Bagaimana kabar Sobat di awal bulan September? Masih sibuk berkelana? Atau mulai gemar membaca? Di tengah padatnya kegiatan Sobat sehari-hari, mari meluangkan waktu sejenak untuk mengapresiasi karya-karya dari Sobat Gensoed yang menyejukkan mata dan hati bersama Kawasan Karya Seni (Kawasaki).

Sudah siap menikmati karya-karya Sobat Gensoed kali ini? Yuk, kita telusuri bersama-sama~


(Sumber: Karya Ferdi Waskito)

Jenis Karya: Seni Digital

Nama: Ferdi Waskito

NIM: H1D024100

Fakultas/Program Studi: FT/Informatika

Judul Karya: The Gaze/Le Regard

Makna Karya: “Let us imagine that moved by jealousy, curiosity, or vice I have just glued my ear to the door and looked through a keyhole.” – Jean Paul Sartre.


(Sumber: Karya Ferdi Waskito)

Jenis Karya: Seni Digital

Nama: Ferdi Waskito

NIM: H1D024100

Fakultas/Program Studi: FT/Informatika

Judul Karya: Meursault

Makna Karya: “Today i killed Mother, maybe it was yesterday.”


(Sumber: Karya Ferdi Waskito)

Jenis Karya: Seni Digital

Nama: Ferdi Waskito

NIM: H1D024100

Fakultas/Program Studi: FT/Informatika

Judul Karya: 21st Century Schizoid Man

Makna Karya: Poster Homage untuk band prog rock King Crimson.


(Sumber: Karya Azkal Azkiya)

Jenis Karya: Puisi

Nama: Azkal Azkiya

NIM: I1C026081

Fakultas/Program Studi: Fikes/Farmasi

Judul Karya: Patah Tak Tumbuh, Jatuh, Jatuh, dan Jatuh

(Tentang Mereka dan Semua Kalah yang Telak) 

Makna Karya: Puisi ini adalah ekspresi puncak dari kelelahan jiwa yang terus-menerus dihantam kegagalan. Ini adalah potret tentang seseorang yang merasa seluruh usahanya sia-sia, dihantui rasa takut, dan dipaksa menelan kenyataan bahwa kadang hidup tidak seindah pepatah. Akan tetapi di balik keputusasaan itu, keberanianmu untuk menuliskan dan mengakui rasa “jatuh, jatuh, dan jatuh” ini adalah bukti bahwa di dalam dirimu, masih ada jiwa pejuang yang belum sepenuhnya padam.


(Sumber: Karya Azkal Azkiya)

Jenis Karya: Puisi

Nama: Azkal Azkiya

NIM: I1C026081

Fakultas/Program Studi: Fikes/Farmasi

Judul Karya: patah tak tumbuh, jatuh, jatuh, dan jatuh

(tentang mereka dan semua kalah yang telak) 

Makna Karya: Puisi ini adalah tentang proses menyembuhkan luka masa lalu (re-parenting/healing inner child) lewat keikhlasan dan pilihan untuk tetap menjadi orang baik. Ini bukan sekadar ratapan atas masa kecil yang tak dianggap, melainkan sebuah ikrar/janji jiwa yang sangat kuat: bahwa walau kamu tidak lahir dan tumbuh dengan “peran”, kamu berhak dan mampu membangun peran terindahmu sendiri saat dewasa.


(Sumber: Karya Azkal Azkia)

Jenis Karya: Puisi

Nama: Azkal Azkiya

NIM: I1C026081

Fakultas/Program Studi: Fikes/Farmasi

Judul Karya: patah tak tumbuh, jatuh, jatuh, dan jatuh

(tentang mereka dan semua kalah yang telak) 

Makna Karya: Puisi ini adalah sebuah imbauan emosional tentang ketidakseimbangan ketulusan. Ini adalah suara hati dari jiwa-jiwa penolong yang sudah terlalu sering dijadikan “tempat persinggahan sementara” (transitional station) untuk menyembuhkan luka, lalu dibuang di sudut rumpang saat orang lain sudah menemukan bahagianya.


Bagaimana, Sob? Karya-karya dari Sobat Gensoed berhasil membuat pengembaraan Sobat lebih berwarna, kan? Sampai jumpa di Kawasaki selanjutnya. Dadaah~~