BEM Unsoed — Telah dilaksanakan aksi mimbar bebas bertajuk “Lawan dengan Mimbar Bebas: Desak Mundur Prabowo-Gibran” oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banyumas Raya. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Jumat (26/06) pukul 13.00–18.00 WIB di Alun-Alun Purwokerto, tepatnya di depan Rita Supermall.

Aksi ini merupakan aksi lanjutan dari aksi tuntutan “Revolusi Indonesia: Gulingkan Prabowo – Gibran” yang sebelumnya digelar pada Sabtu (13/06). Berbeda dari aksi sebelumnya, kali ini massa aksi hadir dengan metode mimbar bebas yang diwarnai panggung seni dan pertunjukan sebagai medium penyampaian aspirasi. Aksi ini melibatkan mahasiswa dari berbagai universitas yang tergabung dalam Aliansi BEM Banyumas Raya, di antaranya Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas AMIKOM Purwokerto, Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Institut Teknologi Telkom Purwokerto, dan universitas lainnya. Selain mahasiswa, masyarakat sipil dan komunitas baca di Purwokerto turut bergabung meramaikan aksi.

(Sumber: Kementerian Aksi dan Propaganda)

Rangkaian aksi dimulai dengan berkumpulnya massa aksi di titik kumpul, yaitu Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unsoed. Setelah massa aksi mulai ramai, koordinator lapangan (korlap) mengarahkan pergerakan menuju titik aksi di Alun-Alun Purwokerto. Sesampainya di lokasi, mimbar bebas dibuka dengan orasi dari massa aksi. Berbagai penampilan turut meramaikan jalannya aksi, mulai dari penampilan Band FireTrackers, mini teatrikal, pembacaan puisi, stand up comedy, hingga monolog. Penampilan-penampilan tersebut diakhiri dengan massa yang bersama-sama menyanyikan lagu “Bayar Polisi” dari Band Sukatani. Sebagai penutup, massa aksi menyampaikan pernyataan sikap sebagai bentuk respons mahasiswa dan masyarakat terhadap isu politik yang masih perlu dikawal.

Aksi mimbar bebas ini berjalan dengan lancar dan diiringi semangat perlawanan yang tinggi. Bergabungnya masyarakat sipil dan komunitas baca Purwokerto semakin memperkuat solidaritas serta menambah kemeriahan rangkaian aksi. Melalui aksi ini, Aliansi BEM Banyumas Raya menegaskan bahwa suara mahasiswa dan masyarakat akan terus bergema selama aspirasi belum sepenuhnya didengar.


Penulis: Kementerian Aksi dan Propaganda
Editor: Azizah Fatma Haifa Chairunnisa