Category: Press Release

Life In dalam Rangka Merefleksikan Hari Tani

Posted: 24 September 2021
Comments: 0


(Sumber : Kementerian Aksi dan Propaganda)




BEM Unsoed – Life In dalam Rangka Merefleksikan Hari Tani merupakan agenda dari Kementerian Aksi dan Propaganda BEM Unsoed. Agenda ini diselenggarakan dalam rangka merefleksikan hari tani dan bertempat di Dusun Kepirang, Desa Dempel, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.





Agenda diselenggarakan dengan tujuan merangkul, memberikan informasi terkait permasalahan agraria, serta mengingatkan para petani setempat untuk selalu merangkul satu sama lain agar masalah serupa yang terjadi di daerah lain tidak terjadi demikian di Dusun Kepirang.





Dihadiri oleh Menteri beserta staff dari Kementerian Aksi dan Propaganda, Pak Untung selaku Kepala Dusun Kepirang, dan warga Dusun Kepirang yang tergabung dalam tiga kelompok tani. Agenda yang dilaksanakan pada tanggal 19 – 20 September 2021 ini, meliputi diskusi dengan tiga kelompok tani, pemaparan materi terkait hari tani sekaligus permasalahan agraria, dan turun langsung ke kebun milik petani setempat sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.





(Sumber : Kementerian Aksi dan Propaganda)




Agenda di hari pertama dimulai dengan kegiatan pemaparan materi terkait Hari Tani dan masalah agraria yang ada di Indonesia. Kemudian dilanjut dengan diskusi mengenai permasalahan yang dialami oleh petani di Dusun Kepirang, Desa Dempel, Kabupaten Wonosobo. Dari diskusi yang ada, diketahui bahwa petani masih memiliki kendala dalam mendapatkan pupuk, salah satu petani di Dusun Kepirang mengungkapkan proses untuk mendapatkan pupuk pada saat ini tidaklah mudah.





Penyerahan Simbolis berupa Caping dan Cangkul
(Sumber : Kementerian Aksi dan Propaganda)




Banyak persyaratan yang harus dipenuhi oleh petani, salah satunya kartu tani. Kemudian petani juga mengeluhkan tentang harga yang turun drastis saat masa panen raya. Hal ini mengakibatkan ditundanya masa panen sampai harga di pasaran kembali normal atau meningkat walaupun sedikit. Dapat disimpulkan bahwa petani di Dusun Kepirang belum sepenuhnya menjadi petani yang berdaulat atas teknologi, penanganan pasca panen, pengolahan pangan, perdagangan pangan, serta atas keikutsertaan dalam menentukan kebijakan pertanian. Lalu kegiatan hari pertama ditutup dengan penyerahan sertifikat serta kenang-kenangan simbolis berupa caping dan cangkul dari Menteri Aksi dan Propaganda kepada Kepala Dusun Kepirang.









Di hari kedua, agenda dimulai dengan mengunjungi kebun petani untuk membantu kegiatan mereka. Staff dari Kementerian Aksi dan Propaganda secara bergantian membantu menggarap tanah yang akan segera ditanami tanaman jahe. Selain itu, beberapa staff dari Kementerian Aksi dan Propaganda juga membantu para petani yang sedang gotong royong membuat jalan agar mobil pengangkut hasil panen dapat masuk ke kawasan kebun.





(Sumber : Kementerian Aksi dan Propaganda)




Sebelum pamit pulang, Kementerian Aksi dan Propaganda menyerahkan beberapa jenis pupuk berjumlah 100 Kg kepada Kepala Dusun Kepirang untuk dibagikan kepada para petani setempat.










Penulis : Kementerian Aksi dan Propaganda






Tags: ,

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.