BEM Unsoed—Telah dilaksanakan salah satu program kerja dari Kementerian Analisis Isu Strategis Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman 2025 (Anstrat BEM Unsoed 2025), yaitu Mari Berdialog (Madilog) “Mengenang September Hitam: Luka, Perlawanan, dan Harapan” yang diselenggarakan pada hari Rabu (17/09) pukul 18.30 WIB di Aula Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unsoed. Madilog merupakan kegiatan pencerdasan dengan mendiskusikan isu-isu sosial politik melalui metode forum diskusi dan mengundang narasumber yang kredibel.

(Sumber: Kementerian Analisis Isu Strategis)

Terdapat dua pemantik diskusi pada Madilog kali ini, yaitu Rakyan Nan Rakhman selaku aktivis aksi Kamisan Puwokerto dan Noval Ramadan selaku Menteri Aksi dan Propaganda BEM Unsoed 2025 (Akspro) BEM Unsoed 2025. Kegiatan Madilog Mengenang September Hitam juga diikuti oleh lebih dari 50 peserta, harapanya kegiatan ini menjadi wadah pencerdasan dan diskusi bagi Keluarga Besar Mahasiswa Unsoed (KBMU).  Kegiatan Madilog juga dipandu oleh Muhammad Andhika sebagai moderator. Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyampaian pandangan pemantik, diskusi mengenai September Hitam, dan serangkaian sejarah peristiwa pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di bulan September. Kegiatan berlanjut dengan diskusi tentang aksi kamisan. Para peserta sangat aktif dengan mengajukan pertanyaan kepada narasumber.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Analisis Isu Strategis Badan Eksekutif Mahasiswa berjalan lancar, tertib, dan peserta juga aktif menyampaikan pandangan serta mengajukan pertanyaan kepada pemantik.


Penulis: Kementerian Analisis Isu Strategis

Editor: Iges Tahtia Wardani