Halo, Sobat Gensoed!

Aduh … akhir-akhir ini cuaca panas banget ya, Sob! Rasanya mau rebahan saja seharian. Akan tetapi, Mimin percaya Sobat tidak akan lemah jika hanya disengat teriknya matahari karena di Indonesia ada yang lebih lemah. Nah, Weekly Report kali ini membawa berita-berita yang tidak kalah panas dengan cuaca hari ini. Tanpa basa-basi lagi, langsung simak saja, yuk!


Prabowo Hadir Langsung di Sidang Paripurna DPR, Paparkan Arah Ekonomi Indonesia 2027

(Sumber: jakartanews.id)

Presiden Prabowo Subianto hadir langsung dalam Sidang Paripurna ke-19 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 pada hari Rabu (20/05) di Gedung Nusantara, Jakarta. Agenda utama rapat ini adalah penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) sebagai bahan pembicaraan pendahuluan dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapata dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027.

Apa yang spesial dari kehadiran Prabowo kali ini, Min?

Selama ini, penyampaian dokumen KEM-PPKF selalu dilakukan oleh Menteri Keuangan sebagai wakil pemerintah, bukan oleh kepala negara secara langsung. Prabowo menjadi presiden pertama yang menyampaikan kerangka ekonomi makro secara langsung di hadapan parlemen. 

Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa Presiden ingin memanfaatkan momen tersebut untuk menyatukan pandangan sebagai satu bangsa dalam menjaga perekonomian nasional.

Lalu, apa saja yang disampaikan oleh Prabowo?

Dalam pidatonya yang berlangsung sekitar 45 menit, Presiden Prabowo menyoroti sejumlah isu krusial. Ia mengingatkan bahwa ekonomi Indonesia seharusnya berjalan sesuai Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang mengutamakan kekeluargaan, bukan menguntungkan segelintir orang kaya saja. Ia juga menyebut APBN bukan sekadar dokumen keuangan, melainkan alat untuk melindungi dan menyejahterakan rakyat. 

Soal kecurangan ekspor, Prabowo mengungkap bahwa selama 34 tahun banyak pengusaha melaporkan nilai ekspor di bawah harga sebenarnya (under invoicing), yang ia klaim merugikan negara hingga US$908 miliar dan inilah salah satu alasan gaji hakim, penegak hukum, hingga pegawai negeri selama ini kecil. Menariknya, Prabowo sempat salah menyebut “guru” ketika ingin menyebutkan soal kenaikan gaji hakim sebesar 300%, sebelum akhirnya langsung meralat kalimatnya.

Prabowo juga menyindir oknum aparat berseragam yang selama ini melindungi pelanggar hukum, kemudian mempersilakan rakyat merekam dan melaporkan perilaku aparat nakal langsung kepadanya. Ia juga mengumumkan rencana menggunakan teknologi radar dan satelit untuk melacak aset koruptor yang disembunyikan, memerintahkan para birokrat untuk tidak bertindak di luar arahan, hingga menyampaikan mimpinya agar Indonesia suatu hari bisa memproduksi mobil, motor, atau ponsel sendiri lewat dukungan pembiayaan Danantara.

Wow, banyak juga poin yang dibahas oleh presiden! Akan tetapi, kenapa, sih, beliau merasa perlu untuk hadir langsung di sidang ini?

Kondisi ekonomi global yang bergejolak termasuk konflik di kawasan Timur Tengah memberi dampak nyata pada perekonomian dalam negeri. Di tengah tekanan itu, nilai tukar rupiah pada 19 Mei 2026 ditutup di level Rp17.706 per dolar AS, melampaui tekanan yang pernah terjadi pada masa krisis 1998. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun tercatat turun 3,2 persen ke level 6.396.

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, menilai langkah ini menunjukkan betapa seriusnya situasi yang dihadapi pemerintah. “Kalau Prabowo yang langsung datang pidato, padahal baru kerangka ekonomi makro, ini menunjukkan sudah segenting itu situasinya,” ujarnya.

Semoga perekonomian Indonesia bisa segera membaik dan rakyat bisa memiliki kehidupan yang lebih dari kata layak, ya, Sob.


Aliansi Mahasiswa Banyumas Raya Gelar Seruan Aksi Peringati Gagalnya 28 Tahun Reformasi

(Sumber: radarbanyumas.disway.id)

Dalam momentum peringatan 28 tahun Reformasi, Aliansi Mahasiswa Banyumas Raya menggelar aksi mimbar bebas untuk menyoroti berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai belum tuntas. Aksi ini dilaksanakan pada Kamis sore (21/05) di tiga titik aksi, yaitu Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas, Komando Distrik Militer (Kodim) Banyumas, dan seberang Rita Super Mall Purwokerto. 

Apa yang menjadi tuntutan utama dari aksi ini, Min?

Seruan aksi ini dilakukan sebagai bentuk refleksi atas perjalanan reformasi yang dinilai belum selesai hingga saat ini bahkan aparat dirasa semakin jauh dari semangat demokrasi, Sob. Selain itu, masih banyak tindakan represif dan pembungkaman terhadap masyarakat sipil yang terjadi hingga sekarang. Sorotan lain juga tertuju pada tuntutan pengesahan revisi Rancangan Undang-Undang tentang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) dan persoalan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masuk ke lingkungan kampus. Maka dari itu, aksi ini menjadi simbol menyuarakan kritik terhadap aparat dan pemerintah atas berbagai problema yang terjadi.

Lalu, pemerintah sebaiknya fokus ke sektor mana, sih?

Pada aksi mimbar bebas tersebut, mahasiswa menilai kebijakan yang lahir saat ini belum menjadikan masyarakat sebagai tolak ukur utama. Pemerintah diharapkan lebih memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan dibanding program-program yang dinilai belum tepat sasaran.


Perluas Peluang Sertifikasi Global: UPA Bahasa Unsoed Resmi Jadi TOEIC Test Center

(Sumber: unsoed.ac.id)

Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa Unsoed resmi menjadi Test of English for International Communication (TOEIC) Test Center di wilayah Purwokerto dan Banyumas. Pencapaian ini ditandai dengan suksesnya pelaksanaan tes TOEIC perdana pada 7 April 2026 lalu, hasil kerja sama antara UPA Bahasa Unsoed dan International Test Center (ITC) Jakarta.

Memangnya TOEIC itu apa, sih, Min?

TOEIC adalah sertifikasi bahasa Inggris bertaraf internasional yang fokus mengukur kemampuan komunikasi dalam dunia kerja dan profesional. Sertifikat ini dibutuhkan untuk banyak keperluan mulai dari seleksi magang internasional, melamar kerja di perusahaan nasional maupun multinasional, hingga persiapan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terjun ke dunia industri. Singkatnya, punya sertifikat TOEIC itu nilai plus yang nyata di Curriculum Vitae (CV) kamu, Sob!

Lalu, kenapa kehadiran TOEIC Test Center di Unsoed ini penting banget

Sebelumnya, warga Purwokerto dan sekitarnya yang ingin mengikuti tes TOEIC harus rela pergi jauh ke kota lain seperti Semarang, Solo, atau Yogyakarta. Dengan hadirnya pusat tes resmi di Unsoed, semua kerepotan itu kini bisa dipangkas. Kepala UPA Bahasa Unsoed, Rizki Februansyah, S.S., M.A., menyebut langkah ini sebagai upaya strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap sertifikasi bahasa Inggris internasional tanpa harus jauh-jauh keluar kota.

Wah, memang siapa saja yang bisa ikut tesnya?

Tes TOEIC di Unsoed terbuka untuk semua kalangan, lho! Saat pelaksanaan perdana berlangsung, peserta yang hadir sangat beragam mulai dari mahasiswa, lulusan baru, guru, hingga peserta umum yang memerlukan sertifikasi, baik untuk keperluan akademik maupun pengembangan karier. 

Nah, setelah tes perdananya pada April lalu, pendaftaran Tes TOEIC periode kedua yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Mei telah dibuka. Pada periode ini, tersedia pula sesi pengenalan TOEIC secara gratis bagi pendaftar guna membantu peserta memahami format soal dan strategi menghadapi tes dengan lebih baik.

Semoga dengan adanya fasilitas ini, semakin banyak Sobat yang terpacu untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan membuka peluang lebih luas di dunia kerja maupun internasional, ya!


Penulis: Azizah Fatma Haifa Chairunnisa & Maya Widya Hapsari