Haiiii sobat Gensoed! Gimana kabar kamu hari ini? Is it good enough? Semoga sehat-sehat terus ya! Minggu ini, Dhipa akan memberikan berita-berita ter-update untuk menemani kamu bersantai di weekend yang cerah ini! Yuk, disimak~

Mahasiswa Unsoed Torehkan Prestasi di Malaysia

(Sumber : jateng.antaranews.com)

Memangnya, siapa, tuh, yang mewakili kampus kita?

So, ada tiga mahasiswa yang mewakilinya universitas kita tercinta, nih, mereka terdiri atas Novita Hikmatul Guntari, Meli Agustin, dan M. Iltizam Rabbani yang dibimbing oleh Dosen Fakultas Biologi Unsoed, Dr. Ratna Stia Dewi, S.Si., M.Si. mempresentasikan DE BEST OF LOF (Degraded Batik Effluents and Tofu Effluents As Liquid Organic Fertilizer). Invensi yang ditampilkan oleh mereka, berhasil memikat juri dan menyabet medali perak karena DE BEST OF LOF yang mereka tunjukan, merupakan pupuk organik cair (POC) yang justru dibuat dari pengolahan limbah industri batik. 

Keren ya, Dhip, produknya bisa memikat juri!

Tidak perlu diragukan lagi, dong! Dalam pembuatan produk tersebut, Kak Novita, Kak Meki dan Kak Iltizam, menambahkan limbah organik lain seperti limbah tahu lho… “Produk ini diperoleh melalui proses degradasi dan fermentasi oleh mikroorganisme fungi atau jamur,” kata Novita Hikmatul Guntari.

Ada fun fact juga, nih, produk tersebut berawal dari ide pencegahan kerusakan lingkungan dan menjaga kelestarian air serta sanitasi akibat limbah berbahaya. Produk ini juga dapat menjadi solusi dalam penanganan polusi akibat limbah tekstil pewarna batik, serta memiliki ruang pemasaran sebagai produk POC yang mampu bersaing di pasaran. Keren banget ngga, tuh? Apresiasi sebesar-besarnya kita berikan kepada ketiga mahasiswa Unsoed yang berhasil membawa almamater kita di kancah internasional! Selamat dan sukses selalu!!


Menyambut Idul Adha, Dinkanak Banyumas Gelar Vaksinasi PMK Tahap Pertama

(Sumber : Liputan6.com)

Idul Adha di Indonesia identik dengan penyembelihan hewan qurban setelah sholat ied. Kondisi hewan ternak tentu harus dipastikan dalam keadaan baik. Oleh karena itu, untuk Dinas Perikanan dan Peternakan (Dinkanak) Banyumas menyediakan 1.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

Vaksinasi PMK dilaksanakan kapan ya, Dhip?

Pemberian vaksinasi ini mulai dilakukan pada Senin (28/6) yang diperuntukan bagi ternak sapi perah di empat kecamatan di Banyumas yaitu Pekuncen, Cilongok, Baturraden, dan Sumbang.

 Lalu untuk vaksinasi sapi potong gimana nih, Dhip?

Vaksinasi sapi potong nantinya akan dilakukan setelah pemberian vaksinasi terhadap sapi perah selesai. Hal ini dikarenakan sapi perah cenderung lebih lama di kandang bahkan bisa 5 hingga 7 tahun tidak melakukan perpindahan atau mutasi.

Kira-kira target vaksinasi PMK di Banyumas berapa persen ya, Dhip?

Dari 5.269 ekor sapi dan 42 ekor kerbau, Pemerintah Banyumas menargetkan vaksinasi PMK dapat menyentuh angka 80%. Sapi yang bisa divaksin adalah sapi yang sehat atau belum pernah terjangkit oleh wabah PMK.


DPR Sahkan RUU Pemekaran Papua, Indonesia Akan Miliki 37 Provinsi

(Sumber : Sindonews.com)

Dari sabang sampai merauke berjajar pulau-pulau. Kurang lebih seperti itulah potong lirik lagu nasional Dari Sabang Sampai Merauke. Hal ini menggambarkan Indonesia yang merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 37 provinsi.

 Lho, bukannya cuma 34 provinsi ya, Dhip?

Berdasarkan putusan dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan V Tahun Sidang 2021-2022, pada Kamis (30/6) DPR secara resmi mengesahkan tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Otonomi Baru (DOB) menjadi Undang-Undang terkait pemekaran wilayah di Provinsi Papua. Hal ini menyebabkan Indonesia akan memiliki 3 provinsi baru pada akhir Juli mendatang.

 Tujuan pemekaran wilayah di Papua untuk apa sih, Dhip?

Menurut Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, pemekaran wilayah Papua ditujukan untuk mempercepat pemerataan pembangunan, mempercepat peningkatan pelayanan publik, dan mempercepat kesejahteraan dan mengangkat harkat martabat masyarakat.

 Lalu, gimana pembagian wilayah Papua, Dhip?

Wilayah Papua akan dibagi menjadi 3 yaitu Provinsi Papua Tengah dengan Ibu Kota Nabire, Provinsi Papua Selatan dengan Ibu Kota Merauke, dan Provinsi Papua Pegunungan dengan Ibu Kota Jaya Wijaya.


Penulis : Amanah Sasi Yuliyana & Amatulloh Nur Bhaethy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *