Category: BETTER : BEM Newsletter

BETTER #228 : Outer Antipelecehan Seksual Karya Generasi Soedirman

Posted: 17 Agustus 2021
Comments: 0


(Sumber : detikcom)




Apa hubungannya outer sama pelecehan seksual?





Jangan salah, Lur! melalui tangan Gensoed, outer memiliki korelasi yang mendalam lho dengan kekerasan seksual.





Yap, beberapa mahasiswa Unsoed telah membuat outer antipelecehan seksual lengkap dengan alat pelindung dan barcode berisi layanan pengaduan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.





Wah, keren! Siapa aja kuwe, Lur?





Outer antipelecehan seksual dikembangkan oleh lima mahasiswa Unsoed yang dikenal dengan Outer Sahabat Wanita (OSW). Mereka terdiri dari Janiatun Fitriani, Pingkan Zahra Azizah, Lauren Vanesa, dan Annisa Nurul Hakim dari jurusan Sosiologi, serta Nur Oktafiani dari jurusan Ilmu Keperawatan.





OSW ini merupakan tim yang berhasil lolos pendanaan pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang kewirausahaan tahun 2021, di bawah bimbingan dosen jurusan Sosiologi, Dr. Dra. Mintarti, M.Si.





Btw, outer-nya itu diapain, sih? kok bisa melindungi?





Jadi, outer Sahabat Wanita dengan taglineStay Beauty, Stay Safe” tersebut dibuat dari perpaduan kain katun toyobo dengan kain tenun Sumba Toraja yang dilengkapi pocket spray berisikan air lada 15 ml sebagai alat pelindung. Cara penggunaannya yaitu dengan menekan pocket spray ke arah pelaku kejahatan. Efek semprotan yang diberikan dapat menjauhkan pelaku kejahatan dari pengguna outer ini.





Selain itu, juga terdapat barcode yang berisikan layanan pengaduan milik Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak, Lur! Hotline tersebut merupakan bentuk dukungan langsung dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai bentuk kampanye dan edukasi.





Wah, kok bisa, ya, kepikiran sampai sana?





Bisa, dong, apa sih yang Gensoed nggak bisa, hehe.





Gini, Lur, inovasi ini dilatarbelakangi permasalahan kekerasan seksual terhadap perempuan yang terus terjadi bahkan kian meningkat. Berdasarkan catatan tahunan (CATAHU) 2020 yang dipublikasikan oleh Komnas Perempuan, sepanjang tahun 2019 tercatat ada 431.471 kasus kekerasan terhadap perempuan.





Salah satu bentuk kekerasan seksual adalah pelecehan seksual (sexual harassment). Pelecehan ini dapat terjadi di mana saja, seperti jalan, sekolah, kampus, tempat kerja, hingga transportasi umum.





Para wanita yang mengalami pelecehan seksual nonverbal di wilayah publik, biasanya enggan melaporkan kepada pihak yang berwenang karena rasa takut kepada pelaku. Selain rasa takut, para korban yang enggan melaporkan juga disebabkan masih adanya penghakiman terhadap korban, merasa hal tersebut adalah aib, dan kurangnya informasi mengenai alur pengaduan.





Berangkat dari isu tersebut, mereka memiliki ide untuk membuat outer anti pelecehan.





Kreatif banget, Lur!





Namanya juga Program Kreativitas Mahasiswa, Lur, hehe. Eits, tapi mereka memang keren kok! Pastinya, kamu juga bisa! Yuk, tidak harus dengan cara yang sama, kamu juga bisa berinovasi dengan versimu sendiri!










Penulis : Silvia Sulistiara


Tags: , ,

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.