Duh, laptopku, kok, tiba-tiba nge-lag pas lagi ngerjain tugas, ya?”

Pernah enggak, sih, lagi asyik-asyiknya mengerjakan tugas, eh, laptop malah tiba-tiba mati sendiri? Rasanya campur aduk antara panik dan ingin banting laptop, ya enggak, Sob? Apalagi kalau ternyata tugas belum sempat tersimpan. Duh, membayangkannya saja sudah bikin jantung berdebar! Nah, sebenarnya masalah semacam ini enggak melulu soal usia laptop yang sudah tua, lho. Banyak kerusakan justru muncul karena kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap sepele. Nah, biar laptop kesayangan Sobat tetap awet dan enggak gampang ngambek, sini, Mimin bisikin tips-nya!

Kamu mahasiswa? Lakuin ini saja!

1. Rutin membersihkan debu di ventilasi dan keyboard.

Debu yang menumpuk di ventilasi, port, dan sela-sela keyboard bisa menghambat sirkulasi udara sehingga laptop lebih mudah panas dan performanya menurun. Sobat bisa membersihkannya secara rutin dengan menggunakan kain microfiber atau kuas lembut, ya. Kalau mau lebih maksimal, semprotan udara bertekanan rendah juga bisa membantu mengangkat debu di sela-sela yang sulit dijangkau.

2. Gunakan laptop di permukaan yang datar.

Hindari menggunakan laptop di atas kasur, bantal, atau sofa, ya, Sob, karena permukaan empuk seperti itu bisa menutup jalur sirkulasi udara di bagian bawah laptop. Kalau hal ini dibiarkan menjadi kebiasaan, laptop bisa overheat dan mendadak mati. Kalau Sobat memang suka kerja sambil rebahan, coba siasati dengan meja lipat portable atau cooling pad supaya suhu laptop tetap terkontrol, ya! 

3. Jaga kebiasaan mengisi daya baterai.

Usahakan untuk tidak membiarkan baterai laptop benar-benar habis sampai nol persen, tetapi juga jangan terus-menerus dicolokkan ke charger meski baterai sudah penuh, ya, Sob. Kebiasaan overcharge maupun sering kehabisan daya total ini bisa mempercepat penurunan kapasitas baterai dalam jangka panjang, lho.

4. Hindari makan dan minum di dekat laptop.

Mimin tahu, sih, ngemil sambil ngerjain tugas itu menggoda banget. Akan tetapi, sebaiknya jauhkan makanan dan minuman dari laptop, Sob. Remah makanan yang jatuh ke sela keyboard atau cairan yang tumpah bisa merusak komponen di dalamnya dan memaksa Sobat harus mengeluarkan biaya servis yang enggak sedikit, lho

5. Update sistem operasi dan aplikasi secara berkala.

Jangan malas untuk melakukan update, ya, Sob! Pembaruan sistem biasanya membawa perbaikan bug, peningkatan keamanan, sekaligus performa yang lebih optimal sehingga laptop tetap lancar dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Nah, itulah beberapa tips sederhana yang bisa Sobat terapkan supaya laptop kesayangan tetap awet dan setia menemani perjuangan perkuliahan lebih lama lagi. Ingat, ya, Sob, mencegah selalu lebih baik daripada memperbaiki kerusakan yang sudah terlanjur parah. Daripada harus keluar budget besar untuk servis mendadak, lebih baik rawat laptop dari sekarang. Kalau Mimin, sih, pilih rajin membersihkan dan menjaga laptop baik-baik, ya. Kalau Sobat, pilih yang mana?


Penulis: Angely Puspita Sari