
BEM Unsoed – Telah dilaksanakan salah satu program kerja dari Kementerian Luar Negeri, yaitu Brain Gain: Ekspedisi Budaya yang merupakan program kerja unggulan dari Kementerian Luar Negeri yang bekerja sama dengan International Relation Office (IRO) Unsoed dan Student English Forum (SEF) Unsoed. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, yaitu 6 Oktober 2023 untuk technical meeting, dan 7 dan 14 Oktober 2023 untuk kegiatan. Program kerja ini diadakan karena memiliki tujuan, antara lain memperkenalkan budaya dan kearifan lokal yang ada di Banyumas dan sekitarnya kepada mahasiswa asing Unsoed, memberkan kebermanfaatan kepada mahasiswa Unsoed agar dapat belajar langsung dari mahasiswa asing dan masyarakat lokal, dan memberikan sarana kepada mahasiswa Unsoed agar dapat bertukar pikiran dan kebudayaan serta berkomunikasi dengan mahasiswa asing. Kegiatan ini berlangsung secara offline di beberapa tempat yang berbeda yaitu di Desa Karanganyar, Patikraja pada hari pertama dan di Pasar Manis Purwokerto, Hetero Space, dan Bhumi Bambu Baturraden pada hari kedua.

Kegiatan ini melibatkan 5 mahasiswa asing Unsoed yaitu Araya Hemhoh asal Thailand, Syedjawwad Syedmuhammad asal Thailand, Ayesha Kousar asal Pakistan, Zeeshan Rehman asal Pakistan, dan Maria Ercia Do Rosario Pereira Ximenes Soares asal Timor Leste, serta 3 volunteer dari SEF Unsoed yaitu Selva Nurvita, Sabrina Yurizqa, dan Khairunnisa Saysa Helena, dan 2 volunteer dari IRO yaitu Amanda Ami Putri dan Septyan Army Bayu, dan juga panitia Brain Gain 2023 (Staf Kementerian Luar Negeri BEM Unsoed). Rangkaian acara terbagi menjadi 2 hari, hari pertama mahasiswa asing mendatangi Desa Karanganyar Patikraja, di sana mahasiswa asing mencicipi makanan khas rumahan yang dimasak langsung oleh warga Desa Karanganyar Patikraja. Selanjutnya mereka mengunjungi perkebunan kecil yang dikelola oleh ibu-ibu desa Karanganyar Patikraja, dilanjutkan dengan mahasiswa Asing yang mendatangi SDN 1 Karanganyar untuk sedikit mengajarkan Bahasa Asing, yaitu Bahasa Inggris dan bahasa asal daerah mereka masing-masing. Kegiatan hari pertama ini ditutup dengan diadakannya permainan tradisional yaitu “Ular Naga Panjang” yang dimainkan langsung oleh mahasiswa asing dan anak kelas 6 SDN 1 Karanganyar. Pada hari kedua mahasiswa asing mendatangi Pasar Manis untuk mencicipi jajan tradisional yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat lokal Banyumas khususnya Purwokerto, mereka juga berinteraksi langsung dengan para pedagang pasar dibantu oleh translator dari volunteer SEF dan IRO Unsoed. Setelah mencicipi berbagai macam jajanan pasar, mahasiswa asing melanjutkan ke tujuan ke dua yaitu tempat bersejarah Hetero Space. Mahasiswa asing dipandu oleh tour guide Hetero Space diajak berkeliling Hetero Space dan dijelaskan kejadian bersejarah dari awal pembangunan Gedung Hetero Space dan penggunaan ruangan-ruangan yang disediakan Hetero Space untuk disewakan kepada masyarakat umum. Setelahnya mahasiswa asing lanjut ke destinasi terakhir yaitu Bhumi Bambu, di sana mahasiswa asing kembali dikenalkan dengan permainan tradisional Indonesia yaitu “Domikado dan Estafet Balon”. Kegiatan ini ditutup dengan sesi dokumentasi antara panitia dan peserta Brain Gain 2023 serta volunteer dari SEF dan IRO. Acara ini berjalan dengan lancar, mahasiswa asing belajar banyak tentang budaya dan kearifan lokal Banyumas, dari mulai kearifan lokal di Desa Karanganyar Patikraja, mencicipi jajan tradisional Banyumas, berkunjung ke tempat bersejarah, dan mengikuti permainan-permainan tradisional Indonesia. Dengan adanya volunteer dari SEF dan IRO Unsoed, mahasiswa asing dapat belajar dan memahami budaya serta kearifan lokal Banyumas dengan lebih cepat.
Penulis: Kementerian Luar Negeri
Editor: Shakila Jasmine