Halo, Sobat Gensoed!
Memasuki pertengahan tahun 2026, berbagai peristiwa menarik terus menjadi perhatian publik, lho, Sob! Nah, supaya Sobat tidak ketinggalan informasi, Mimin sudah menyiapkan berbagai berita pilihan yang pastinya membuat Sobat melek mata. Penasaran dengan berita lengkapnya?
Yuk, langsung kita simak bersama!
Dolar AS Jebol Rp18.000! Ada Apa di Balik Pelemahan Rupiah ke Level Terendah?

(Sumber: kompas.com)
Waduh, ini kabar yang cukup membuat cemas ya, Sobat. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) baru saja mencatatkan sejarah baru dengan menyentuh level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Per Kamis (04/06), mata uang kita sempat berada di kisaran Rp18.015 hingga Rp18.028 per dolar AS.
Wah, kenapa rupiah bisa sampai selemah ini, Min?
Nah, pelemahan ini sebenarnya bukan disebabkan oleh satu faktor saja, melainkan kombinasi dari berbagai kondisi global dan domestik. Pertama, ada ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang membuat investor global panik dan memindahkan dananya dari emerging market (negara berkembang) ke aset yang lebih aman (safe haven) seperti dolar AS.
Ada enggak, sih, faktor lain yang mempengaruhi melemahnya rupiah ini?
Selain itu, ada faktor musiman seperti musim pembagian dividen perusahaan yang membuat kebutuhan akan dolar meningkat tajam. Ditambah lagi, kenaikan harga minyak dunia membuat pasokan valuta asing (valas) kita semakin menipis karena surplus neraca perdagangan yang mulai menyusut. Jadi, ini memang situasi yang cukup menantang bagi ekonomi kita.
Terus, bagaimana dengan prospek ke depannya, Min?
Menurut para ekonom, kunci pemulihan rupiah sangat bergantung pada stabilitas global. Apabila ketegangan diantara AS dan Iran bisa mereda, tekanan terhadap dolar AS kemungkinan akan berkurang dan memberi ruang bagi rupiah untuk menguat kembali. Untuk saat ini, pemerintah dan pasar masih memantau perkembangan konflik global serta aliran modal asing dengan sangat ketat.
Semoga kondisi ekonomi segera stabil kembali ya, Sobat!
Mewakili Semangat dan Prestasi Mahasiswa: Tujuh Duta Kampus Unsoed Resmi Dilantik

(Sumber: unsoed.ac.id)
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) resmi melantik tujuh mahasiswa terpilih sebagai Duta Kampus Unsoed Periode 2026–2027 pada hari Selasa (02/06). Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Rektor Unsoed ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai wajah inspiratif dan penyebar informasi positif universitas di era digital.
Duta Kampus itu sebenarnya apa, sih, Min?
Duta Kampus merupakan mahasiswa terpilih yang bertugas menjadi representasi positif universitas. Mereka diharapkan mampu menyebarluaskan informasi tentang kampus, mendukung promosi institusi, serta menjadi penghubung antara Unsoed dan masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai akademisi, tetapi juga sebagai agen komunikasi dan citra kampus.
Terus, untuk proses pemilihannya ketat enggak?
Tentu saja ketat, Sobat! Seleksi Duta Kampus tahun ini diikuti oleh 25 mahasiswa dari 12 fakultas di lingkungan Unsoed. Para peserta harus melalui tahapan wawancara dengan berbagai aspek penilaian, mulai dari motivasi, komitmen, pemahaman tentang Unsoed, kemampuan komunikasi, aktivitas media sosial, kemampuan bahasa asing, kepemimpinan, kreativitas, hingga sikap dan etika.
Wah, siapa saja yang berhasil terpilih, Min?
Berdasarkan hasil seleksi, tujuh mahasiswa yang ditetapkan sebagai Duta Kampus Unsoed Periode 2026–2027 adalah Alika Julyana dari Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Akmal Maulana dari Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP), Hasna Anisah dari Fakultas Kedokteran (FK), Febrian Kharisma Putra dari Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKES), Azira Dekha Syahkila dari (FMIPA), Radin Akhtar Alvito dari Fakultas Hukum (FH), dan Rapid Bena Matin dari (FH). Ketujuh mahasiswa tersebut resmi dilantik melalui penyematan selempang oleh Rektor Unsoed.
Semoga para Duta Kampus Unsoed Periode 2026–2027 dapat menjalankan amanahnya dengan baik dan semakin mengharumkan nama Unsoed ya, Sob.
Sekolah “Intercultural” Pertama di Purwokerto Resmi Dibuka!

(Sumber: banyumas.tribunnews.com)
Okeee, beralih ke kabar yang lebih segar dan membanggakan dari kota kita! Purwokerto kini resmi punya sekolah intercultural (lintas budaya) pertama, yaitu SMA Soteria Mahardika di kawasan Baturraden. Peresmiannya sudah dilakukan pada hari Sabtu (30/05) dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas karena sejalan dengan visi Banyumas sebagai kota pendidikan serta pariwisata.
Wah, terus apa, sih, yang bikin sekolah ini spesial dibanding sekolah lainnya, Min?
Menarik banget, Sobat! Sekolah ini tidak hanya fokus di nilai akademik, tetapi membangun ekosistem pendidikan global lewat perpaduan Kurikulum Merdeka dan kurikulum internasional. Mereka juga bermitra langsung dengan Northern Illinois University (NIU) dari Amerika Serikat melalui pendampingan Nusa Widyantara Indonesia (NWI) . Fokus pembelajarannya pun holistik, mengutamakan heart, mind, dan body serta keterampilan kolaborasi yang sangat dibutuhkan di dunia kerja masa depan. Keren banget?
Nah, untuk yang berminat mendaftar, apakah pendaftarannya sudah dibuka, Min?
Sudah, dong! Bagi Sobat atau adik-adik yang tertarik bergabung, sekolah ini masih membuka masa penerimaan siswa baru (Open Enrollment) untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Pendaftaran gelombang perdana ini dibuka sampai hari Minggu (05/07) mendatang. Kabar baiknya lagi, pihak sekolah juga menyediakan kuota beasiswa khusus hingga program pengembangan kepemimpinan untuk angkatan pertama.
Wah, ini kesempatan emas, nih, apabila Sobat ingin merasakan standar pendidikan internasional di kampung halaman sendiri!
Penulis: Angely Puspita Sari & Hafshoh Sirin