BEM Unsoed – Telah dilaksanakan salah satu program kerja dari Kementerian Dalam Negeri Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Dagri BEM Unsoed) 2026, yaitu Panggih Sedulur 2026 pada hari Minggu (23/08) pukul 08.30–20.45 WIB di Graha Widyatama Unsoed. Panggih Sedulur 2026 merupakan acara yang dihadirkan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengenal, mengeksplorasi, dan menemukan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta paguyuban yang ada di Unsoed. Tahun ini, Panggih Sedulur 2026 mengusung tema “Campus Playground” dengan tagline “Find Your Playground, Find Your People”.
Acara ini diselenggarakan guna menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman baru, mengenali potensi diri, dan membangun relasi selama menjalani kehidupan di lingkungan kampus. Panggih Sedulur 2026 melibatkan seluruh panitia dari Kementerian Dagri BEM Unsoed, UKM dan paguyuban di lingkungan Unsoed sebagai peserta, pengurus BEM Unsoed 2026 Kabinet Kausa Cipta, pihak universitas, tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pengisi acara, peserta Talenta Raya, band fakultas, guest star, serta para pengunjung.

(Sumber: Kementerian Dalam Negeri)
Rangkaian acara Panggih Sedulur 2026 diawali dengan opening ceremony yang dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa, dilanjutkan dengan sambutan dari Jenita Eka Lestari selaku Project Officer Panggih Sedulur 2026, Rosmay Diana selaku Menteri Dalam Negeri BEM Unsoed, Azza Febra Pramudika selaku Presiden BEM Unsoed, serta Anjar Pranoto S.H. selaku Sub Koordinator Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsoed. Memasuki rangkaian utama, acara dilanjutkan dengan parade UKM dan paguyuban yang menampilkan identitas serta kekhasan masing-masing lembaga melalui atribut, pakaian khas, dan bendera. Kemudian diadakan expo UKM-paguyuban dan instalasi karya bertajuk Rakit Memori sebagai ruang untuk menampilkan dokumentasi karya masing-masing lembaga.
Selama acara berlangsung, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kegiatan interaktif seperti workshop melukis media totebag, workshop macrame, serta Lapak Baca Buku, didukung dengan tenant UMKM dan website khusus Panggih Sedulur 2026 yang memuat seluruh informasi acara. Rangkaian acara turut dimeriahkan dengan penampilan UKM dan paguyuban di atas panggung, penganugerahan Talenta Raya kepada Waltz dari Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI), 4RYTHM, dan Medley Berlin. Acara dilanjutkan dengan penampilan band Remoef dan Lymnos, serta Cantya Afra sebagai guest star yang menjadi penampilan penutup. Selain itu, turut dilaksanakan sesi doorprize sebagai bentuk interaksi yang mendorong pengunjung untuk lebih aktif mengeksplorasi stand UKM dan Paguyuban.
Secara keseluruhan, Panggih Sedulur 2026 berlangsung lancar dan mendapat antusiasme yang baik dari mahasiswa dan pengunjung, dengan jumlah pengunjung yang mencapai 1.412 orang selama kegiatan berlangsung. Pengunjung terlihat aktif berkeliling, mengunjungi stand UKM dan Paguyuban, mengikuti berbagai kegiatan, serta berinteraksi dengan panitia maupun peserta hingga akhir acara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman baru, mengenali minat dan potensi diri, serta menemukan ruang untuk berkembang dan membangun relasi selama menjalani kehidupan di lingkungan kampus.
Penulis: Kementerian Dalam Negeri
Editor: Azizah Fatma Haifa Chairunnisa