Halo, Sobat Gensoed!

Karya adalah cara paling jujur untuk bercerita, entah lewat sapuan kuas, warna digital, atau untaian kata. Kawasan Karya Seni (Kawasaki) kali ini kembali hadir membawa karya-karya istimewa dari Sobat Gensoed, mulai dari lukisan, seni digital, hingga puisi yang sarat makna. Sudah tidak sabar? Yuk, kita telusuri bersama-sama~


(Sumber: Shakira Alfiatu Rizka)

Jenis Karya: Seni Lukis

Nama: Shakira Alfiatu Rizka

NIM: C0A026061

Fakultas/Program Studi: FEB/Administrasi Bisnis

Judul Karya: Elegy For A Swan

Makna Karya: Terinspirasi oleh angsa yang kerap diasosiasikan dengan kesetiaan karena kecenderungannya membentuk ikatan monogami. Dalam lukisan ini, angsa putih menjadi simbol utama pada makna kesetiaan dan cinta tulus yang tetap bertahan meskipun orang yang dicintai telah tiada. Posisi kepala angsa yang menunduk merepresentasikan refleksi, kerinduan, dan proses penerimaan terhadap kehilangan yang pernah dialami. Air berwarna merah muda melambangkan kasih sayang, kehangatan, dan kenangan yang masih tersimpan dalam hati, sementara semburat warna biru merepresentasikan kesedihan, ketenangan, serta proses menerima kehilangan. Kedua warna tersebut saling bertemu, menggambarkan bagaimana cinta dan duka sering berjalan berdampingan. Di sekelilingnya, bunga-bunga teratai melambangkan kemampuan untuk tetap tumbuh dan menemukan keindahan setelah melalui masa-masa sulit. Sebagaimana teratai yang mekar dari dasar lumpur namun dapat mekar bersih di permukaan, manusia pun memiliki kemampuan untuk bangkit dan melanjutkan hidup meskipun pernah mengalami kehilangan yang mendalam. Melalui karya ini, saya ingin menyampaikan bahwa kesetiaan bukan hanya tentang tetap bersama, melainkan juga tentang tetap menjaga cinta, kenangan, dan makna yang ditinggalkan oleh seseorang yang pernah hadir dalam hidup kita.


(Sumber: Tahir Ahmad Nauval Rini)

Jenis Karya: Seni Digital

Nama: Tahir Ahmad Nauval Rini

NIM: F1C026152

Fakultas/Program Studi: FISIP/Ilmu Komunikasi

Judul Karya: MadHAng

Makna Karya: Aku memilih judul “Madang” karena menurutku makan adalah salah satu momen yang sering dianggap sepele, padahal sebenarnya punya makna yang dalam. Buatku, waktu makan itu sakral. Di momen itu, kita bisa berhenti sejenak dari semua kesibukan dan benar-benar menikmati apa yang ada di hadapan kita tanpa distraksi apa pun.Lewat karya ini, aku ingin mengajak orang untuk lebih menghargai makanan, bukan cuma sebagai pengisi perut, melainkan juga sebagai hasil dari proses dan usaha seseorang. Aku percaya makanan yang enak bukan hanya karena resep atau cara memasaknya, melainkan juga karena dibuat dengan hati yang tulus dan perasaan yang baik. Jadi, setiap suapan bukan cuma soal rasa, melainkan juga tentang menghargai orang-orang yang ada di balik proses pembuatannya.


Jenis Karya: Puisi

Nama: Azkal Azkiya

NIM: I1C026081

Fakultas/Program Studi: Fikes/Farmasi

Judul Karya: Malam Ini Lampu Kamarnya Terus Menyala

Makna Karya: Puisi ini menceritakan tentang proses perjuangan sunyi seseorang yang sedang menempa dirinya sendiri. Tangisan dan malam-malam tanpa tidur di kamarnya bukanlah tanda kelemahan, melainkan “harga” atau proses yang harus ia bayar. Di balik rasa hancurnya, ada ambisi dan harapan yang sangat kuat bahwa semua keringat dan air mata ini akan berbuah kemenangan pada akhirnya.


Jenis Karya: Puisi

Nama: Azkal Azkiya

NIM: I1C026081

Fakultas/Program Studi: Fikes/Farmasi

Judul Karya: Aku dan Untukku

Makna Karya: Puisi ini adalah sebuah catatan pendewasaan spiritual dan emosional. Sebuah perjalanan dari rasa lelah, kesepian di kamar, ketakutan doanya tak terdengar, hingga akhirnya bermuara pada pasrah yang berdaya—keyakinan bahwa setelah badai, kemenangan itu pasti datang karena kamu memang sudah bertarung sejauh dan sehebat ini.


Jenis Karya: Puisi

Nama: Azkal Azkiya

NIM: I1C026081

Fakultas/Program Studi: Fikes/Farmasi

Judul Karya: Ketika Semua Menyorakkan Kekalahan

Makna Karya: Puisi ini menceritakan tentang martabat dan ketangguhan jiwa (resilience). Ini bukan sekadar tentang menang atau kalah di mata manusia, melainkan tentang keberanian untuk terus melangkah walau babak belur, memeluk cita-cita sampai titik darah penghabisan, dan menjadi pemenang atas dirinya sendiri karena berhasil bertahan hingga akhir.


Wah, keren-keren banget, ya, Sobat! Semua karya yang terkumpul sangat menarik dan penuh makna. Semoga karya-karya ini bisa menjadi motivasi kita untuk terus berkarya dan berani berekspresi, ya! Sampai jumpa di Kawasaki selanjutnya, Sobat~