Halo, Sobat Gensoed! Bagaimana keadaan kalian di minggu ini? Semoga sehat selalu ya, Sobat. Weekly Report kembali hadir untuk menemani awal bulan kalian, nih! Langsung simak saja, yuk!

Indonesia Siap Mengakui Israel jika Palestina Merdeka? Pernyataan Prabowo Mengejutkan

(Sumber: tempo.co)

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai kesiapan Indonesia dalam mengakui Israel dengan syarat negara tersebut mengakui kemerdekaan Palestina telah memicu beragam respons dari berbagai kalangan lho, Sobat! Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers 2025 bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (28/05).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia mendukung solusi dua negara (two state solution) sebagai jalan keluar dari konflik Israel-Palestina. “Indonesia sudah menyampaikan, begitu negara Palestina diakui Israel, Indonesia siap mengakui Israel dan kita siap membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Kami juga menyampaikan bahwa Indonesia siap menyumbang pasukan perdamaian di kawasan tersebut,” ungkapnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf menyatakan pernyataan Presiden konsisten dengan kebijakan two state solution yang telah dikukuhkan Indonesia. Namun, ia menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan nyawa ribuan anak-anak dan perempuan yang terdampak konflik.

Dosen hubungan internasional Universitas Muhammdiyah Jakarta (UMJ), Ella Syafputri Prihatini, menilai pernyataan tersebut tidak konsisten dengan perjuangan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina. Menurutnya, selama ini Indonesia tidak mengakui Israel karena melakukan penjajahan dan genosida terhadap penduduk Palestina.

Salah satu pengajar di Universitas Indonesia (UI), Agung Nurwijoyo menyebut two state solution sebagai opsi paling diplomatik, meski implementasinya penuh tantangan. Ia menilai kemerdekaan Palestina lebih prioritas dibanding normalisasi hubungan dengan Israel, mengingat lebih dari 140 negara telah mengakui Palestina.

Perdebatan ini mencerminkan kompleksitas diplomasi Indonesia dalam menyikapi konflik Israel-Palestina dengan berbagai pihak yang memiliki pandangan berbeda mengenai pendekatan terbaik untuk mencapai perdamaian.

Menurut Sobat, bagaimana menyikapi hal ini?


Siap-Siap! Kolam Retensi Purwokerto akan Segera Dibuka untuk Umum

(Sumber: radarbanyumas.disway.id)

Tidak lama lagi, Banyumas akan memiliki ruang terbuka hijau yang dibuka untuk umum lho, Sobat! Ruang terbuka seluas delapan hektare ini terletak di pusat kota Purwokerto, tepatnya Jalan Soekarno. Kawasan ini akan dibuka untuk umum pada awal Juli 2025 tanpa dipungut biaya tiket masuk, lho

Wah, ruang terbuka seperti apa, Min?

Awalnya, ruang terbuka ini hanya kawasan kolam retensi yang berfungsi sebagai penampung air hujan dan aliran dari sistem drainase, sehingga berperan penting dalam pengendalian banjir. Nah, tidak hanya sekadar infrastruktur pengendali banjir saja, kini bertransformasi menjadi kawasan rekreasi urban dengan konsep terbuka.

Walaupun pembangunan kolam retensi ini sudah rampung, pihak pengelola juga menekankan keamanan dan kenyaman fasilitas publiknya, Sobat! 

Fasilitasnya ada apa saja, sih?

Selain sebagai ruang terbuka hijau, kawasan ini juga akan disulap menjadi pusat kegiatan kreatif, arena event, tempat olahraga, hingga sentra Usaha Masyarakat Kecil Mikro (UMKM) lokal. Wah, asyik sekali ya, Sobat!

Melalui kawasan rekreasi ini, diharapkan menjadi oase baru di tengah kota yang tidak hanya menampung air hujan, tetapi juga aspirasi kreatif masyarakat urban. Gimana nih, sudah siap rekreasi?


Catat Tanggalnya: Unsoed Membuka 4 Gelombang Pendaftaran SPMB Mandiri

(Sumber: instagram@unsoedofficial_1963)

Ibarat lagu lawas “Banyak Jalan Menuju Roma” milik Rhoma Irama, kesempatan Sobat juga sama, lho! Alias banyak jalur menuju Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Tahun 2025 ini, Unsoed membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri sebanyak empat gelombang, Sobat!

Seleksi pada SPMB Mandiri ini didasarkan pada dua jalur, yaitu hasil Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2025 dan Non-UTBK dengan mempertimbangkan hasil prestasi baik akademik maupun nonakademik, misalnya nilai rapor semester 1-6 Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pendaftarannya kapan saja, Min?

Berikut lini masa pendaftaran SPMB Mandiri Unsoed, simak baik-baik ya, Sobat!

Gelombang 1

Jalur yang dibuka: Mandiri UTBK dan Mandiri Non-UTBK

Pendaftaran: 29 Mei–18 Juni 2025

Pengumuman: 26 Juni 2025

Registrasi Online: 30 Juni–7 Juli 2025

Registrasi Fisik: 30 Juni–8 Juli 2025

Gelombang 2

Jalur yang dibuka: Mandiri UTBK dan Mandiri Non-UTBK

Pendaftaran: 19 Juni–9 Juli 2025

Pengumuman: 16 Juli 2025

Registrasi Online: 16 Juli–22 Juli 2025

Registrasi Fisik: 16 Juli–22 Juli 2025

Gelombang 3

Jalur yang dibuka: Mandiri UTBK dan Mandiri Non-UTBK

Pendaftaran: 10–24 Juli 2025

Pengumuman: 28 Juli 2025

Registrasi Online: 1–6 Agustus 2025

Registrasi Fisik: 1–6 Agustus 2025

Gelombang 4

Jalur yang dibuka: Mandiri Non-UTBK

Pendaftaran: 28–30 Juli 2025

Pengumuman: 31 Juli 2025

Registrasi Online: 1–6 Agustus 2025

Registrasi Fisik: 1–6 Agustus 2025

Daftarnya di mana, sih?

Pendaftaran SPMB Mandiri Unsoed dapat dilakukan secara online melalui laman resminya, yaitu:

https://pendaftaran.admisi.unsoed.ac.id

Proses dari pendaftaran ini dibagi menjadi dua tahap, mulai dari prapendaftaran kemudian tahap pendaftaran. Berikut alur pendaftaran SPMB Mandiri Unsoed 2025:

Prapendaftaran

  1. Membuat akun pendaftaran melalui laman resmi SPMB Mandiri Unsoed.
  2. Validasi Nomor UTBK, dengan mengisi data NISN dan NPSN, khusus bagi peserta yang memilih jalur SPMB Mandiri UTBK.
  3. Mengisi biodata secara lengkap dan benar.
  4. Mengunduh pengantar pembayaran.
  5. Melakukan pembayaran biaya pendaftaran melalui bank yang telah ditentukan.

Pendaftaran 

  1. Login menggunakan akun dan kata sandi yang telah didaftarkan.
  2. Cek dan perbarui biodata pendaftar.
  3. Memilih program studi, maksimal dua program studi jenjang S-1 dan dua program studi jenjang D-3.
  4. Mengisi besaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI) sesuai kemampuan.
  5. Mengunduh template pernyataan IPI.
  6. Mengunggah pernyataan IPI yang telah ditandatangani.
  7. Mengunggah pas foto peserta dalam format JPG.
  8. Menginput nilai rapor dan KKM dari semester 1 hingga 6.
  9. Mengunggah bukti prestasi akademik atau non akademik (jika ada).
  10. Mencetak dan mengunggah surat pernyataan keabsahan data yang telah diinput.
  11. Mencetak kartu ujian SPMB Mandiri Unsoed.

Catat tanggal dan persyaratannya ya, Sobat!


Penulis: Imam Malik Sudira & Maya Widya Hapsari