu. Untuk kendala pada kegiatan ini adalah kekuatan sinyal yang terkadang tidak stabil sehingga menyebabkan keterlambatan pada moderator dan timer. Selain itu, pembicara pertama yaitu Bupati Banyumas keluar dari room terlebih dahulu setelah memberikan materinya dikarenakan ada kegiatan lain yang harus beliau hadiri. Hal tersebut menyebabkan kuantitas sudut pandang dalam diskusi kurang bisa teroptimalkan.  


Penulis : Zahrani R Roring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *