Welcome back to Weekly Report Sobat Gensoed!

Bagaimana nih kabar kalian di minggu pertama bulan Juni ini? Sudah move on dong dari hari-hari yang cukup panjang di bulan Mei. Pada Weekly Report kali ini kita akan membahas berita yang kece-kece abis, nih! Yuk, simak biar kalian enggak kudet!

Buntut dari Aksi Protes Mahasiswa, Mendikbud Batalkan Kenaikan UKT

(Sumber : detikNews)

Sobat Gensoed tahu dong, kalau akhir-akhir ini dunia pendidikan sangat diguncangkan oleh kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang melambung tinggi di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menjadi salah satu PTN yang memberlakukan peraturan Permendikbud Nomor 2 Tahun 2024 dan Keputusan Menteri Nomor 54 Tahun 2024 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi. Setelah dilakukannya aksi protes mahasiswa terkait kenaikan UKT hingga mencapai 300-500% dan diskusi alot bersama Rektor, pihak Unsoed hanya menindaklanjuti dengan terbitnya peraturan terkait UKT melalui Peraturan Rektor Nomor 9 Tahun 2024. 

Kira-kira gimana sih tanggapan Mendikbud Nadiem Makarim?

Menanggapi banyaknya aksi protes mahasiswa di berbagai Universitas, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim memutuskan membatalkan kenaikan UKT tahun ini pada Senin (27/05/2024) saat menemui Presiden Jokowi di Istana Negara. 

Keputusan ini menimbang dari berbagai aspirasi yang disampaikan oleh berbagai pihak kampus dan mahasiswa terutama mahasiswa baru yang terkena imbas dari kenaikan UKT yang amat sangat drastis. Selain itu, Menteri Nadiem Makarim menambahkan jika di masa depan ada aturan perubahan kenaikan UKT harus diputuskan berdasarkan asas keadilan dan kewajaran. 

Lho, berarti kemungkinan besar tahun selanjutnya akan terjadi kenaikan UKT juga, Min?

Melihat dari keputusan Menteri Nadiem Makariem yang menyebutkan pembatalan kenaikan UKT untuk tahun ini, sepertinya masih ada kemungkinan bahwa UKT akan kembali naik di tahun depan. Penuturan ini juga ditegaskan lagi oleh Presiden Jokowi yang menyatakan kenaikan UKT dibatalkan untuk sementara dan pemerintah dapat menaikkannya pada tahun depan.

Semoga saja, di tahun berikutnya dengan adanya perubahan kenaikan UKT pemerintah harus menimbang dari berbagai aspek yang akan berdampak secara langsung jika UKT dinaikkan terutama bagi mahasiswa dan kebijakan tersebut haruslah dilandasi dengan asas keadilan dan kewajaran yang sudah disampaikan oleh Menteri Nadiem Makarim. 


Dormas Bonus Doorprize! Pengmas BEM Unsoed Adakan Donor Darah

(Sumber : Kementerian Media Kreatif dan Aplikatif)

Pada Kamis, 30 Mei 2024 di Pendopo PKM Unsoed, Kementerian Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Pengmas BEM Unsoed) mengadakan Dormas, lho! Dormas adalah Donor Darah Pengmas yang bertujuan untuk menggerakkan mahasiswa dan masyarakat umum dalam membantu memenuhi stok kebutuhan darah di Indonesia, menolong sesama, serta meningkatkan pengetahuan peserta terkait kesehatan.

Donor darah ada manfaatnya?

Ada berbagai manfaat yang Sobat Gensoed bisa dapatkan dengan donor darah, seperti menyelamatkan nyawa dengan membantu orang yang membutuhkan transfusi darah, meningkatkan kesehatan jantung dengan merangsang produksi sel darah baru, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dengan mengurangi kadar zat besi dalam tubuh.

Serius ada doorprize-nya juga, Min?

Nah, pada Dormas kali ini, Pengmas BEM Unsoed bekerja sama dengan Wardah. 40 pendonor tercepat kemarin mendapatkan produk Wardah gratis, lho! Terdapat sebanyak 53 pendonor yang lolos untuk melakukan donor darah. Sobat Gensoed termasuk salah satunya nggak, nih?


Book Voyage: Kolaborasi Tingkatkan Minat Literasi

(Sumber : Kementerian Media Kreatif dan Aplikatif)

Sobat Gensoed tahu enggak? Baru-baru ini pada Jumat, 31 Mei 2024, ada kegiatan membaca dan me-review buku bersama yang merupakan kolaborasi antara Read and Review, Baca Baci, dan Baca Bareng Purwokerto. Kegiatan ini adalah Book Voyage yang berlokasi di Pelataran UPT Perpustakaan Unsoed.

Apa aja sih benefit yang didapatkan?

Kata Kak Yusuf selaku Menteri Prestasi dan Keilmuan (PK), Book Voyage ini dapat meningkatkan minat literasi teman-teman Keluarga Besar Mahasiswa Unsoed (KBMU) terutama, karena dengan berliterasi atau berpustaka ini akan menambah wawasan Sobat Gensoed. Kalau kata Kak Ananta dari Kementerian Keuangan, dengan adanya kegiatan ini kita bisa membaca buku-buku yang bermanfaat lalu sharing dan me-review buku bersama pembaca lainnya, sehingga kita bisa mendapat ilmu baru. Selain dari Unsoed, ada juga Kak Kukuh, peserta Book Voyage yang datang dari Universitas Telkom! Benefit yang ia dapatkan dari kegiatan ini yaitu bisa mendapat kenalan baru, bisa membaca berbagai buku, dan juga healing di tengah-tengah kesibukan kuliah.

Kesan dan harapan peserta untuk kegiatan Book Voyage

Kesan dari Kak Yusuf adalah ia merasa kegiatan ini fresh, karena peserta yang datang lebih beragam dari kegiatan Read and Review sebelumnya yang diadakan oleh Kementerian PK. Kak Yusuf juga merasakan suasana yang baru dengan membaca buku di tempat yang baru. Lalu dari Kak Ananta merasa kegiatan ini sangat insightful, serta kegiatan ini dikemas dengan suasana yang asri di bawah pohon-pohon rindang, jadi peserta bisa menikmati buku bacaan dengan sangat tenteram dan damai. Kak Kukuh pun merasa senang dan seru karena tempat yang teduh dan ramainya peserta.

Kak Yusuf berharap untuk Book Voyage selanjutnya peserta nggak cuma membaca, tapi juga lebih banyak peserta yang mau untuk merangkum dan me-review buku yang telah dibaca. Terakhir, Kak Ananta dan Kak Kukuh juga berharap agar kegiatan ini bisa terus dilanjutkan ke depannya dan jumlah pesertanya semakin bertambah.

Wah! Ternyata selain sebagai wadah untuk meningkatkan literasi, Book Voyage juga bisa menjadi tempat untuk mancari teman sehobi sekaligus sebagai tempat refreshing dengan suasana tempat membaca buku yang baru, ya!


Penulis : Neli Dwi Sahputri & Khazimatul Karimah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *