Category: Press Release

Aksi Nasional Tolak Omnibus Law

Posted: 25 Juli 2020
Comments: 0


Penyampaian orasi oleh Presiden BEM Unsoed 2020, Lugas Ichtiar, pada Aksi Nasional Tolak Omnibus Law.
(Sumber: Kementerian Kajian dan Aksi Strategis)




Jakarta, BEM Unsoed - Sebanyak 4.000 massa aksi yang terdiri dari buruh dari berbagai macam konfederasi, petani, nelayan serta mahasiswa melakukan Aksi Nasional Tolak Omnibus Law di depan Gedung DPR RI pada Kamis (16/07). Aksi ini dilakukan  sebagai bentuk tekanan politik terhadap DPR RI yang terus membahas RUU Cipta Kerja Omnibus Law meskipun mendapat banyak penolakan dari berbagai elemen masyarakat .





Dalam Aksi Nasional kali ini, BEM Unsoed tergabung dalam Aliansi BEM Seluruh Indonesia dan Fraksi Rakyat Indonesia. Aksi ini merupakan langkah konkret serta komitmen BEM Unsoed yang sedari awal menolak secara penuh RUU Cipta Kerja Omnibus Law. 





Kronologi aksi dimulai dengan berkumpulnya massa aksi di depan Gedung Kemenpora sekitar pukul 09:00 WIB, kemudian massa aksi bergerak maju ke depan Gedung DPR RI. Aksi dimulai pada pukul 12:15 WIB dengan penyampaian orasi secara bergantian sembari menunggu hasil audiensi yang dilakukan perwakilan kawan-kawan buruh bersama dengan DPR RI.





Hasil audiensi keluar sekitar pukul 19.30 WIB, dan massa aksi perlahan mundur. Namun, pada penghujung sebelum massa aksi membubarkan diri, sempat terjadi keributan dengan aparat kepolisian karena terdapat beberapa massa aksi yang masuk ke jalan tol, bahkan ada beberapa dari massa aksi yang ditangkap.





Berikut ini hasil audiensi massa aksi dengan pihak DPR RI pada Kamis (16/07):





  1. Tidak ada pengesahan di Paripurna hari ini (16 Juli 2020).
  2. Pembahasan RUU Cipta Kerja Omnibus Law oleh DPR baru 1/8 bagian dari keseluruhan RUU Cipta Kerja , dan baru membahas soal UMKM.
  3. Keputusan untuk apakah DPR akan melanjutkan pembahasan atau tidaknya akan dibahas di rapat pimpinan setelah reses yang akan berakhir pada 14 Agustus 2020.
  4. Pimpinan DPR berjanji tidak akan ada persidangan untuk membahas RUU Cipta Kerja Omnibus Law selama masa reses




Meskipun pada hasil audiensi DPR RI telah menyepakati bahwa tidak akan membahas RUU Cipta Kerja Omnibus Law sampai waktu reses berakhir, namun pada kenyataanya proses pembahasan RUU Cipta Kerja Omnibus Law tetap dilanjutkan Kamis (23/07) kemarin. Badan Legislasi DPR RI justru menggelar rapat untuk membahas daftar inventaris masalah dari Bab III Peningkatan Ekosistem Investasi dan Kegiatan Berusaha RUU Cipta Kerja.





Jadwal pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja oleh Panja DPR RI.




Oleh karena itu, BEM Unsoed menyatakan bahwa DPR RI telah mengkhianati apa yang sudah disepakati bersama dalam audiensi tanggal 16 Juli 2020 dan mengecam segala bentuk tindakan untuk melanjutkan pembahasan RUU Cipta Kerja Omnibus Law.





#DewanPengkhianatRakyat





#AtasiVirusCabutOmnibus





#TolakOmnibusLaw










Penulis: Dzaki Azhar





Editor: Chrisdian Provita Bella


Tags: ,

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.