Halo, Sobat Gensoed! Bagaimana kabarnya di bulan Mei ini? Jangan lupa tetap jaga kesehatan ya, Sobat! Mimin kembali lagi bersama Nulispedia, nih. Tentunya kali ini Nulispedia juga membawakan bacaan yang bermanfaat dan menarik untuk menemani waktu luang Sobat semua.
Medkraf BEM Unsoed secara eksklusif menyajikan Nulispedia sebagai ajang berbagi kepada Sobat Gensoed semua tentang bahasa Indonesia dan tata bahasanya. Sudah siap belajar bersama? Yuk, kita simak pembahasannya~
Hayo, siapa yang belum tahu mengenai si titik tiga ini? Titik tiga atau elipsis adalah salah satu tanda baca yang sering kali salah dalam penggunaannya. Kira-kira penggunaan elipsis dalam kehidupan sehari-hari seperti apa, ya?
Elipsis itu apa sih, Min? Kok aku enggak pernah tahu apa itu elipsis?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), elipsis adalah tanda berupa tiga titik yang diapit spasi (…), menggambarkan kalimat yang terputus-putus atau menunjukkan bahwa dalam suatu petikan ada bagian yang dihilangkan. Nah, jadi elipsis itu adalah sebutan untuk tanda baca titik tiga (…) ya, Sobat!
Menurut Ejaan Yang Disempurnakan V (EYD V), elipsis memiliki beberapa penggunaan dalam kepenulisan, yaitu:
- Tanda elipsis digunakan untuk menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau kutipan ada bagian yang dihilangkan atau tidak disebutkan, contoh:
- Hal tersebut ditolak … tidak sesuai dengan peraturan.
- … adalah bahasa yang digunakan oleh Negara Jerman.
- Tanda elipsis digunakan untuk menulis ujaran yang tidak selesai dalam dialog, contoh:
- “Kemarin, Mentari bilang … dan aku setuju.”
- “ … yang disepakati secara bersama-sama.”
- Tanda elipsis digunakan untuk menandai jeda panjang dalam tuturan yang dituliskan, contoh:
- Kamera … siap!
- Maju … jalan!
Lalu, kenapa penulisan elipsis sering salah, Min?
Penulisan elipsis juga memiliki beberapa ketentuan yang sering kali dilupakan, Sobat. Maka dari itu, penggunaan elipsis dalam kehidupan sehari-hari kurang tepat. Yuk, simak baik-baik ketentuannya, ya!
- Penulisan elipsis tidak boleh lebih dari tiga titik
“Dia ….. bukan ….. adikku!” ❌
“Dia … bukan … adikku!” ✅
- Penulisan elipsis menggunakan spasi di awal dan akhir kalimat
“Aku sangat sedih dan…tertawa melihatku.” ❌
“Aku sangat sedih dan … tertawa melihatku.” ✅
“…Satu hal yang harus kamu tahu.”❌
“… Satu hal yang harus kamu tahu.” ✅
3. Penulisan elipsis di akhir kalimat menggunakan tanda baca
“Kami adalah teman sejati …” ❌
“Kami adalah teman sejati ….” ✅
Titik di akhir berfungsi sebagai titik untuk mengakhiri kalimat sehingga tetap sesuai dengan ketentuan penulisan elipsis nomor satu ya, Sobat! Contoh lainnya:
“Aku dan dia tidak tahu mengenai itu …!.” ❌
“Aku dan dia tidak tahu mengenai itu …!” ✅
Jika di akhir kalimat sudah menggunakan tanda baca selain titik, tidak perlu ditambahkan titik lagi ya, Sobat.
Nah, sekarang Sobat sudah tahu mengenai elipsis, kan? Jangan sampai salah lagi, lho. Sampai jumpa di Nulispedia selanjutnya!