
BEM Unsoed – Telah dilaksanakan School of Leadership Organization (SOLO), setelah dua tahun dijalankan secara daring akibat adanya pandemi Covid-19 School of Leadership Organization (SOLO) tahun ini akhirnya dilaksanakan penuh secara luring. Acara ini diikuti oleh 159 Mahasiswa aktif Universitas Jenderal Soedirman peserta Circle Organization, 401 peserta talkshow dan 53 panitia School of Leadership Organization (SOLO) 2022.
School of Leadership Organization (SOLO) merupakan kegiatan yang mewadahi mahasiswa aktif Universitas Jenderal Soedirman untuk meningkatkan potensi dan kontribusi dalam berorganisasi baik di tingkat universitas, fakultas, maupun jurusan.
Tema besar dari School of Leadership Organization (SOLO) 2022 adalah “Transformational Leadership.” Tema ini diambil sebagai tindak lanjut dari adanya era transformasional yang mengharuskan mahasiswa untuk beradaptasi yang pada kenyataannya partisipasi mahasiswa menurun dalam berorganisasi dengan berbagai alasan, seperti rendahnya soft skill perorangan, menurunnya jiwa kepemimpinan hingga ketidaktahuan manfaat organisasi bagi diri sendiri maupun masyarakat.

Acara School of Leadership Organization (SOLO) 2022 diselenggarakan dengan tujuan untuk mendukung regenerasi setiap organisasi di Universitas Jenderal Soedirman, diperlukan perkenalan perihal keorganisasian dan kepemimpinan sebagai langkah untuk meningkatkan potensi dan kontribusi mahasiswa dalam berorganisasi, mengingat masih banyak mahasiswa yang kurang berpartisipasi terhadap masalah keorganisasian di kampus, selain itu, dengan adanya perubahan kultur kepemimpinan di era transformasional ini membuat mahasiswa harus beradaptasi dan melakukan perubahan.
Sebagai tindak lanjut dari adanya era transformasional yang mengharuskan mahasiswa untuk beradaptasi namun masih kurangnya partisipasi mahasiswa dalam berorganisasi dengan berbagai alasan, seperti rendahnya soft skill perorangan, menurunnya jiwa kepemimpinan hingga ketidaktahuan manfaat organisasi bagi diri sendiri maupun masyarakat. Oleh karena itu, untuk menjawab stigma negatif tersebut dan meningkatkan soft skill serta jiwa kepemimpinan, maka acara ini diselenggarakan dengan menghadirkan tokoh-tokoh inspirasional yang dapat memotivasi mahasiswa agar menjadi pribadi yang siap memimpin dan berorganisasi, meski dihadapkan pada berbagai isu di era yang transformasional.
Rangkaian acara School of Leadership Organization (SOLO) 2022 terdiri atas circle organization dan talkshow. Circle organization diselenggarakan pada hari Sabtu-Minggu, 17-18 September 2022 dan Sabtu-Minggu, 24-25 September 2022 di Gedung A Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman, dan Gedung Integrated Academic Building Universitas Jenderal Soedirman dan rangkaian talkshow yang dilaksanakan pada hari Minggu, 16 Oktober 2022 diselenggarakan di Gedung Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Jenderal Soedirman.
Pada hari pertama circle organization peserta dibagi menjadi tiga kelas dalam dua sesi yang berbeda. Masing-masing kelas didampingi oleh trainer yang membahas tema “transformational leadership.” Dalam kelas tersebut Trainer membahas tentang tantangan dan urgensi kepemimpinan transformasional, karakter pemimpin transformasional, dan strategi kepemimpinan transformasional.
Pada hari pertama trainer yang mengisi acara yaitu Lugas Ichtiar (Presiden BEM Unsoed 2020), Alfan Maulana Akbar (Presiden BEM Unsoed 2022), dan Bagus Hadi Kusuma (Menteri Koordinator Politik Pergerakan BEM Unsoed 2022). Kemudian di dalam setiap kelas diadakan materi aplikatif yaitu debat untuk meningkatkan jiwa kepemimpinan dengan kemampuan berpikir kritis di era transformasional.
Pada hari kedua circle organization peserta masih dibagi menjadi tiga kelas dalam dua sesi yang berbeda yang masing-masing kelas didampingi oleh Trainer yang membahas tema “How to make social media more beneficial.” Dalam kelas tersebut Trainer membahas tentang pengetahuan personal branding, fungsi dan tujuan personal branding, tips meningkatkan personal branding, dan tips untuk memberi pengaruh positif bagi orang lain di sosial media.
Adapun Trainer pada hari kedua yaitu I Putu Arya Aditia Utama (Duta Genre Indonesia), Nisa Fauztina (Wakil Presiden BEM Unsoed 2022), Avif Ferdian (Menteri Minat dan Bakat BEM Unsoed 2022). Dalam pelaksanaannya peserta circle organization diberikan tugas materi aplikatif yang diberikan waktu seminggu untuk membuat video yang dapat memberi pengaruh positif bagi orang lain melalui sosial media mereka masing-masing.

Pada hari ketiga circle organization peserta dibagi menjadi tiga kelas dalam satu sesi yang sama. Masing-masing kelas didampingi oleh trainer yang membahas tema “How to build networking.” Dalam kelas tersebut Trainer membahas tentang strategi berkomunikasi dalam organisasi dan membangun relasi melalui media sosial. Untuk Trainer yang mengisi pada hari ketiga tersebut yaitu Muhammad Hendrick Sedayu (Menteri Luar Negeri BEM Unsoed 2022). Rezky Nor Sholeh (Menteri Dalam Negeri BEM Unsoed 2022), dan Widia Novianti (Menteri Koordinator Relasi Publik BEM Unsoed 2022). Kemudian di dalam kelas peserta circle organization diminta untuk tampil didepan kelompok nya masing-masing untuk menjelaskan satu kata yang diberikan oleh CO-Trainer dalam rangka meningkatkan kemampuan berbicara di depan orang lain yang merupakan komponen penting untuk menjalin suatu relasi.

Pada hari keempat circle organization peserta dibagi menjadi tiga kelas dalam satu sesi yang sama.Mmasing-masing kelas didampingi oleh trainer yan g membahas tema “Carry out student resources in organization.” Dalam kelas tersebut Trainer membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja organisasi dan peran organisasi dalam pengembangan soft-skill.
Trainer yang mengisi pada hari keempat yaitu Miranda Firdaus (Menteri Koordinator BEM Unsoed 2022), Adinda Fajriyah Febriyani (Menteri Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa), dan Rezky Nor Sholeh (Menteri Dalam Negeri BEM Unsoed 2022). Dalam pelaksanaannya peserta circle organization diberikan suatu permasalahan dalam mengatur sumber daya manusia yang ada dalam organisasi dan diminta untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada.


Pada puncak acara School Of Leadership Organization yaitu Talkshow dilaksanakan secara hybrid yang dilaksanakan secara offline di Aula FISIP UNSOED dan online melalui Zoom Meeting dan Streaming Youtube dengan dihadiri oleh dua pembicara yaituu Bayu Septian yang merupakan Ketua BEM UNY 2020 dan penulis buku “Seni Menata Cita” dan Maliki Febriantono S yang merupakan Wakil Ketua BEM IPB 2019 dan Founder Leads Indonesia. Talkshow kali ini mengangkat tema” Boost Your Attainment With People Management“.

Dalam talkshow tersebut, pembicara membahas tentang hubungan kepemimpinan transformasional dengan kemampuan manajemen kemampuan sumber daya manusia dalam sebuah organisasi, yang diantaranya menjelaskan tentang pengalaman dan rintangan yang dihadapi oleh pembicara selama masa transisi saat ini serta bagaimana pentingnya people managing skill, selain itu, pembicara juga membahas mengenai hal-hal penting apa saja yang harus dimiliki pemimpin sebelum terjun langsung mengatur banyak orang (managing people) dan opini pembicara tentang apa ciri-ciri untuk menjadi pemimpin yang baik.
Penulis: Kementerian Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa
Editor: Fathimah Afra Salsabila