Happy Weekend!

Bagaimana kabarnya setelah menjalankan hari-hari UTS ini? Semoga diberikan hasil yang memuaskan untuk kalian dan UTS Mimin juga, Aamiin. Oke, kembali lagi dengan Mimin yang membawakan berita terupdate. Let’s check it out.

Closing Ceremony Desa Cita 2023

Wow, tidak terasa Desa Cita 2023 sudah melakukan penutupan. Acara yang dibuka pada 29 Juli 2023 ini telah mentransformasikan ilmu yang didapat selama 3 bulan kepada masyarakat di Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng.

Penutupan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Oktober 2023 di Balai Tani Desa Kalisalak. Terdapat beberapa rangkaian kegiatan yaitu dibuka dengan senam, jalan sehat, ceremony pemotongan tumpeng dan ditutup dengan pembagian doorprize yang diselingi penampilan dari pemenang Starfest penyanyi dangdut. Tidak hanya itu, ada juga penampilan dari Sekolah Alam yang merupakan anak-anak dari warga sekitar.

Ada pertemuan pasti ada perpisahan dan kenangan. See you Warga Kalisalak.

Next ke berita selanjutnya.


Jazz Gunung Slamet 2023: Ada Marcell Siahaan!

Masih ditanggal yang sama yaitu Sabtu, 14 Oktober di Wana Wisata Baturraden, Banyumas terdapat acara Jazz Gunung Slamet 2023 yang memiliki konsep intimate yaitu tidak ada jarak antara musisi, penonton, dan alam. Acara ini mendatangkan banyak guest star lohh.

Siapa aja tuh guest starnya, Min?

Salah satunya ada Marcell Siahaan. Selain panggung Jazz, kegiatan ini melibatkan bazaar UMKM binaan daerah setempat.

Wah, indahnya alam dipadukan dengan musik Jazz. Nikmat mana yang Engkau dustakan.


Fenomena Udara Panas di Indonesia

Guys kalian ngerasa gak sih cuaca panas yang cukup terik pada siang hari melanda sebagian wilayah Indonesia akhir-akhir ini?

Apa sih yang menyebabkan suhu udara meningkat?

Seperti diketahui, saat ini sebagian besar wilayah Indonesia terutama di selatan ekuator masih mengalami musim kemarau dan sebagian lainnya akan mulai memasuki periode peralihan musim pada periode Oktober-November tahun 2023 ini.

Meski begitu, tidak hanya fenomena astronomis tersebut yang berperan mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis atau ekstrem di permukaan bumi. Faktor-faktor lain seperti kecepatan angin, tutupan awan, dan tingkat kelembapan udara memiliki dampak yang lebih besar juga terhadap kondisi suhu terik di suatu wilayah seperti yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia akhir-akhir ini.

Kita sebagai mahasiswa khususnya yang tidak memakai kendaraan (berjalan kaki untuk menuju kampus) seringkali merasa malas dikarnakan suhu udara yang sangat panas. Semoga suhu udara kembali normal seperti biasanya ya sobat Gensoed.


Penulis: Imam Malik Sudira & Magdalena Rohmannawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *