Pernah enggak, sih, Sobat mengalami kejadian kecil yang buat panik? Misalnya jatuh dari motor, tergores waktu masak, atau tiba-tiba mimisan? Di momen seperti itu, hal pertama yang seharusnya dicari adalah kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Tetapi kenyataannya, masih banyak mahasiswa yang enggak punya atau bahkan enggak tahu isi P3K itu apa saja, lho. Padahal, luka kecil yang enggak ditangani bisa jadi masalah serius kalau dibiarkan.
Sebagai mahasiswa yang sudah hidup mandiri, apalagi yang tinggal di indekos jauh dari rumah, penting banget buat punya kotak P3K pribadi, lho. Enggak harus besar atau mahal kok, tetapi isinya harus lengkap dan bisa diandalkan saat keadaan darurat. Jangan sampai saat Sobat butuh, justru sibuk cari-cari ke tetangga kamar atau hanya dibiarkan saja!
Kamu mahasiswa? Lakuin ini saja!
Coba cek, apakah di tempat tinggalmu sudah ada kotak P3K? Apa Sobat tahu apa saja yang seharusnya ada di dalamnya? Jangan sampai Sobat baru sadar pentingnya P3K saat Sobat atau temanmu butuh, tetapi enggak ada satu pun alat bantu yang tersedia. Yuk, kita bahas apa saja, sih, isi kotak P3K yang seharusnya dimiliki mahasiswa. Enggak perlu mahal atau rumit, tetapi cukup untuk memberi pertolongan pertama yang cepat dan tepat saat dibutuhkan. Agar Sobat enggak panik lagi saat hal-hal tak terduga terjadi, simak terus, ya!
Nah, berikut ini isi kotak P3K yang ideal untuk mahasiswa, nih, Sobat!
1. Tisu basah atau hand sanitizer
Sebelum pegang luka, pastikan tangan Sobat sudah bersih, ya. Bisa pakai tisu basah atau hand sanitizer kalau enggak ada air. Kebersihan tangan itu penting banget biar enggak nambah masalah ke lukanya.
2. Plester luka berbagai ukuran
Sobat pasti pernah, deh, kena goresan kecil saat masak atau jatuh. Nah, plester ini wajib ada! Fungsinya buat nutup luka kecil biar enggak kena debu atau bakteri. Pilih yang lembut di kulit, ya, supaya enggak semakin iritasi.
3. Kasa steril dan perban
Kalau lukanya agak besar atau berdarah banyak, jangan panik, Sobat! Pakai kasa steril buat nutup lukanya dulu, terus lilit pakai perban agar tetap bersih dan aman. Perban bisa juga dipakai buat membebat bagian yang keseleo, lho!
4. Antiseptik luka (Betadine atau alkohol 70%)
Ini penting banget buat bersihin luka sebelum ditutup. Antiseptik membantu membunuh kuman supaya luka enggak infeksi. Antiseptik luka cocok buat luka terbuka, sedangkan alkohol bisa dipakai buat alat atau bersihin kulit sekitar luka, lho.
5. Gunting kecil
Jangan remehkan alat yang satu ini, ya. Gunting kecil bakal ngebantu banget buat memotong plester atau perban dengan rapi. Pastikan disimpan dalam keadaan bersih biar higienis saat dipakai, ya.
6. Pinset
Sobat pernah kena duri atau serpihan kecil yang nyangkut di kulit? Nah, pinset ini penyelamat banget. Bisa dipakai buat ambil benda-benda kecil dari luka tanpa harus pakai tangan.
7. Obat sakit kepala dan demam (parasetamol atau ibuprofen)
Kalau lagi pusing karena kebanyakan tugas, stres ujian, atau tiba-tiba demam, parasetamol atau ibuprofen bisa jadi andalan untuk bantu redakan gejala. Bedanya, ibuprofen juga bisa bantu redakan bengkak atau nyeri otot, lho.
8. Obat diare dan minyak kayu putih
Perut mendadak enggak nyaman? Buat Sobat yang sering jajan sembarangan di pinggir jalan, hal seperti ini sudah jadi langganan. Makanya, penting banget selalu siapin obat diare atau minyak kayu putih. Jangan salah, minyak kayu putih, tuh, multiguna, bisa buat mengatasi perut kembung, masuk angin, sampai jadi penghangat tubuh pas lagi kurang enak badan. Barang kecil tetapi penyelamat banget, kan!
9. Salep luka bakar
Buat Sobat yang suka masak atau pegang setrika, salep luka bakar ini wajib standby. Bisa bantu redakan rasa panas dan mencegah luka makin parah. Oleskan segera ya kalau kulit terkena panas.
10. Oralit
Kalau diare atau kecapekan banget sampai lemas, minum oralit bisa membantu, lho. Fungsinya buat mengembalikan cairan tubuh yang hilang, jadi enggak mudah dehidrasi. Sobat bisa simpan kemasan sachet-nya di kotak P3K, praktis banget, kan!
P3K itu nggak harus mahal atau ribet, kok. Yang penting isinya lengkap, bersih, dan mudah dipakai kalau sewaktu-waktu dibutuhkan. Sobat bisa menyimpan di tempat yang mudah dijangkau, biar enggak kesulitan kalau sedang butuh. Jangan lupa juga cek tanggal kedaluwarsa obatnya sesekali, ya. Selain itu, isi kotaknya bisa Sobat sesuaikan sama kebutuhan pribadi, misalnya kalau Sobat punya obat khusus. Dengan punya kotak P3K sendiri, Sobat jadi lebih siap kalau ada kejadian mendadak. Siapa tahu, Sobat bisa bantu teman juga. Yuk, mulai siapkan kotak P3K versimu sekarang biar hidup di kampus lebih aman dan tenang!
Penulis: Ariel Al Farizi & Fitriana Oktavia