Tik tok tik tok tik tok………….. time to Weekly Report!!!

Kali ini Dipha kembali dengan informasi-informasi yang menarik loh! So, baca Weekly Report edisi #20 sampai tuntas yaa

UPT Perpustakaan Unsoed Adakan Seminar Personal Branding, Ayo Cari Tahu Informasi Selengkapnya!

Apa itu Seminar Personal Branding?

Fyi, Seminar Personal Branding merupakan proses membentuk citra diri yang menghasilkan persepsi positif. Nah lebih jelasnya, personal branding itu bagaimana setiap dari kita mampu menampilkan diri secara tepat, proporsional, serta menghadirkan kenyamaan di mata stakeholder.

Mengapa UPT Perpustakaan Unsoed mengadakan seminar ini?

Kalau menurut Kepala UPT Perpustakaan Unsoed Djoko Prasetyo S.Sos.,MIP, Seminar Personal Branding dilaksanakan untuk memupuk rasa percaya diri diantara para tenaga fungsional khusus, terutama di lingkungan Unsoed.

Terus siapa saja yang mengikuti seminar, Diph?

Oke Dipha spill peserta seminarnya ya! Kegiatan ini tidak hanya diikuti peserta dari Unsoed saja loh, tetapi diikuti juga oleh Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Sekolah Pelayaran dari Semarang.

Anything else?

Narasumber dari Seminar Personal Branding yaitu Amirul Ulum S.Sos.,M.IP (Universitas Surabaya) dan Hermawan Prasojo SH.,MH (Universitas Jenderal Soedirman). Narasumber membahas bahwa Branding dibangun melalui dua hal, meliputi persepsi dan juga user experience atau pengalaman berinteraksi. Persepsi dibangun melalui media, sedangkan user experience dibangun melalui layanan yang baik dan memuaskan.


Keren! Pengabdian Tim FMIPA Unsoed Realisasikan Teknologi Sederhana Pompa Air dengan Penggerak Kincir.

(Sumber: Unsoed.ac.id)

Wah keren, spill siapa aja Dhip yang terlibat?

Jadi, dedikasi pengabdian ini dilakukan oleh tim Dosen dari jurusan Fisika FMIPA Unsoed, yang melibatkan Jamrud Aminuddin, Ph.D, Dr. Eng Mukhtar Effendi, Drs. Sunardi, M.Si., Sugito, M.Si, Aris Haryadi, M.Si., dan Wihantoro, M.Sc.

spill lokasi pengabdiannya juga dong!  

So, pengabdian ini dilakukan di Desa Plana, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kasih tau lebih jauh soal teknologi sederhananya, Dhip!

Oke, jadi Tim Dosen FMIPA Unsoed dalam pengabdiannya berusaha memberikan solusi untuk mengganti tenaga penggerak pompa air dari mesin ke kincir air. Komponen yang digunakan yaitu pelampung, kincir, roda penggerak, piringan dan sistem hidram. Pompa ini bekerja dengan sistem pompa hidram dengan piston digerakkan oleh kincir yang di dorong oleh aliran sungai, walaupun debit air yang dihasilkan lebih sedikit tetapi alat ini dapat bekerja terus-menerus tanpa biaya tambahan.

Oke, emang sebelum ada temuan Tim FMIPA Unsoed, kondisinya seperti apa Dhip?

Jadi, berdasarkan hasil pengamatan Tim terhadap sebuah kelompok usaha kecil di bidang peternakan ikan air tawar yang memanfaatkan aliran Sungai Serayu sebagai sumber air untuk kolam ikan. Posisi kolam yang yang berada kurang lebih lima meter lebih tinggi dari aliran sungai membuat proses pengangkatan air harus menggunakan pompa. Lantaran jarak kolam ikan dan aliran listrik yang jauh, pompa air hanya dapat digerakkan menggunakan tenaga mesin, sehingga memberikan dampak bertambahnya biaya operasional.


Terbaru! Pemerintah Mulai Gelar Vaksinasi Keempat

(Sumber: Pexels)

Wah kebijakan baru nih, spill Dhip!

Jadi, Kemenkes (Kementerian Kesehatan) menerbitkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/3615/2022 pada Kamis (28/7/2022) lalu, mengenai arahan untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau booster kedua pada tenaga kesehatan terlebih dahulu.

Alasan pemerintah mulai memberlakukan vaksinasi keempat itu apa, Dhip?

Jadi, melihat perkembangan vaksinasi booster pertama yang meningkat dalam satu bulan terakhir, kemenkes mulai merencanakan pemberian dosis keempat dengan sasaran pihak pertama tenaga kesehatan sebagai populasi berisiko serta mempertimbangkan imunitas vaksinasi yang mulai menurun, dalam kurun waktu 6 bulan pasca disuntikkan.

Izin vaksinasinya udah ada belum Dhip?

So, tentunya izin pemberian vaksinasi keempat ini udah dikeluarkan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan telah mendapat persetujuan penggunaan dari BPOM dengan memperhatikan ketersediaan vaksin.

Terus, kapan masyarakat umum dapat menerima vaksin dosis keempat Dhip?

Jadi, untuk masyarakat umum masih menunggu regulasi resminya karena penyebaran vaksin dosis keempat yang bertahap sesuai dengan skala prioritas mulai dari yang berisiko tinggi.  


Penulis: Fathimah Afra Salsabila dan Annisa Nurul Hakim

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *