Category: BETTER : BEM Newsletter

BETTER #143 : “Sudah Jangan ke Purwokerto~”

Posted: 13 April 2021
Comments: 0


(sumber: liputan6.com)




Salah lirik deh kayaknya ...





Haha, iya sih. Tapi beneran, Lur, mau ke Purwokerto, Jatinangor, atau kota lainnya juga jangan dulu deh, karena ada larangan mudik lebaran tahun 2021! Kowe udah tau belum? Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah.





Loh, loh, loh kenapa? Aku udah mau packing nih!





Baru juga puasa hari pertama, udah siap-siap mudik saja, mending tahan dulu. Inget, Lur, pandemi belum selesai. Mutasi baru dari Covid-19 yang penularannya lebih cepat harus diantisipasi dengan mengurangi pergerakan penduduk yang masif.





Menurut Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol. Rudy Syafirudin, jika mudik tetap dilakukan maka akan membahayakan pihak lain, baik bagi pemudik maupun orang yang dikunjunginya. Arus pergerakan masyarakat ke daerah-daerah harus dibatasi demi menekan peningkatan kasus Covid-19.





Kalau lewat “Jalur Tikus” aja gimana? ehehe





Kowe ki manusia udu tikus. Udah jangan aneh-aneh!





Tim gabungan di Banyumas, bakal melaksanakan penjagaan di wilayah perbatasan, bahkan hingga ke tingkat RT dan RW. Kapolresta Banyumas Kombes Firman Lukmanul Hakim mengatakan, tim gabungan dari unsur polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan akan berjaga di titik perbatasan. "Harapan kami tetap menjaga stabilitas Covid-19 di Banyumas, mudah-mudahan zona hijaunya bertambah," ujarnya, Selasa (13/4/2021).





Tapi, masih banyak tuh yang nerobos :(





Hei, yang salah jangan ditiru, dong! Nanti bakal ada sanksi nih, buat yang masih nggak taat aturan. Bisa ditilang atau kendaraannya ditahan sementara.





Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas juga akan menyiapkan 23 ribu tes antigen berbayar serta ruang karantina di GOR Satria Purwokerto dan tingkat desa buat yang masih nekat mudik.





Daripada kena sanksi atau harus dikarantina, lebih baik tetap #dirumahaja untuk mencegah penyebaran Covid-19, sekaligus membantu meringankan tugas para tenaga kesehatan.





Oke deh, nurut. Biar cepat selesai pandeminya dan bisa ketemu keluarga jauh tanpa harus dibayangi rasa takut!





Nah, gini baru bijak. Walaupun nggak saling tatap muka dan bersalaman secara langsung, tapi ucapan maaf serta doa masih bisa terus tersampaikan agar kita bertemu kembali dalam kondisi sehat sentosa. Nanti kita juga bisa vidcall-an ya habis tarawih ~










Penulis : Ardi Eka Pandawa


Tags: , ,

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.