BEM Unsoed — Telah dilaksanakan salah satu program kerja Kementerian Luar Negeri Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Lugri BEM Unsoed) 2026, yaitu Kunjungan Kerja (Kunja) BEM Unsoed X BEM Universitas Brawijaya (UB) dengan tema “Selaras Rasa, Tertaut Karya: Merajut Kolaborasi dalam Dekapan Teknologi”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (16/05) pukul 08.30—14.00 WIB di Gedung Widyaloka UB.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperluas jaringan dan membangun relasi strategis dengan organisasi di universitas tujuan. Selanjutnya kegiatan ini berfungsi sebagai wadah yang menjembatani adanya pertukaran budaya organisasi, proses diskusi, hingga mengkaji isu-isu terkini. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani setiap biro dan kementerian BEM Unsoed dalam memperkaya referensi, mengembangkan inovasi, serta meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi.  Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan serta staf dari kedua universitas.

(Sumber: Kementerian Luar Negeri)

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne UB, Mars Unsoed, dan Mars Perjuangan Mahasiswa. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana (Ketupel) Brawijaya Berkelana 2026, Muhammad Hanif Firdaus; Ketupel Kunja 2026, Aristanti Sobriyah; Badan Pengurus Harian (BPH) Lugri EM UB, Kafkha Saifan N; BPH Lugri BEM Unsoed, Muhammad Ariq Fauzi; Presiden EM UB, Azhar Zidane; serta Presiden BEM Unsoed, Azza Febra Pramudika. Setelah itu, dilakukan pemaparan Grand Design dari BEM Unsoed  dan EM UB dilanjut sesi Question and Answer (QnA) hingga sesi fun games atau ice breaking. Kegiatan berlanjut ke sesi inti, yakni Focus Group Discussion (FGD) antarkementerian untuk saling mengenal dan brainstorming sesuai topik yang telah ditentukan. Kegiatan dilanjutkan penyerahan sertifikat juga plakat antarkedua BEM. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi hingga pembuatan konten.

(Sumber: Kementerian Luar Negeri)

Secara keseluruhan kegiatan berlangsung lancar. Melalui sesi FGD, setiap kementerian BEM saling bertukar pikiran dan berbagi program kerja.  Forum ini menjadi wadah untuk belajar bersama, melahirkan ide dan inovasi baru, memberikan manfaat untuk pengembangan serta peningkatan kualitas organisasi.


Penulis: Kementerian Luar Negeri

Editor: Angely Puspita Sari