BEM Unsoed — Telah dilaksanakan salah satu program kerja Kementerian Aksi dan Propaganda Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Akspro BEM Unsoed) 2026, yaitu Aksi Mimbar Bebas dengan tajuk “28 Tahun Pasca Reformasi: Kegagalan Prabowo dalam Menjaga Amanah Reformasi 1998”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (21/05) pukul 13.00—17.30 WIB di Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas, Komando Distrik Militer (Kodim) Banyumas, dan di depan Rita Supermall.
Kegiatan ini diselenggarakan untuk menyuarakan aspirasi dan mengingat kembali reformasi 1998. Selanjutnya kegiatan ini berfungsi sebagai momentum Hari Kebangkitan Nasional sekaligus memperingati gerakan reformasi 1998 yang berbentuk Aksi Mimbar Bebas. Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh Aliansi BEM se-Banyumas Raya yang terdiri atas mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Purwokerto, seperti Unsoed, Universitas Amikom, UIN Saizu, serta Telkom University.

(Sumber: Kementerian Aksi dan Propaganda)
Rangkaian kegiatan diawali dengan berkumpulnya massa aksi di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unsoed. Setelah massa berkumpul, koordinator lapangan (korlap) mengarahkan peserta untuk bergerak menuju titik aksi pertama di Polresta Banyumas dengan melaksanakan 3—4 orasi, kemudian massa melanjutkan aksi ke titik kedua di Kodim Banyumas, dan berakhir di depan Rita Supermall, tepatnya di bagian selatan Alun-Alun Purwokerto. Pada setiap titik, beberapa peserta menyampaikan orasi dan pembacaan puisi. Selanjutnya kegiatan ditutup dengan doa bersama serta penaburan bunga sebagai simbol keprihatinan terhadap kondisi negara yang dinilai telah mengingkari janji reformasi 1998. Kegiatan ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap yang dipimpin oleh korlap.
Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan lancar dan diwarnai semangat perlawanan. Meskipun pada akhir kegiatan turun hujan deras, tekad massa aksi tetap bertahan hingga pembacaan pernyataan sikap selesai.
Penulis: Kementerian Aksi dan Propaganda
Editor: Angely Puspita Sari