BEM Unsoed — Telah dilaksanakan salah satu program kerja dari Kementerian Luar Negeri Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Lugri BEM Unsoed) Kabinet Kausa Cipta 2026, yaitu Merchant dengan tema “LOCAL PRENEUR”. Batch pertama program ini dilaksanakan pada bulan April—Juni 2026 di lingkungan Unsoed dan sekitarnya.
Merchant merupakan program kerja yang hadir sebagai sarana promosi sekaligus jembatan sinergi antara pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar Unsoed dengan mahasiswa/i Unsoed. Program ini bertujuan untuk meningkatkan intensitas penjualan produk dan jasa dari UMKM lokal. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk membangun relasi yang erat antara dunia kampus dan pelaku usaha di sekitarnya. Program ini melibatkan UMKM di sekitar Unsoed serta mahasiswa Unsoed sebagai pengguna.

(Sumber: Kementerian Luar Negeri)
Rangkaian program diawali dengan pembukaan open tenant, dilanjutkan dengan fiksasi dan pendataan UMKM yang lolos seleksi. Selanjutnya, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan penyerahan barcode kepada mitra UMKM. Panitia turut menyebarkan pamflet, media informasi, dan Google Formulir melalui kerja sama media partner dengan BEM Fakultas. Selama program berlangsung, dilakukan pemantauan aktivitas tenant UMKM secara berkala, serta evaluasi melalui peninjauan jumlah pengguna pada akhir kegiatan.
Antusiasme mahasiswa menjadi bukti nyata bahwa program ini memberikan manfaat yang besar bagi kedua pihak. Dalam satu batch pelaksanaan, tercatat sebanyak 700 pengguna telah memanfaatkan Merchant, dengan feedback yang memuaskan dari para pelanggan. Melalui program ini, diharapkan pemberdayaan ekonomi lokal semakin menguat, promosi UMKM semakin luas, dan kolaborasi antara mahasiswa Unsoed dengan pelaku usaha lokal terus terjalin secara berkelanjutan.
Penulis: Kementerian Luar Negeri
Editor: Azizah Fatma Haifa Chairunnisa