Category: BETTER : BEM Newsletter

BETTER #239 : Pemanfaatan Tongkol Jagung Menjadi Sendok dan Garpu oleh Mahasiswa Unsoed

Posted: 1 September 2021
Comments: 0


(Sumber : unsoed.ac.id)




Wih, menarik banget ini, kreatif-kreatif banget dah anak Unsoed!





Jelas dong, Lur! Jadi, tim mahasiswa Unsoed yang beranggotakan Fitri Nur Haerunnisa (Agroteknologi 2019), Isna Aulia Syahdiar (TEP 2019), Toibah (TEP 2019), Annisa Islamiati (Agroteknologi 2019), dan Salma Alif Nabilah (TEP 2020) memanfaatkan tongkol jagung menjadi sendok dan garpu. Produk ini diciptakan tidak lain karena tingkat pencemaran lingkungan, terutama sampah plastik. Makin bertambahnya penggunaan sendok-garpu sekali pakai, menambah jumlah sampah plastik di daerah Banyumas. Hal ini didukung oleh kondisi pandemi Covid-19 yang mengharuskan konsumen tidak menggunakan peralatan makan secara berulang.





Waw keren betul, tapi kenapa sih tongkol jagung?





Jadi gini, Lur, Kabupaten Banyumas termasuk dalam daerah dengan komoditas jagung tertinggi ketiga dibandingkan dengan komoditas karbohidrat yang lain. Ketersediaan limbah tongkol jagung berlimpah tanpa adanya alternatif pemanfaatan oleh masyarakat sekitar, mendorong mahasiswi dari Fakultas Pertanian Unsoed untuk menciptakan solusi yang dapat meningkatkan nilai tambah limbah tongkol jagung dan meminimalisir pembuangan limbah secara percuma.





Fitri Nur Haerunnisa selaku ketua Tim PKM mengatakan bahwa produk ini memiliki tingkat kreativitas yang cukup tinggi karena sendok dan garpu ini berbeda dari yang lain. Produk ini diracik dengan memadukan berbagai formulasi-formulasi yang sudah pernah tim lakukan observasi. Produk ini dibuat dari limbah tongkol jagung yang digiling menjadi tepung, lalu disangrai untuk membunuh bakteri, selanjutnya dicampur dengan bahan-bahan lain yang aman dikonsumsi.





Oh begitu, terus keunggulan dari produk sendok-garpu ini apa, ya, Lur?





Untuk keunggulan Sepunsoed ( Sendok Garpu Biodegradable dari Unsoed ), nama dari produk karya tim PKM Unsoed ini yaitu ramah lingkungan, dapat langsung dipakai, tidak perlu dicuci, mudah, dan praktis. Produk ini didukung dari pendanaan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEK DIKTI) Republik Indonesia pada tahun 2021 bidang kewirausahaan.





Wah boleh juga tuh, kalo mau beli dimana yak?





Saat ini, Sepunsoed telah dipasarkan secara masif melalui berbagai macam e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia dan dipasarkan juga melalui sosial media seperti Instagram dan WhatsApp. Sepunsoed diharapkan dapat mengurangi banyaknya sampah plastik, khususnya sampah dari sendok dan garpu sekali pakai, meningkatkan nilai tambah limbah tongkol jagung, dan membuka peluang usaha baru.





Mau ah beli, makasih ya, Lur! informasinya, langsung cuss





Gas, Lur! untuk produk sepunsoed sendiri mendapat respon positif dari para konsumen dan sudah tercatat 300 pcs lebih terjual sejak launching pada bulan Agustus lalu. dan untuk upaya keberlanjutan usaha, tim PKM berencana mendapatkan izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) agar produk dapat bersaing dengan produk pabrikan, keamanan, dan mutu produk terjamin.










Penulis : Muhammad Fakhri Hamasah


Tags: ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.