Halo sobat Weekly Report, tak terasa yaa sudah ada di penghujung semester genap. artinya liburan telah tiba!! yeyyy!! Nahh, sambil mengisi liburan kalian, Weekly report akan selalu hadir menemani weekend kalian nih! Yuk lihat berita terbaru minggu ini, check it out!!!
Momen Salat Iduladha di Graha Widyatama: Cerita Mahasiswa Baru dan Mahasiswa Tua

(Sumber: Unsoed.ac.id)
Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Universitas Jenderal Soedirman mengadakan salat Idul Adha 1444 H di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman Unsoed pada hari Jumat (29/06). Nah, salat Iduladha di Auditorium Graha Widyatama ini dihadiri oleh beragam peserta, termasuk mahasiswa Unsoed, masyarakat sekitar, dosen, dan karyawan Unsoed. Satu di antara peserta yang turut berpartisipasi adalah Lena, mahasiswa angkatan 2022 dari program studi Teknik Informatika Unsoed. Bagi Lena, ini adalah kali pertamanya merayakan Iduladha jauh dari keluarga. Walaupun jauh dari keluarga, ia menyatakan bahwa ada senang karena dapat belajar mandiri dalam momen tersebut. Selain itu, ia juga menyambut dengan gembira kesempatan bertemu dengan teman-teman mahasiswa lain yang sepakat untuk tidak pulang dan menjalankan salat bersama di Graha. Melalui kebersamaan ini, Lena merasa tak lagi merasa kesepian dan bahagia mengetahui bahwa ia juga memiliki keluarga di kampus.
Lain halnya dengan Ardi, mahasiswa Agribisnis angkatan 2019. Ardi juga mengikuti salat Iduladha di Graha Widyatama bersama temannya. Menariknya, ini bukan kali pertama baginya merayakan Iduladha jauh dari keluarga. Dia mengungkapkan bahwa sudah terbiasa dengan situasi tersebut sehingga merasa biasa-biasa saja. Ia juga tidak merasa kesepian karena ada beberapa temannya, sesama mahasiswa tua yang memutuskan untuk tetap tinggal sehingga ia tidak merasa kesepian dalam merayakan Iduladha tahun ini.
Nah, gituu aja cerita tentang salat Iduladha di Graha dari penuturan Lena dan Ardi, semoga dengan adanya Iduladha ini, membawa keberkahan kepada kita semua yaa sobat Weekly Report!
Komitmen Unsoed dalam Menangani Kasus Narkoba: Peresmian Unit Anti Narkoba Muda Bersinar

(Sumber: Unsoed.ac.id)
Guys, kalian udah tau belum kalau di Unsoed ada UKM baru? Simak berita dari mimin berikut ini yaa!
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) meresmikan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Anti Narkoba bernama “Muda Bersinar” sebagai respons terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa. Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional yang jatuh pada 26 Juni.
Acara peresmian dan pelantikan pengurus UKM dipimpin oleh Bapak Khairu Roojiqien Sobandi, S.IP., M.Si., M.A., Ph.D., sebagai pembina, dan Muhammad Raja Dinar Albani sebagai ketua UKM. Sebanyak 17 pengurus telah dilantik untuk menyelenggarakan kegiatan edukasi dan pencegahan narkoba di kampus.
Sebagai langkah awal, Unsoed bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memberikan pembekalan kepada calon pengurus UKM. Mereka diberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba, upaya pencegahan, dan strategi sosialisasi kepada mahasiswa dan civitas akademika Unsoed. Pembekalan dilaksanakan pada 16 Juni 2023 di Aula BNNK Banyumas, dengan Kepala BNN Kabupaten Banyumas, M. Fierza Mucharom Nasution, M.Si., Psi., sebagai pembicara utama.
Dengan adanya UKM Anti Narkoba “Muda Bersinar” dan Satgas anti narkoba, Unsoed berharap dapat mengawasi kehidupan mahasiswa di kampus dan membantu mereka mencapai kesuksesan. Langkah ini juga sejalan dengan tema Hari Anti Narkotika Internasional 2023 yang menekankan pentingnya menghentikan stigma dan diskriminasi terhadap pengguna narkoba serta memperkuat upaya pencegahan.
Wah, keren banget ya guys! Mimin doakan dengan adanya UKM Anti Narkoba ini, Unsoed dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menangani kasus narkoba di kalangan mahasiswa.
30% Jama’ah Haji Lansia Menunaikan Ibadah Haji

Jama’ah haji tahun 2023 ini ternyata 30% nya merupakan lansia yang mana merupakan jama’ah haji prioritas. Tercatat, jemaah haji berusia 65-74 tahun jumlahnya mencapai 45.796 orang atau 68,4% dari total jemaah lansia tahun ini. Kelompok usia terbanyak berikutnya adalah 75-84 tahun yaitu sebanyak 12.912 orang atau 19,3% dari total jemaah lansia. Kemudian, kelompok usia 85-94 tahun terdapat sebanyak 7.680 orang atau setara 11,5% dari total jemaah lansia. Sementara, kelompok usia di atas 95 tahun hanya 555 orang atau 0,8% total jemaah lansia.
Ini merupakan tugas yang cukup berat bagi petugas pendamping haji tahun ini, karena perlunya tenaga extra untuk melayani para lansia tersebut menjalankan ibadah haji di kota Mekkah sana. Tak sedikit juga jama’ah haji 2023 yang meninggal pada saat melakukan ibadah haji. Kabarnya sebanyak 249 jama’ah haji meninggal dunia per 1 Juli.
Semoga amal ibadah mereka di terima oleh yang maha kuasa yaa. dan menjadikan mereka haji yang mabrur, amiinn.
Penulis: Namira Aina Salsabila & Shakila Jasmine