BEM Unsoed – Telah dilaksanakan salah satu program kerja kolaborasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (BEM Unsoed) 2025 bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unsoed, yaitu Program Mahasiswa Berdampak pada hari Kamis (09/10) pukul 08.00–15.00 WIB di Balai Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Program Mahasiswa Berdampak merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai inovasi produk olahan dari singkong berupa mi mocaf dan biskuit, lalu dari jagung berupa susu serta yoghurt.

(Sumber: Kementerian Prestasi dan Inovasi)

Sebelum kegiatan dimulai, peserta diminta untuk melakukan registrasi. Setelah itu, kegiatan dibuka dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC) dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Ketua Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Mahasiswa Berdampak, Kepala Desa Kaliori, Kepala Kecamatan Kalibagor, Ketua LPPM Unsoed, serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WR 3). Rangkaian kegiatan selanjutnya adalah agenda inti, yaitu materi strategi bisnis pangan lokal unggulan dari WR 3, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan produksi olahan dari singkong dan jagung.

Kegiatan ini berjalan lancar dengan melibatkan banyak pihak, meliputi delegasi dari BEM Unsoed, LPPM Unsoed, perangkat desa dan pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) serta paori Desa Kaliori. Harapannya, Program Mahasiswa Berdampak ini dilaksanakan secara berkelanjutan agar dapat meningkatkan potensi ekonomi lokal di Desa Kaliori.


Sumber: Kementerian Prestasi dan Inovasi

Editor: Maya Widya Hapsari