BEM Unsoed – Telah dilaksanakan Musyawarah Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (Munas BEM SI) XIX 2026 pada hari Senin–Sabtu (27/07–01/08) pukul 06.00– WIB di Gedung Serba Guna Politeknik Negeri Semarang (Polines), dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa (BEM KBM) Polines sebagai tuan rumah pelaksana. Munas BEM SI XIX 2026 merupakan forum musyawarah tertinggi yang diselenggarakan oleh Aliansi BEM SI, menjadi sarana strategis untuk memperkuat sinergi antar mahasiswa dari berbagai daerah dalam merespons kondisi sosial, politik, ekonomi, dan lingkungan yang berkembang di tingkat nasional.
Forum ini melibatkan seluruh perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia yang tergabung dalam aliansi, termasuk delegasi dari BEM Unsoed. Melalui Munas, delegasi membahas berbagai persoalan yang sedang terjadi di tiap wilayah, mengevaluasi kinerja kepengurusan periode sebelumnya, serta merumuskan arah gerak, kebijakan, dan strategi perjuangan Aliansi BEM SI untuk periode selanjutnya, sekaligus menetapkan struktur kepemimpinan yang baru.

(Sumber: Kementerian Luar Negeri)
Rangkaian acara diawali dengan kedatangan dan registrasi delegasi dari berbagai kampus anggota Aliansi BEM SI, dilanjutkan dengan pembukaan secara formal. Peserta kemudian memasuki forum persidangan untuk membahas tata tertib dan mekanisme sidang. Sidang berlanjut dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban dan evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, di mana peserta turut memberikan kritik dan masukan. Setelah itu, forum membahas arah gerak Aliansi BEM SI melalui pembahasan isu-isu pendidikan, ekonomi, demokrasi, kebijakan pemerintah, dan persoalan sosial lainnya, sekaligus membahas Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), mekanisme keanggotaan, struktur organisasi, hingga mekanisme kerja Aliansi BEM SI. Dinamika forum turut diwarnai perdebatan, lobi antardelegasi, serta negosiasi antar-kepentingan hingga tercapai titik temu. Rangkaian sidang kemudian dilanjutkan dengan proses pemilihan dan penetapan kepengurusan Aliansi BEM SI untuk periode berikutnya, sebelum akhirnya forum merumuskan hasil Munas berupa rekomendasi organisasi, sikap terhadap isu-isu strategis, serta agenda nasional Aliansi BEM SI ke depan. Rangkaian Munas ditutup setelah seluruh agenda dan keputusan disepakati serta disahkan sebagai mandat bagi kepengurusan baru.
Secara keseluruhan, Munas Aliansi BEM SI XIX 2026 berlangsung dengan lancar di bawah dinamika forum yang demokratis antar-delegasi dari berbagai daerah. Melalui Munas, Aliansi BEM SI berharap hasil yang telah dirumuskan dapat menjadi landasan gerak mahasiswa Indonesia dalam merespons berbagai persoalan bangsa, sekaligus memperkuat sinergi antar kampus pada periode mendatang.
Penulis: Kementerian Luar Negeri
Editor: Azizah Fatma Haifa Chairunnisa