BEM Unsoed — Telah dilaksanakan salah satu program kerja dari Kementerian Seni dan Olahraga Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Seniora BEM Unsoed) 2025, yaitu Soedirman Karya Festival (SkyFest) 2025 yang berlangsung pada 26 September—31 Oktober 2025. SkyFest merupakan festival budaya yang diselenggarakan BEM Unsoed setiap dua tahun sekali dengan tujuan membangkitkan kekaguman sekaligus menyentuh perasaan melalui apresiasi budaya, edukasi kebudayaan, dan penyediaan ruang kreasi bagi mahasiswa Unsoed. Pada tahun ini, SkyFest mengusung tema “Vismaya Rasa”.

(Sumber: Kementerian Seni dan Olahraga)
Rangkaian kegiatan SkyFest terdiri atas empat agenda besar, yaitu Bara Cahaya Soedirman (opening ceremony), Gelanggang Karya (main event), Gallery Exposure (pameran), dan Night of Honors (awarding night). Setiap rangkaian kegiatan diselenggarakan di berbagai titik strategis, seperti Graha Widyatama Unsoed, Aula Bambang Lelono Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Pendopo Sipanji Purwokerto, Alun-Alun Purwokerto, hingga Hetero Space Purwokerto yang menjadi lokasi pameran.

(Sumber: Kementerian Seni dan Olahraga)
Kegiatan dibuka dengan seremoni peresmian yang dihadiri oleh sivitas akademika Unsoed dan Keluarga Besar Mahasiswa Unsoed (KBMU). Gelanggang Karya sebagai acara utama dalam menghadirkan berbagai perlombaan seni mahasiswa. Gallery Exposure turut menampilkan karya visual mahasiswa dan memberikan ruang partisipasi bagi masyarakat Banyumas untuk melihat karya para peserta. Seluruh rangkaian kegiatan SkyFest ditutup melalui Night of Honors sebagai ajang apresiasi bagi para peserta.

(Sumber: Kementerian Seni dan Olahraga)
Seluruh kegiatan SkyFest 2025 berjalan dengan sangat lancar dan mendapatkan respons positif dari KBMU maupun masyarakat yang hadir. Antusiasme peserta dan kolaborasi aktif berbagai elemen kampus menjadikan kegiatan ini sebagai ruang dialog budaya yang inklusif, kreatif, serta edukatif. Melalui kegiatan SkyFest, mahasiswa diharapkan mampu semakin mengapresiasi keberagaman budaya Indonesia, mengembangkan kreativitas seni, juga mempersiapkan diri untuk dapat tampil optimal pada ajang nasional, seperti Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas).
Sebagai kegiatan yang memadukan seni tradisional dan populer, SkyFest 2025 diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan bakat, memperkuat pemahaman lintas budaya, serta meningkatkan semangat kolaborasi antarmahasiswa dalam melestarikan kekayaan budaya Indonesia.
Penulis: Kementerian Seni dan Olahraga
Editor: Imam Malik Sudira