Halo, Sobat Gensoed! Bagaimana nih kabar kalian minggu ini? Sudah siap lebih update dari minggu sebelumnya kan? Langsung aja yuk simak berita menarik dan ter-update berikut ini.

Ikut Memeriahkan HUT Ke-79 RI Kecamatan Purwokerto Utara Gelar Lomba Extravaganza

(Sumber : instagram @purwokertocity_)

Tidak kalah excited dengan kota-kota lain untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI) pada bulan Agustus 2024. Purwokerto menggelar Lomba Extravaganza yang menjadi rangkaian acara dari tahun ke tahun dengan mengundang para masyarakat Purwokerto Utara untuk berpartisipasi meramaikannya.

Wah! Seru banget, acaranya kapan tuh, Min?

Lomba Extravaganza dilaksanakan pada hari Sabtu, 24 Agustus 2024 dari pukul 07.00 sampai selesai. Lomba ini diikuti sebanyak 70 kontingen, lho! Masing-masing kontingen yang terdiri dari kalangan masyarakat, lembaga, badan usaha dan Pemerintahan Kecamatan Purwokerto Utara akan mengenakan pakaian ciri khasnya untuk diperlombakan lho Sobat Gensoed. Tentunya perwakilan kontingen yang berpakaian menarik, unik dan memiliki makna akan mendapatkan hadiah, Sobat.

Acaranya di mana sih Min?

Peserta berkumpul di area start yaitu dari area parkir Tirta Kembar Jalan DR. Angka Bancarkembar dan rute akhir di area parkir Purwokerto City Walk (PCW) Jalan HR. Bunyamin Bancarkembar. Jadi sebanyak 70 kontingen akan melakukan perjalanan dari titik start sampai finish Sobat.


Civitas Akademika Unsoed Menyampaikan 7 Pernyataan Sikap Terhadap RUU Pilkada

(Sumber : detik.jateng.com)

Pada Jum’at 24 Agustus Civitas Akademika Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menggelar aksi damai menolak Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di depan Patung Kuda Unsoed. Dalam aksi ini, sejumlah guru besar yang tergabung dalam Laskar Soedirman ikut menyuarakan kegelisahannya terkait polemik yang terjadi beberapa pekan ini. Di tengah aksi mereka, terdapat massa yang berkarakter seolah menjadi Jenderal Soedirman. Ia ditandu menuju panggung orasi dan dilanjutkan dengan aksi pernyataan sikap.

Mereka kecewa dengan tindakan (Badan Legeslatif (Baleg) Dewan Pereakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Pemerintah yang berniat merevisi UU Pilkada dan bertentangan dengan dua putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama melonggarkan ambang batas (threshold) pencalonan kepala daerah untuk semua partai politikdan mempertegas syarat batas usia pencalonan kepala daerah harus terpenuhi pada saat pendaftaran.

Apa saja 7 pernyataan yang dikeluarkan oleh Laskar Soedirman, Min?

Dilansir dari Detik.jateng.com, Hibnu selaku juru bicara Laskar Soedirman menyatakan perlawanan terhadap perilaku antidemokrasi yang dilakukan DPR dan Pemerintah dan menyampaikan hal-hal berikut ini:

1. Laskar Soedirman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melawan tindakan-tindakan yang antidemokrasi.

2. Laskar Soedirman menuntut pemerintah dan DPR untuk menghormati dan menjalankan sepenuhnya Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Putusan MK Nomor 70/PUU-XXII/2024 serta benar-benar melaksanakan 2 (dua) putusan ini.

3. Laskar Soedirman menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk secara tegas menjalankan kedua putusan tersebut

4. Laskar Soedirman mengecam keras segala bentuk rekayasa dan manipulasi konstitusi yang mencederai nilai-nilai demokrasi, baik yang terjadi saat ini maupun di masa lalu, yang membuka jalan bagi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

5. Laskar Soedirman mengutuk tindakan kekerasan aparat terhadap para pejuang demokrasi yang berusaha menyelamatkan masa depan Indonesia dan menuntut pembebasan segeratanpa syarat terhadap para peserta aksi damai yang ditahan. Kekerasan terhadap mereka yangmemperjuangkan hak-hak rakyat dan keadilan tidak dapat ditoleransi dan pelaku kekerasan harus diproses secara hukum.

6. Laskar Soedirman melawan segala bentuk intervensi dan tindakan politik dalam Pilkada yang memanipulasi demokrasi dan konstitusi demi melanggengkan kekuasaan.

7. Laskar Soedirman melawan setiap upaya penguasa yang memperlakukan rakyat secara sewenang-wenang.

“Demikian pernyataan sikap ini dibuat. Kami berharap Indonesia kembali berada di jalan yangkita kehendaki sesuai dengan amanat reformasi,” pungkasnya.

Wah, Semoga negara ini segera pulih dari segala permasalahan-permasalahan yang ada ya, Sobat Gensoed!


Taman Meruni Baturaden: Taman yang Menyajikan Kesegaran dan Pemandangan yang Indah

(Sumber : travel.detik.com)

Taman Meruni merupakan taman yang masih berada dalam satu kompleks dengan wana wisata Baturaden. Taman Meruni dikenal dengan tempat nya yang kaya akan oksigen dan pemandangan yang indah.

Wah, untuk menuju kesana selain memakai kendaraan pribadi bisa enggak ya, Min?

Tentu saja, Sobat Gensoed bisa menaiki Trans Banyumas. Dari daerah kampus Unsoed, Sobat bisa menuju ke Halte Trans Banyumas untuk naik bus Koridor 2 dari arah Notog. Bus ini lewat setiap 15 menit sekali sehingga Sobat tak perlu menunggu lama. Bus ini nantinya akan berhenti di Terminal Baturraden. Sementara perjalanan dari daerah Kampus Unsoed ke Terminal Baturraden memakan waktu sekitar 20 menit.

Setelah sampai di Teriminal Baturaden harus naik apa lagi, Min?

Nah, sesampainya di Terminal Baturraden, Sobat bisa menaiki angkot berwarna hijau. Tak perlu risau karena angkot ini juga tak perlu ngetem lama. Hanya perlu membayar biaya Rp5.000 untuk bisa sampai di depan pintu masuk Taman Meruni.

Tiket masuk nya berapa, Min? Ada apa saja di sana?

Tiket masuk Taman Meruni cukup terjangkau untuk kalangan mahasiswa. Cukup dengan Rp10.000 Sobat sudah bisa merasakan kesegaran dan keindahan alam di Taman Meruni. Tak hanya itu, Sobat juga bisa untuk berkemah di sana, dengan biaya Rp150.000 per malam.

Itu dia berita terupdet minggu ini! Sampai jumpa di Weekly Report selanjutnya ya.


Penulis : Imam Malik Sudira & Khazimatul Karimah