Selamat hari Minggu, saudara se-Tanah Air! Welcome back to Weekly Report #32~

Apa kabarnya, guys? Ngerasa gak sih guys, minggu ini gak cuma hujan yang deres, tetapi tugas juga… Walaupun begitu, kita semua harus tetap semangat, yaa! Kalau kalian butuh bantuan, butuh teman cerita jangan lupa reach out ke orang-orang terdekat kalian. Nah, untuk menemani waktu istirahat kalian, Dhipa sudah menyiapkan tiga berita ter-fresh dari minggu ini. Yuk, kita baca bareng-bareng 🙂

Ketika Ras Terkuat di Bumi Berkumpul…

(Sumber : unsoed.ac.id)

Obotenai koto mo takusan attadarou daremo kare mo shiruetto~ Dhipa tau gak nih ini lagu apa?

Wihh, itu OST-nya Naruto ya? Dhipa juga suka banget loh sama lagunya! 

Nah, kamu kemarin ke Festival Jepang Unsoed gak, Dhip? Katanya suka Jejepangan?

Pasti dong! Festival Jepang Unsoed yang akrab disebut FJU itu, kan? Dhipa mah hafal 😀

Certain festivalnya dong, Dhip!  

Jadi, pada hari Minggu (16/10) kemarin, telah diselenggarakan Festival Jepang Unsoed atau FJU oleh Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang Unsoed (Hijasu) Fakultas Ilmu Budaya (FIB). For your information, FJU ini adalah acara tahunan yang tidak absen dilaksanakan dari tahun ke tahun. Tema yang diambil untuk FJU kali ini adalah “Kako kara no dengon” yang berarti pesan dari masa lalu. Nah, dalam pelaksanaannya, FJU tahun ini bertempat di area kampus Fakultas Ilmu Budaya (FIB). 

Eh, terus, aku dengar-dengar antreannya juga ramai di sepanjang jalan di depan kampus FIB ya? Memang acaranya ada apa aja, sih, Dhip?

Iya, betul banget! Akibat dari antusiasme para audience, acara tersebut pun dihadiri oleh lebih dari 3500 pengunjung. 

Rangkaian acara FJU sendiri berlangsung dari pukul 08.00 – 22.30 WIB. Acaranya meliputi Tari Tradisional Trio Srinthil, Kenthongan Satria Baskara, Odori Kurabu, One&One Dance, Lomba karaoke Jepang, Costreet Competition, Adlips, Cosplay Competition, Wotagei, Mochiramen, Noyushimi Band, dan DJ Scififall. Selain itu, FJU juga menghadirkan guest star di puncak acaranya, yaitu SRT48 dan Meutia Amanda. 

Untuk menemani keseruan para pengunjung, berbagai stand makanan Jepang dan Korea juga hadir memenuhi kebutuhan jika perut keroncongan. Tak hanya itu, stand yang menjual all about Jejepangan juga ada lohh!

Dhip, aku penasaran deh sama yang cosplay, itu tuh ramai banget tau gak sih di Instagram-ku!

Gimana kalau kita dengar pengalaman kakak-kakak yang nge-cosplay langsung? Teman Dhipa kebetulan kemarin ada yang cosplay jadi salah satu karakter serial anime Demon Slayer, yaitu Kak Asha!

Kak Asha adalah mahasiswa Sastra Inggris 2020 FIB Unsoed yang kemarin turut berpartisipasi dalam acara FJU dengan ber-cosplay sebagai karakter Shinobu Kochou dari Demon Slayer. Fun fact, FJU ini merupakan event Jejepangan pertama sekaligus kesempatan perdana beliau ber-cosplay.

(Sumber : Asha)

“Awalnya gak expect apa-apa dan cosplay-nya gak niat juga. Emang pure untuk seru-seruan because Shinobu is my favorite character. Eh, ternyata, I got a lot of positive comments, enthusiasm, and appreciation from other people and I really loved that,” ungkap Kak Asha.

Sebagai partisipan acara, Kak Asha turut menambahkan bahwa FJU merupakan acara yang perlu diapresiasi kesuksesannya.

Effort-nya benar-benar membuahkan hasil yang memuaskan. Jadi, gak nyesel deh datang ke FJU. Niatnya sih pingin datang dan ikutan cosplay di FJU berikutnya hehe,” pungkas Kak Asha di akhir wawancara.

Buat teman-teman fans Jejepangan yang belum bisa hadir di FJU kemarin, semoga di FJU berikutnya kita bisa turut merasakan kemeriahannya ya!


Kasus Gagal Ginjal Penyebab Kematian Anak Meningkat, BPOM Ungkap Lima Obat Mengandung Etilen Glikol

(Sumber : CNN Indonesia)

Waduh ada apa ini, Dhip??

Jadi gini, dalam jangka waktu dua bulan terakhir, telah terjadi peningkatan jumlah kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak usia 6 bulan-18 tahun. Menurut laporan, sebanyak 189 kasus telah di laporkan yang didominasi oleh usia 1-5 tahun, per tanggal 18 Oktober 2022.

HAAA, SEREM BGTT TUHHH 😱, penyebabnya karena apa sihh??

Dengan adanya kasus ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan pengujian mulai awal September dengan pemeriksaan virus, bakteri dan parasit pada bayi yang mengalami gangguan ginjal. Akan tetapi, tidak terbukti sepenuhnya. Namun, kita merujuk pada pernyataan World Health Organization (WHO) tanggal 5 Oktober 2022, bahwa hal tersebut disebabkan oleh senyawa kimia. Sebagian besar obat-obatan yang diuji mengandung senyawa berbahaya etilen glikol (EG), dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol butil ether (EGBE). Senyawa-senyawa kimia ini biasanya digunakan untuk pelarut cat dan pendingin radiator kendaraan.

OMG!! Bahaya bangett pasti tuhh, lalu tindakan pemerintah dalam hal ini apa, Dhip??

Sejauh ini, Kemenkes telah merilis daftar 102 obat yang diduga mengandung senyawa penyebab kasus gangguan ginjal pada anak. Dengan ini, pihak dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan merasa kecolongan atas adanya peristiwa ini.

“Kejadian ini merupakan pembelajaran bagi kami” tutur Pejabat BPOM Elin Herlina. 

Dari hasil sampling dan pengujian terhadap 39 bets dari 26 sirup obat sampai dengan 19 Oktober 2022, BPOM lalu memerintahkan untuk menarik dan memusnahkan lima sirup obat yang memiliki kandungan EG melebihi ambang batas aman, yaitu Termorex Sirup (obat demam), Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Demam Sirup (obat demam), Unibebi Demam Drops (obat demam).


Musim Tak Menentu Sebagai Penyebab Berbagai Penyakit, Berikut 5 Tips untuk Hindari Penyakit di Musim yang Tidak Bersahabat!

(Sumber : google.com)

Aduhhh dari kemaren cuaca gak jelas banget yaa, kadang hujan kadang panas, hidung meler kepala pusing ga karuan 😔

Kondisi cuaca akhir-akhir ini memang lagi tidak menentu banget. Kondisi cuaca seperti ini juga identik dengan munculnya berbagai penyakit lohh. Apalagi di kondisinya yang tidak menentu, siang yang panas banget, terus sore tiba-tiba hujan deras. Hal seperti ini tuh buat imun di dalam tubuh kita juga melemah.

Terus, gimana dong cara mengatasinya??

Tentunya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghindari penyakit-penyakit yang disebabkan oleh lemahnya imun. Dhipa punya beberapa tips nih buat Sobat Gensoed supaya tetap bisa menjaga kesehatan di musim yang sedang labil ini. Disimak baik-baik, yaa!

  1. Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup dengan pola tidur yang teratur dapat meningkatkan regenerasi sel di dalam tubuh. Selain itu, istirahat cukup juga dapat meningkatkan daya imunitas dalam tubuh.

2. Olahraga yang teratur

Lakukan olahraga rutin setiap harinya untuk menjaga imunitas tubuh. Olahraga yang rutin dapat melancarkan sirkulasi dalam tubuh sehingga peredaran sel-sel imunitas tubuh dapat tersebar keseluruh tubuh.

3. Makan makanan yang bernutrisi tinggi

Konsumsi makanan yang bernutrisi tinggi dimulai dari sarapan, makan siang, dan makan malam. Pilih menu makanan yang bernutrisi seimbang. Berikan prioritas pada makanan yang mengandung protein dan vitamin karena baik untuk imunitas tubuh.

4. Perbanyak minum air putih

Kemenkes merekomendasikan untuk minum air putih sebanyak 2 liter per hari agar terhindar dari dehidrasi. Konsumsi air putih yang cukup dapat menghindarkan kita dari dehidrasi. Kondisi cairan yang cukup dalam tubuh juga memiliki peran yang penting dalam metabolisme tubuh.

5. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar

Menjaga kebersihan lingkungan tentunya sangat penting agar terhindar dari berbagai macam bakteri dan virus penyebab penyakit. Lingkungan yang tidak higienis ditambah dengan kondisi cuaca yang tidak menentu merupakan kondisi yang tepat bagi bakteri dan virus untuk berkembang biak.

Teman-teman readers jangan lupa ya untuk senantiasa menjaga kesehatan, karena kekayaan yang paling utama adalah kesehatan 🙂


Penulis : Shadine Azalia Viranda & Shakila Jasmine

2 thoughts on “Weekly Report #32”

Tinggalkan Balasan ke Edwardnum Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *