Halo, Sobat Gensoed! Di tengah padatnya aktivitas jangan lupa untuk tetap jaga kesehatan dan istirahat yang cukup ya! Di sini Weekly Report siap menemani waktu rehat, Sobat nih! Tunggu apa lagi? Yuk! Kita lihat berita-berita menarik dan unik yang sudah Mimin rangkum!

Gawat! Instagram Akan Hapus Fitur Archive, Warganet Panik

(Sumber: radarjogja.jawapos)

Belakangan ini lagi ramai isu Instagram bakal hapus fitur Archive nih, Sobat!

Archive story adalah fitur di Instagram yang memungkinkan penggunanya dapat meninjau kembali semua postingan yang pernah mereka unggah sebelumnya, terutama Instagram Story yang biasanya akan menghilang setelah 24 jam. Bahkan, meskipun postingan tersebut telah diunggah beberapa tahun yang lalu, pengguna masih dapat mengaksesnya melalui fitur ‘Archive‘. Selama setahun ini, fitur Instagram Story menjadi salah satu wadah favorit bagi para pengguna setia Instagram untuk sekedar membagikan kegiatan sehari-hari mereka, ataupun sekedar membagikan momen-momen berarti yang dapat menjadi sebuah kenangan di fitur Archive Story. Dengan banyaknya pengguna Instagram, pihak Meta pun selalu meningkatkan fitur tersebut.

Waduh! Terus bagaimana dengan respon warganet?

Kabar penghapusan fitur Archive ini tentunya menimbulkan kekhawatiran di kalangan banyak pengguna, terutama bagi mereka yang telah menggunakan fitur ini untuk menyimpan postingan stories secara pribadi. Isu ini mulai heboh karena ada pengguna yang menyatakan jika mereka tidak dapat mengakses beberapa stories mereka dengan mendapatkan notifikasi “This story no longer available” di akun Instagram-nya yang berarti stories yang dimaksud telah dihapus. Dari pihak Meta, pemilik Instagram sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai kapan tepatnya fitur Archive Story akan dihapus atau apakah akan ada alternatif lain yang tersedia untuk menyimpan konten.

Terus, gimana dengan tanggapan pihak Meta mengenai isu ini?

Pihak Meta menjelaskan, bahwa hanya orang-orang yang stories-nya hilang yang akan melihat pemberitahuan tersebut. “Kami telah memperbaiki dan menemukan bug yang menyebabkan hilangnya highlight dan arsip Instagram Story bagi beberapa pengguna. Sayangnya, kami tidak dapat memulihkan Instagram Stories tersebut, dan kami telah memberi tahu kepada pengguna yang terdampak melalui aplikasi,” jelas juru bicara Meta pada Kamis (26/9/2024). Sayangnya, walaupun masalah ini dapat diperbaiki karena diduga disebabkan oleh beberapa kesalahan bug, pihak Meta tidak dapat memulihkan stories pengguna Instagram yang sudah terhapus atau hilang. Pengguna juga diharapkan untuk terus mengikuti pembaruan dari Instagram agar tetap mendapatkan informasi terkini mengenai perubahan yang mungkin terjadi.


Hujan Tak Kunjung Menyapa, Kekeringan di Banyumas Memburuk! BPBD Segera Salurkan Bantuan

(Sumber: banyumas.suaramerdeka.com)

Sobat tahu tidak? Bulan Oktober kali ini ternyata tidak dapat menutup kasus kekeringan di Banyumas. Dilansir dari banyumas.suaramerdeka.com, Kepala Satlaksar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas Budi Nugroho mengatakan, “Wilayah kecamatan yang terdampak kekeringan kali ini berada di Kecamatan Tambak, Ajibarang, Gumelar, Karanglewas, Wangon, Patikraja, Somagede, Cilongok, Rawalo, Purwojati, dan Lumbir”.

Duh, jadi penasaran Min, bagaimana ya cara mereka mengatasi kasus kekeringan itu?

Pada kondisi inilah beberapa pemerintah desa melakukan pengajuan bantuan air bersih kepada BPBD Kabupaten Banyumas. Adapun mekanismenya adalah pemerintah desa menghubungi call center BPBD untuk mengajukan bantuan pengiriman air bersih. Pihak BPBD mengaku tidak menerapkan syarat atau kriteria khusus, serta bantuan air bersih yang diberikan gratis. Budi Nugroho mengatakan, bahwa hal ini sudah rutin dilakukan di sejumlah desa yang terdampak kekeringan.

Hmm, kira-kira tanggapan kepala desa tersebut seperti apa ya?

Kepala Desa Wlahar, Kecamatan Wangon Narsim mengatakan, bahwa terdapat sekitar 50 kepala keluarga di Dusun Pekodokan yang berbatasan dengan Desa Kaliwangi merasakan krisis air bersih karena wilayahnya berada di dekat lokasi Perhutani. “Untuk itulah kami berterimakasih kepada BPBD yang telah menyalurkan bantuan kepada warga kami yang krisis air bersih,” ucapnya.


Sukses Berikan Pendampingan, FEB Unsoed Bantu Atasi Kendala Bisnis PT Alzavera!

(Sumber: Radar Banyumas)

Memangnya kendala bisnis seperti apa, Min yang dialami PT Alzavera?

PT Alzavera mengaku mengalam empat kendala dalam pengelolaan bisnisnya. Pertama, mengalami kesulitan dalam pembukuan data menggunakan suatu aplikasi, bahkan sering terjadi kesalahan dalam input data. Kedua, penjualan produk dalam marketplace terkendala karena terbatasnya gawai yang digunakan. Ketiga, pencetakan stiker produk yang dilakukan oleh pihak ketiga yang cukup menghabiskan biaya lebih banyak daripada mencetak stiker sendiri. Padahal, mencetak stiker sendiri dapat memangkas biaya produksi yang selanjutnya bisa dialihkan untuk peningkatan kuantitas produk. Kendala selanjutnya, yaitu display produk yang belum maksimal karena tidak adanya showcase, padahal display produk ini sangat penting untuk merangsang daya beli calon konsumen.

Waduh, cukup banyak ya kendala yang dialami. Kira-kira pendampingan seperti apa yang diberikan oleh FEB Unsoed, Min?

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman (FEB Unsoed) turut membantu mengatasi kendala yang dihadapi PT Alzavera. Kesulitan pembukuan diatasi dengan pelatihan akuntansi digital menggunakan Randu.co.id yang dirasa cukup mudah dan praktis. Hanya dengan empat kali pertemuan, pemilik UKM sudah mampu mengoperasikan akuntansi digital tanpa kendala. Selanjutnya, keterbatasan gawai dalam proses penjualan produk marketplace diatasi dengan penggunaan laptop. Penggunaan laptop dapat membantu proses input gambar hingga 30 gambar. Selain itu, tampilan gambar produk menjadi lebih cerah dan menarik.

Masalah selanjutnya tentang kendala percetakan stiker diatasi dengan alat printer yang dihibahkan oleh tim pendamping dari FEB Unsoed. Selain printer, tim pendamping juga menghibahkan lemari showcase untuk memperbaiki tampilan produk di gerai dan menjaga kualitas produk yang memerlukan suhu rendah sekaligus memperpanjang umur simpan produk.

Wow, pendampingan FEB Unsoed kali ini terlihat sangat memberi dampak positif bagi PT Alzavera ya, Sobat!


Penulis: Diva Tabriizka dan Aura Iklasia Pasha