Category: Press Release

Bedah Buku : “Omnibus Law: Kitab Hukum Oligarki”

Posted: 6 November 2021
Comments: 0


(Sumber : Kementerian Analisis Isu Strategis




BEM Unsoed – Telah berlangsung Bedah buku yang diadakan oleh BEM Universitas Jenderal Soedirman pada (01/11) dengan tema “Omnibus Law : Kitab Hukum Oligarki” melalui Zoom meeting online. Diskusi ini, menghadirkan beberapa pembicara yaitu Merah Johansyah selaku Koordinator Nasional Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), Alfan Maulana Akbar selaku Menteri Analisis Isu Strategis BEM Unsoed 2021, dan dimoderatori oleh Shafira Nur Saumu selaku Bigram Kementrian Analisis Isu Strategis BEM Unsoed 2021.





Bedah buku diawali dengan diskusi yang disampaikan oleh Alfan Maulana Akbar, mengenai pejabat yang harus mementingkan kepentingan umum, bukan hanya kepentingan partai politik, pejabat pemerintahan. Lalu, membahas mengenai adanya relasi yang memunculkan Omnibus Law untuk kepentingan Oligarki dari pertambangan langsung terasa ke negara, rakyat dan lingkungan, yang dapat dilihat pada aturan-aturan yang bermasalah. Serta, mengenai perusahaan panas bumi sebagai energi terbarukan, di hak masyarakat terancam terdapat bencana banjir, longsor, kerusakan tanah karna eksploitasi SDA.





(Sumber : Kementerian Analisis Isu Strategis)




Diskusi untuk pemaparan materi selanjutnya, dilakukan oleh Merah Johansyah, yang menyampaikan mengenai UU Cipta kerja bermula dari pemilu 2019, pilpres 2019 kesempatan Oligarki pertambangan dapat mengendalikan kebenaran publik untuk memperbesar keuntungan Oligarki. Adanya aktor pada bagian media yang merupakan ciri Oligarki Indonesia yang mana menggabungkan bisnis SDA dan bisnis media, dan tidak menyajikan fakta kerusakan alam dan berperan bentuk image dan ponsor para pasangan calon, yang sering terlihat paslon.





Bedah buku ini, dilaksanakan dengan mendiskusikan buku mengenai Kitab Hukum Oligarki, yang mana dengan harapan adanya materi dari buku ini dapat memantik para peserta untuk berdiskusi mengenai kondisi negara saat ini yang sangat lekat dengan Oligarki yang mengakar pada petinggi-petinggi negara.










Penulis : Ammatulloh Nur Bhaethy


Tags: , , ,

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.