BEM Unsoed – Telah dilaksanakan salah satu program kerja dari Kementerian Luar Negeri Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Lugri BEM Unsoed) 2026 Kabinet Kausa Cipta, yaitu Studi Banding Online 2026 pada hari Sabtu (15/08) pukul 18.30–21.20 WIB melalui Zoom Meeting. Studi Banding Online merupakan program kerja yang dinaungi oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Diplomasi Publik dan berfokus pada kerja sama serta relasi publik terhadap kampus, company, dan Keluarga Besar Mahasiswa Unsoed (KBMU). Program kerja ini dilaksanakan bersama BEM Universitas Kuningan (Uniku), Jawa Barat, dengan mengusung tema “Harmoni, Sinergi, Relasi, dan Inovasi untuk Kinerja yang Adaptif dan Kolaboratif.”

(Sumber: Kementerian Luar Negeri)

Rangkaian acara Studi Banding Online 2026 diawali dengan pembukaan dan doa bersama yang dipandu oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Mahasiswa. Sambutan disampaikan oleh Muhamad Fardhan Abdillah selaku Project Officer Studi Banding Online BEM Unsoed 2026, Dika Suganda selaku Ketua Pelaksana Studi Banding BEM Uniku 2026, Azza Febra selaku Presiden BEM Unsoed 2026 dan Affallah selaku Ketua BEM Uniku 2026. Memasuki sesi inti, masing-masing Presiden/Ketua BEM memaparkan grand design lembaganya yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Suasana kemudian dicairkan melalui ice breaking yang dipandu oleh MC, sebelum memasuki acara puncak berupa Forum Group Discussion (FGD) antar kementerian dan biro terkait yang membahas pengenalan staf, program kerja, hingga pemecahan studi kasus. Sebagai penutup, dilakukan serah terima sertifikat penghargaan antara BEM Unsoed dan BEM Uniku, sebelum acara resmi ditutup oleh MC.

Acara ini melibatkan jajaran Pimpinan BEM Unsoed, Pimpinan BEM Uniku, segenap panitia dan staf dari Kementerian Luar Negeri BEM Unsoed serta BEM Uniku. Secara keseluruhan, Studi Banding Online 2026 berlangsung lancar dan diikuti dengan antusias oleh peserta dari kedua belah pihak, terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab usai pemaparan grand design serta partisipasi aktif peserta dalam FGD.

Melalui Studi Banding ini, diharapkan mampu memperluas jejaring BEM Unsoed sebagai lembaga pengembang karakter dan kepemimpinan mahasiswa, sekaligus mempererat kekerabatan antar kampus. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi ruang diskusi yang terbuka sehingga melahirkan gagasan yang inovatif dan adaptif bagi kebutuhan masing-masing organisasi.


Penulis: Kementerian Luar Negeri

Editor: Azizah Fatma Haifa Chairunnisa