BEM Unsoed – Telah dilaksanakan aksi tuntutan dengan tajuk “Unsoed Problematik: Reformasi Struktural dan Hapus Praktik Korupsi di Lingkungan Kampus” pada hari Senin (24/08) pukul 13.00 WIB di depan gedung rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan area patung kuda Unsoed. Aksi ini digelar dengan fokus utama mendesak Pelaksana Tugas (PLT) Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., untuk menandatangani delapan tuntutan yang telah dirancang mahasiswa melalui proses konsolidasi.

Aksi ini diselenggarakan sebagai bentuk desakan mahasiswa kepada PLT Rektor untuk memastikan dituntaskannya kasus korupsi di lingkungan kampus Unsoed, tidak hanya pada pihak-pihak terdekat, tetapi juga birokrasi yang bertugas di tingkat fakultas. Mahasiswa turut mendesak adanya transparansi terkait kinerja birokrasi Unsoed dengan harapan dapat mencegah terulangnya kasus serupa. Aksi ini melibatkan mahasiswa aktif dari berbagai fakultas di lingkungan Unsoed, Pak Ali selaku PLT terpilih, serta jajaran birokrasi kampus lainnya.

(Sumber: Kementerian Aksi dan Propaganda)

Rangkaian aksi diawali dengan titik kumpul massa di pendopo belakang gedung registrasi Unsoed pada pukul 13.00 WIB. Setelah massa aksi ramai terkumpul, dilakukan long march menuju gedung rektorat Unsoed sebagai titik aksi yang telah disepakati bersama. Di lokasi tersebut, mahasiswa menyampaikan keresahan dan aspirasinya, sekaligus menuntut PLT Rektor beserta jajaran birokrasi Unsoed lainnya untuk berdialog secara terbuka. Aksi kemudian ditutup dengan pernyataan sikap dari jajaran birokrat terkait mengenai komitmen pemenuhan tuntutan, yang dibersamai oleh seluruh massa aksi di area patung kuda Unsoed.

Secara keseluruhan, aksi berlangsung dengan tertib dari awal hingga akhir di bawah arahan koordinator lapangan (korlap) beserta perangkat aksi lainnya. Semangat massa aksi turut terlihat dari bergabungnya mahasiswa baru angkatan 2026 dalam aksi kali ini. Melalui aksi ini, mahasiswa berharap tuntutan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi terciptanya lingkungan kampus yang bersih dari praktik korupsi dan lebih transparan ke depannya.


Penulis: Kementerian Aksi dan Propaganda
Editor: Azizah Fatma Haifa Chairunnisa