Category: Press Release

Scholarship Talks #5: Australia dan Korea Selatan

Posted: 28 Agustus 2020
Comments: 34


Scholarship Talks kelima dengan bahasan mengenai pendidikan di Australia dan Korea Selatan.
(Sumber: Kementerian Luar Negeri)




BEM Unsoed- Scholarship Talks, yang merupakan agenda kerjasama antara International Relation Office Unsoed  dengan Kementrian Luar Negeri BEM Unsoed 2020 telah sampai pada ragkaian terakhirnya pada Senin (12/8). Pada chapter kelima ini, Scholarship Talks menghadirkan pembicara yang menempuh pendidikan di dua negara, yaitu Kiky Srirejeki (University of Western Australia, Australia) dan Shafira Septriani (Pukyong National University, Korea Selatan).





Scholarship Talks #5 ini diselenggarakan secara online melalui Zoom Meeting dengan moderator Kartika Candra M. yang merupakan mahasiswa jurusan Hubungan Internasional Unsoed. Agenda tersebut berlangsung pukul 15.30 - 17.40 WIB yang diawali perkenalan dan pembacaan CV narasumber, dan berlanjut dengan pemaparan presentasi dari kedua negara.





Pemaparan mengenai studi di Korea Selatan.
(Sumber: Youtube BEM Unsoed)




Pada kesempatan ini, narasumber membahas mengenai segala hal yang berkaitan dengan studi luar negeri khususnya di Australia dan Korea Selatan. Pada pembahasan tersebut, disebutkan bagaimana cara belajar di luar negeri, salah satunya yang disampaikan oleh pembicara dari Korea Selatan. Hal yang pertama kali dilakukan untuk meraih kesempatan belajar di luar negeri adalah niat. Niat dapat diartikan untuk berani keluar dari zona nyaman.





Yang kedua adalah menjadi stalker tingkat dewa, yang memiliki arti menjadi seseorang yang haus dan update terhadap informasi beasiswa serta terus mencari berbagai jalur dan celah guna mendapatkan beasiswa luar negeri. Yang ketiga adalah memantaskan diri dan mendekatkan diri ke Tuhan YME, yang pastinya merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan beasiswa luar negeri, karena tanpa izin dan ridho dari-Nya, kita tidak akan pernah bisa mendapatkan apa yang kita inginkan.





Selain itu, dijelaskan juga mengenai pembiayaan, tahapan, serta persyaratan mendapatkan beasiswa. Dimulai dari pembiayaan, pembiayaan dari sebuah studi luar negeri dapat meliputi dua pembiayaan, yakni biaya pribadi dan beasiswa entah dari negara asal atau negara penyelenggara beasiswa kampus atau non kampus. Tahapan mendapatkan beasiswa dimulai dari seleksi, tes atau interview, pengumuman administrasi barulah dapat berangkat ke negara tujuan dan studi di sana. Adapun dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan, yaitu :





  1. Application form
  2. Personal statement
  3. Study plan/ essay
  4. Certificate academic
  5. Academic transcipt
  6. Paspor
  7. Birth certificate
  8. Family card
  9. Apostille
  10. Medical check up test
  11. English poficiency test
  12. Computer certificate
  13. Recommendation letter
  14. Proof of employment
  15. Photo




Hal- hal tersebut merupakan persyaratan dari salah satu beasiswa di perguruan tinggi yang diraih oleh narasumber, terkait hal-hal lain kurang lebihnya sama dalam persyaratan beasiswa di lembaga beasiswa lainnya. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta diskusi interaktif mengenai pendidikan serta kesempatan beasiswa di Australia dan Korea Selatan.





Rangkaian terakhir dari Scholarship Talks ini secara keseluruhan berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun, Berbagai pertanyan dari peserta juga dapat dijawab dan dijelaskan oleh pembicara secara runtut dan jelas. Harapannya dari masing-masing pihak mendapatkan benefit serta pengalaman baru yang dapat dibagikan dalam khalayak umum serta lingkungan yang ada.










Penulis: Ayu Sulistiara





Editor: Chrisdian Provita Bella


Tags: , , ,

Post Terkait

34 thoughts on “Scholarship Talks #5: Australia dan Korea Selatan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.