
(Sumber : Kementerian Aksi dan Propaganda)
BEM Unsoed – Telah berlangsung Sekolah Politik Pergerakan oleh Kementerian Aksi dan Propaganda BEM Unsoed 2021 yang merupakan kegiatan kemahasiswaan yang berfokus pada pencerdasan dinamika pergerakan mahasiswa. Agenda ini diselenggarakan pada tanggal 1 – 3 Oktober 2021 dan 9 – 10 Oktober 2021 untuk rangkaian pertama dan tanggal 23, 25, 27 Oktober 2021 serta 1, 3, 5 November 2021 untuk rangkaian kedua melalui online Zoom Cloud Meeting. Agenda Sekolah Politik Pergerakan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran berpikir kritis, kepedulian, dan pengawalan isu-isu yang ada. Juga sebagai tonggak kaderisasi yang mampu melanjutkan pergerakan di Universitas Jenderal Soedirman.
Sekolah Politik Pergerakan diselenggarakan dengan 2 (dua) rangkaian yang terdiri dari 10 (sepuluh) kali pertemuan, 4 (empat) pertemuan di rangkaian pertama, dan 6 (enam) pertemuan di rangkaian kedua. Juga diselenggarakannya Seminar Nasional untuk kalangan umum. Agenda tersebut melibatkan para peserta dari Sekolah Politik Pergerakan, yaitu mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman dari berbagai fakultas.

(Sumber : Kementerian Aksi dan Propaganda)
Pada Sekolah Politik Pergerakan rangkaian pertama dihadiri oleh para pembicara yang luar biasa, seperti Asfinawati (Ketua YLBHI), Zakky Musthofa Zuhad (Presiden BEM UNS 2021), Errizqi Dwi (Junior Staff Design Tempo), dan Tobirin, M.Si (Dosen Jurusan Administrasi Publik Universitas Jenderal Soedirman) untuk rangkaian kelas SPP. Lalu dihadiri pula oleh Giri Suprapdiono (Mantan Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi; 57 ex Pegawai KPK), Natalius Pigai (Komisioner Komnas HAM 2021 – 2017), dan Robertus Robert (Aktivis HAM dan Dosen Fakultas Ilmu Sosial di UNJ) untuk rangkaian Seminar Nasional. Pada Sekolah Politik Pergerakan rangkaian kedua dihadiri oleh Fakhrul Firdausi (Presiden BEM Unsoed 2021), Ibrahim Muhammad Nur (Menteri Koordinator dan Teknologi BEM Unsoed 2021), dan Alfan Maulana Akbar (Menteri Analisis Isu Strategis BEM Unsoed 2021).

(Sumber : Kementerian Aksi dan Propaganda)
Sekolah Politik Pergerakan dimulai dengan acara opening ceremony pada tanggal 1 Oktober 2021. Kemudian dilanjut pada tanggal 2 Oktober dengan penyelenggaraan kelas Advokasi Diri oleh mba Asfinawati. Pada tanggal 3 Oktober diselenggarakan dua kelas, yaitu kelas Media Propaganda oleh kak Errizqi dan kelas Analisis Kebijakan Publik oleh Pak Tobirin. Lalu pada tanggal 9 Oktober diselenggarakan kelas Aksi dan Demonstrasi oleh mas Zakky. Dan pada tanggal 10 Oktober diselenggarakan Seminar Nasional dengan tema “REZIM PARADOKS: Korupsi Menggerus Hak Asasi, Memberikan Aspirasi di Represi, Dimana Demokrasi Negri Ini?”
Pada rangkaian kedua, diselenggarakan 6 (enam) kali pertemuan yang terdiri dari 3 (tiga) kelas yaitu kelas Media Propaganda pada tanggal 25 Oktober dan 3 November, kelas Aksi Massa dan Relasi Politik pada tanggal 27 Oktober dan 5 November, dan Kelas Analisis Isu dan Kajian Ilmiah pada tanggal 23 Oktober dan 1 November.
Penulis : Kementerian Aksi dan Propaganda
Editor : Yuka Nabila Shauma
nhà cái uy tín