BEM Unsoed – Telah berlangsung salah satu program kerja Kementerian Pemberdayaan Perempuan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Pempu BEM Unsoed), yaitu Bertemu Sahabat Perempuan Berdaya (Temu Sapa) pada Sabtu (5/7), pukul 13.00–15.00 WIB di Cafe Kopi Kami, Pabuaran, Purwokerto Selatan. Program kerja ini merupakan program kerja antara Kementerian Pempu BEM Unsoed dengan Girl Up Unsoed. Kegiatan ini diadakan untuk mempererat jalinan kerja sama, melakukan studi banding, memperoleh edukasi terkait isu serupa juga berdiskusi bersama mengenai saran dan evaluasi program kerja yang dijalankan oleh Kementerian Pempu serta Girl Up.

(Sumber: Kementerian Pemberdayaan Perempuan)
Temu Sapa berupa kegiatan untuk sharing program kerja yang telah atau akan dilaksanakan dan regulasi penanganan terhadap kasus terlapor. Melalui kegiatan ini, Kementerian Pempu ingin mengenal lebih jauh tentang peran Girl Up terhadap bidang dan program yang mereka jalankan. Hal ini dilakukan agar dapat membantu masyarakat luas, menambah jalinan kerja sama, dan mempererat tali silaturahmi antara Direktorat Jenderal Advokasi Pempu BEM Unsoed dan Hubungan Masyarakat (Humas) Girl Up. Harapannya, melalui kerja sama ini, Kementerian Pempu dan Girl Up dapat berkontribusi dalam penciptaan lingkungan yang aman, damai, dan nyaman bagi para perempuan.
Kegiatan ini dimulai dengan persiapan pembukaan non-formal oleh koordinator, dilanjut dengan sambutan dari Wakil Presiden BEM Unsoed, Nahda Maysyaroh dan sambutan singkat dari Presiden Girl Up Fazhia K.A. Lalu, kegiatan dilanjut dengan perkenalan staff dari kedua belah pihak, kemudian diskusi interaktif bersama perwakilan Girl Up. Setelah itu, pembagian plakat dan sertifikat dari pihak Pempu BEM Unsoed kepada Girl Up. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama untuk dokumentasi. Temu Sapa berjalan dengan lancar, aktif, dan tepat waktu. Suasana yang hangat dan nyaman membuat kedua belah pihak mengambil banyak pelajaran untuk diimplementasikan di program kerjanya masing-masing.
Penulis: Kementerian Pemberdayaan Perempuan
Editor: Annisa Diva