BEM Unsoed — Telah berlangsung salah satu program kerja dari Kementerian Prestasi dan Inovasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (PI BEM Unsoed) 2025, yaitu Lingkar Keilmuan pada hari Sabtu (20/09) pukul 08.00–10.00 WIB di Pendopo depan Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM). Lingkar Keilmuan merupakan forum diskusi untuk mewadahi organisasi atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di bidang penalaran, penelitian, pendidikan, riset, keilmuan, dan sebagainya.

(Sumber: Kementerian Prestasi dan Inovasi)
Lingkar Keilmuan diselenggarakan sebagai ruang untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai berbagai fasilitas dan program pengembangan diri yang ada di Unsoed, sekaligus menjadi wadah apresiasi bagi mahasiswa berprestasi. Selama ini, apresiasi terhadap para juara di Unsoed masih kurang terlihat sehingga acara ini hadir untuk memberikan pengakuan secara lebih terbuka sekaligus mendorong semangat berprestasi. Selain itu, Lingkar Keilmuan bertujuan memperkenalkan arah gerak organisasi kepada mahasiswa agar mereka lebih mudah terlibat, berkontribusi, dan memanfaatkan peluang yang tersedia.

(Sumber: Kementerian Prestasi dan Inovasi)
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan singkat dari panitia sebagai tanda resmi dimulainya kegiatan. Para peserta diajak mengenal lebih jauh mengenai Portal Kompetensi Soedirman yang menjadi wadah pengembangan diri mahasiswa. Selanjutnya, disampaikan pula penjelasan mengenai surat keputusan rektor yang menjadi dasar administratif suatu kegiatan. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemberian apresiasi kepada para juara sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diraih. Direktorat jenderal (ditjen) dari Kementerian PI juga menjelaskan mengenai program kerja yang akan dijalankan selama periode kepengurusan. Acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai penanda kebersamaan dan harapan baik untuk langkah selanjutnya.
Secara umum, acara berjalan dengan baik meskipun ada sedikit keterlambatan dari rundown karena menunggu peserta yang belum sepenuhnya hadir. Selain itu, terdapat beberapa perwakilan UKM yang belum masuk ke grup komunikasi resmi meski sudah dihubungi. Kendala lain muncul karena lokasi kegiatan di Pendopo depan PKM bertepatan dengan jalan santai Dies Natalis Unsoed. Suasana menjadi kurang kondusif akibat keramaian dan kebisingan sehingga suara Master of Ceremony (MC) tidak terdengar optimal. Beberapa peserta juga menyampaikan keluhan terkait asap rokok di area sekitar. Hal ini terjadi dikarenakan panitia tidak mengetahui adanya jadwal Dies Natalis di hari yang sama. Ke depannya, panitia akan memilih lokasi yang lebih tertutup dan jauh dari keramaian agar acara dapat berlangsung lebih fokus serta nyaman.
Penulis: Kementerian Prestasi dan Inovasi
Editor: Kellia Dyvia Ameera