Halo sobat Weekly Report!

Bagaimana nih h-3 libur lebaran, sudah persiapan mudik belum? Mimin doakan yang tidak mudik yang warlok-warlok aja. Oke, seperti biasa Mimin membawa kabar mingguan terupdate. Let’s check it out!

Yuk Ketahui Titik Rawan Macet saat Mudik di Banyumas

(Sumber:kompas.com)

Tinggal menghitung hari, umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri setelah sebulan melaksanakan ibadah puasa. Maka dari itu, kaum rantau sedang mempersiapkan diri untuk mudik agar bisa lebaran bersama keluarga. Mulai dari berburu tiket kereta, bus, hingga pesawat.

Berdasarkan kompas.com, terdapat beberapa titik macet di Banyumas dikarenakan mudik lebaran. Kasat Lantas Polresta Banyumas Kompol Bobby A Rachman memaparkan bahwa ada 4 titik yaitu simpang Patikraja, simpang Kaliori, dan simpang Kamrajen. Beliau juga menjelaskan daerah Ajibarang merupakan episentrum kemacetan dikarenakan terdapat titik perpecahan antara kendaraan dari arah Jakarta yang menuju jalur selatan dan jalur tengah pada saat mudik.

Sedangkan untuk simpang Patikraja merupakan jalur utama penghubung Purwokerto-Cilacap dan simpang Kaliori jalur utama penghubung Purwokerto-Yogyakarta. Adapun di Pasar Wijahan yang terletak di jalur utama selatan rawan macet karena terdapat simpang alternatif menuju Purwoketo.

Untuk antisipasi kemacetan, dari Kasat Lantas Polresta Banyumas siapkan berikade di titik tersebut untuk meminimalisasi crossing.

Nice inpo banget nih untuk anak rantau di Banyumas yang berencana mudik menggunakan kendaraan sendiri, sehingga sebelumnya bisa waspada atau yang mengendarai motor bisa nyari-nyari dulu nih jalan tikus.

Untuk yang mau mudik Mimin ada pesan stay safe, stay health, stay with me. Bercanda bestie.


Mahasiswa Unsoed Mengukir Prestasi Tingkat Universitas

(sumber:unsoed.ac.id)

Pada Rabu, 12 April 2023 telah dilaksanakan kegiatan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat universitas yang bertempat di Rektorat Unsoed. Pilmapres tersebut diikuti oleh 15 mahasiswa berprestasi dari berbagai fakultas. Berdasarkan penilaian dan verifikasi oleh dewan juri, ditetapkan mahasiswa berprestasi tingkat universitas pada Program Sarjana, dan Diploma.

Siapa saja sih Min yang jadi juaranya?

Menurut unsoad.ac.id, pada Program Sarjana sebagai juara 1 yaitu  I Putu Arya Aditia Utama mahasiswa dari Hubungan Internasional. Sedangkan sebagai juara 2 dan 3 yaitu Ecxel Arya Pratama mahasiswa dari Hukum Internasional, dan Egi Bachtiar mahasiswa dari Ekonomi Pembangunan.

Untuk Program Diploma sebagai juara 1 diraih oleh Angelika Azharani Hermanto mahasiswa dari Bahasa Inggris. Sedangkan juara ke 2 dan 3 program Diploma yaitu Sandi Saptaji mahasiswa dari Budidaya Perikanan, dan Nada Arista Nur Syahidah mahasiswa dari Agribisnis.

Wah, Mimin ucapkan selamat untuk para mahasiswa berprestasi. Semoga bisa mempertahankan prestasinya dan semoga Mimin bisa menyusul. Aamiin paling serius.


Sinar UV Membakar Indonesia, Warga Diimbau Memakai Sunscreen 

(sumber:CNNIndonesia)

Halo sobat Gensoed, ngerasa gak sih kalau akhir-akhir ini lagi panas banget cuacanya?

Nah, ternyata cuaca panas kemarin ada alasannya lho….

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya peringatan mengenai tingkat paparan sinar ultraviolet (Sinar UV) yang sangat tinggi di sebagian wilayah Indonesia pada pekan ini, termasuk pada Sabtu, 15 April 2023. Meskipun matahari pada dasarnya penting untuk kesehatan, BMKG mengingatkan bahwa paparan sinar matahari yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan manusia. Badan Meteorologi Dunia (World Meteorological Organisation/WMO) menegaskan bahwa kekurangan sinar matahari dapat memengaruhi suasana hati dan menimbulkan kekurangan vitamin D.

Menurut situs resmi BMKG, tingkat bahaya sinar UV yang tinggi (ditandai dengan warna oranye) terjadi pada pukul 10.00 WIB di sebagian wilayah Indonesia Barat. Sementara itu, sebagian wilayah Indonesia Tengah mulai terkena tingkat bahaya yang sangat tinggi (ditandai dengan warna merah) atau bahkan tingkat bahaya yang sangat ekstrem (ditandai dengan warna ungu). Pada tingkat bahaya merah, paparan sinar matahari tanpa perlindungan dapat merusak kulit dan mata secara cepat. Pada tingkat bahaya ungu, paparan sinar matahari tanpa perlindungan dapat membahayakan kesehatan secara ekstrem.

Warna merah dan ungu terjadi di seluruh wilayah Indonesia hampir secara merata pada pukul 11.00 WIB, dan diperkirakan situasi ini akan terjadi hingga pukul 12.00 WIB. Namun, kondisi sinar UV masih membawa risiko bahaya tinggi dan sedang hingga pukul 16.00 WIB. Oleh karena itu, BMKG menyarankan agar masyarakat menggunakan tabir surya atau sunscreen dengan minimal SPF 30 untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV.

Nah, Sobat Gensoed  udah pakai sunscreen belum nih…..


Penulis: Magdalena Rohmannawati & Namira Aina Salsabila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *