Holla September!

Gak terasa jarak kita dengan akhir tahun 2022 hanya terpaut tiga bulan ya, Lur… Tapi, daripada kita overthinking tentang hal itu, lebih baik kita menghabiskan weekend yang singkat ini dengan membaca Weekly Report edisi #25! Siapkan secangkir teh atau kopi, camilan pilihan, dan tempat duduk yang menghadap langsung ke arah matahari terbenam. Niscaya teman-teman Gensoed bisa menikmati edisi Weekly Report minggu ini dengan sepenuhnya, selamat membaca~

Pertandingan Tenis Meja Rektor Cup 2022: Ternyata Bapak Rektor Kita Mahir Main Tenis Meja lohh, Gensoed!

(Sumber: unsoed.ac.id)

Wih, beneran tuh, Dhip? Rektor Unsoed Main Tenis Meja? Ini sih acara apa?

Iya, betul! So, pada tanggal 27 – 28 Agustus 2022 kemarin, Unsoed telah mengadakan Rektor Unsoed Cup 2022 Pertandingan Antarinstansi se-Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Dies Natalis Unsoed ke-59. Dalam pelaksanaannya, Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman pun dipilih sebagai tempat berlangsungnya acara. 

Tell me more about the event, Dhip!

Ay ay, captain! FYI, acara pertandingan tenis meja ini memiliki tajuk “Dengan Dies Natalis Unsoed ke-59 dan Semangat Silaturahmi Antarinstansi Se-Kabupaten Banyumas Kita Tingkatkan Prestasi Tenis Meja”. 

Di pembukaan acara, saat memberi sambutan, Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq M.Sc., Agr. menuturkan bahwa olahraga adalah “aktivitas multidimensi”. Multidimensi dalam hal ini berarti bahwa olahraga sebagai aktivitas tidak hanya dilakukan untuk mencetak prestasi, tetapi juga untuk menerapkan sifat rekreasi dan nilai-nilai sosial-budaya yang mempererat kekeluargaan serta menguatkan rasa persaudaraan di antara orang-orang yang mengikutinya. Sehingga, spirit untuk mengokohkan silaturahmi inilah yang menjiwai pelaksanaan pertandingan tenis meja di Rektor Cup 2022. Dengan itu, Pak Rektor berharap semoga dengan adanya kegiatan ini, kekerabatan antarinstitusi senantiasa terwujud, masyarakat Unsoed terjaga kerukunannya, dan Unsoed sebagai rumah kita bersama pun selalu terjaga. 

Selain harapan-harapan baik dari dilaksanakannya acara ini, Beliau juga memberi apresiasi kepada segenap panitia Rektor Cup 2022 dalam sambutannya.

(Sumber: unsoed.ac.id)

Kalau pertandingan berarti ada pemenangnya ya? Nah, juaranya pertandingan ini siapa, Dhip?

Jadi, sedikit background story, ada tiga tim yang akan membawa pulang trofi kemenangan di pertandingan ini, nih. Sebelum Dhipa spill pemenangnya, teman-teman kasih sound effect dulu, oke?! 

*drumroll*

Juara tiga bersama dimenangkan oleh Tim Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas dan Tim Rumah Sakit (RS) Margono Soekarjo!

Juara dua dimenangkan oleh Tim Dinas Pendidikan!

Dan, juara satu dimenangkan oleh Tim Unsoed!

Mantap! Dhipa ucapkan congratulations and celebrations untuk seluruh tim yang telah berpartisipasi di acara ini~


Dicatat baik-baik yaa, Lur! Trans Banyumas Bakal Bertarif Mulai Bulan Oktober 2022

(Sumber: regional.kompas.com)

Hey Tayo, Hey Tayo, dia bus kecil ramah~

Heh! Ini tuh Bus Trans Banyumas, bukan Tayo! Kamu gak usah ngada-ngada, deh, Dhipa ora gelem kasih info kalau begitu

Ihh kan bercanda, Dhipa… Tapi kok berbayar? Jadi gak bisa keliling-keliling gratisan lagi, deh

Jangan sedih gitu, dong, Lur… Kalau sudah berbayar tarifnya juga terjangkau kok! Dhipa kasih tau nih range tarif yang akan ditetapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas, yaitu sebesar Rp3.500,00 – Rp3.900,00 untuk umum. Dan, seperti yang disampaikan oleh Kepala Dishub Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie, tentunya, untuk kita, para pelajar yang menjunjung tinggi peribahasa hemat pangkal kaya, akan mendapat tarif sekitar lima puluh persen dari biaya untuk umum.

Hehehe gak jadi sedih kalau begitu 😀 Terus, sekarang lagi proses apa nih, Dhip, dalam menentukan biaya naik Bus Trans Banyumas?

Per hari Rabu (31/8), Dishub Kabupaten Banyumas sedang melakukan koordinasi untuk mem-fix-kan biaya yang akan ditarik dalam penggunaan transportasi umum dari program transmigrasi BTS ini. Eitss bukan BTS boyband Korea, tetapi Buy The Service. 

Bagi Gensoed yang belum tahu, dilansir dari tempo.co, Buy The Service adalah program yang dicanangkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang berbentuk pembelian layanan angkutan umum oleh pemerintah kepada pemilik swasta. 

Tapi tapi, kalau berbayar, apa gak takut nanti sepi peminat…?

Eyy… Bapak Kepala Dishub aja tetap berpikiran positif kalau Bus Trans Banyumas akan selalu ramai peminat, masa kamu gak? Nih yaa, karena bahan bakar minyak atau BBM diprediksikan akan kerap naik, maka banyak orang akan tetap menjatuhkan pilihannya untuk menggunakan transportasi umum daripada kendaraan pribadi. Tak hanya itu, dalam semakin memudahkan kita untuk menggunakan Bus Trans Banyumas, akan dibangun simpul-simpul halte yang terintegrasi. Jadi, relax aja guys


(Sumber: mediaindonesia.com)

Covid-19 di Banyumas Kembali Melonjak, Ketatkan Protokol Kesehatan!

Sejak Mei hingga Juli 2022, Pemerintah Kabupaten Banyumas telah menetapkan bahwa Banyumas berada pada level satu atau level aman terkait dengan angka penyebaran Covid-19. Selama tiga bulan tersebut, rata-rata angka kematian dari pasien yang terinfeksi Covid-19 di Banyumas adalah tiga orang per bulan. Namun, di bulan Agustus kemarin, jumlahnya melonjak tiga kali lipat menjadi sembilan orang terhitung dari tanggal 1 – 28 kemarin.

Lumayan dratis juga, ya, Dhip 🙁

Sadly, yes. Jumlahnya memang terlihat meningkat mulai Juli 2022. Tecatat sebanyak 116 orang terpapar Covid-19 dan terdapat satu pasien yang meninggal dunia di bulan tersebut. Sedangkan di bulan Agustus, kasusnya meningkat sebanyak 182 orang yang terdeteksi terpapar Covid-19 dengan jumlah pasien yang meninggal yaitu sembilan orang.

Jika dilihat secara menyeluruh sepanjang 2022, hingga bulan Agustus kemarin, jumlah orang yang terpapar Covid-19 di Banyumas telah berjumlah 3.122 orang dengan jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 159 orang.

Jadi takut, nih, Dhip. Gimana, ya?

No need to worry sobat~ Kembalilah kurangi mobilitas, jauhi kerumunan, serta tetap pakai masker di luar rumah atau keramaian ya! Bupati Banyumas juga menghimbau masyarakat agar tetap menjaga kondisi diri, serta mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Nah, karena sudah dihimbau langsung oleh bupati, jadi mau tidak mau kita harus menjalankannya untuk kebaikan kita juga!

Jangan lupa pula untuk mengikuti vaksinasi yang disediakan secara gratis dari pemerintah, ya. Ajak teman, keluarga, atau orang disekitar kamu yang belum melakukan vaksinasi atau belum melakukan vaksin ketiga / booster untuk segera melakukan vaksin ya! Semangat sobat Dhipa~


Penulis: Ammatulloh Nur Bhaethy & Shadine Azalia Viranda

10 thoughts on “Weekly Report #25”
  1. Keyloggery są obecnie najpopularniejszym sposobem oprogramowania śledzącego, służą do pobierania znaków wprowadzanych z klawiatury. W tym wyszukiwane hasła wprowadzone w wyszukiwarkach, wysłane wiadomości e – Mail i treść czatu itp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *