Category: BETTER : BEM Newsletter

BETTER #229 : Wapoge (Water Power Generator) Karya Mahasiswa Unsoed

Posted: 18 Agustus 2021
Comments: 0


(Sumber: unsoed.ac.id)




Wapoge apaan kuwe, Lur?





Nah, Wapoge (Water Power Generator) merupakan sebuah inovasi baru berupa alat yang dapat menghasilkan energi mekanik dan energi listrik guna meminimalisir kegagalan panen padi yang diakibatkan oleh hama. Inovasi tersebut digagas oleh tiga mahasiswa Unsoed yaitu Lilis Dwi Saputri (Teknik Pertanian 2019), Elsa Wulandari (Teknik Pertanian 2019), dan Febri Nur Azra (Teknik Pertanian 2018). Di bawah bimbingan dosen Jurusan Teknologi Pertanian, Afik Hardanto, S.TP., M.Sc., Ph.D, tim ini berhasil lolos pada pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta (PKM-KC) Tahun 2021.





Wihh mantep banget nih. Awal mulanya kepriye tuh, kok bisa kepikiran gawe inovasi Wapoge?





Sebagai negara agraris seharusnya Indonesia mampu mencukupi kebutuhan beras masyarakat, akan tetapi sampai saat ini produksi beras belum mampu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Setelah mencari tahu di berbagai sumber, banyak faktor yang menyebabkan, salah satunya adalah kegagalan panen padi yang disebabkan oleh hama. Menurut Ketua Tim PKM-KC, Lilis Dwi Saputri, hama padi ini berperan besar dalam menyebabkan kegagalan panen, sehingga harus segera dicari solusi yang efektif dan efisien.





Sebagian petani mungkin telah melakukan berbagai cara untuk mengusir hama burung, seperti dengan memasang bunyi-bunyian dan membunyikannya secara berkala serta secara manual. Bahkan ada juga petani sing harus menunggu satu hari penuh di sawah untuk mengusir hama. Akan tetapi, hal tersebut kurang efektif dan efisien karena petani yang datang secara berkala ke sawah pasti akan tetap kecolongan oleh hama burung. Sementara itu, mereka yang harus menunggu seharian nang sawah juga akan menghabiskan banyak waktu.





Sebagai mahasiswa Teknik Pertanian, Lilis dan anggota timnya ingin ikut andil dalam meningkatkan produktivitas komoditas pertanian, khususnya padi di Indonesia. Oleh karena itu, mereka menggagas sebuah solusi dan terciptalah Wapoge (Water Power Generator).





Emang itu cara kerjanya kepriye sih, Lur?





Jadi, Wapoge ini memanfaatkan aliran air saluran irigasi head rendah untuk menggerakkan turbin ulir yang gerakannya akan difungsikan untuk menggerakkan orang-orangan sawah yang dapat bekerja terus menerus selama 24 jam. Selain itu, Wapoge kiye juga menghasilkan energi listrik yang dimanfaatkan untuk menangkap hama serangga pada malam hari. Lilis dan anggota timnya menganggap bahwa alat tersebut lewih efektif dan efisien dalam pengusiran burung dan penangkapan hama serangga yang menyerang padi. Di samping itu, alat tersebut juga dapat membantu meringankan pekerjaan petani.





Terus penelitiannya butuh berapa lama, Lur?





Tim PKM-KC ini melakukan penelitian selama 2 bulan, yakni dari Bulan Juni sampai Juli untuk menghasilkan Wapoge yang dapat bekerja untuk pengusiran dan penangkapan hama. Uji coba alat ini dilakukan pada saluran irigasi aliran rendah di Desa Banteran, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Setelah dilakukan penelitian, alat ini terbukti mampu menggerakkan orang-orangan sawah dan juga mengasilkan energi listrik yang dapat digunakan untuk menangkap hama serangga. Meskipun demikian, Lilis mengakui Wapoge ini masih harus diteliti dan dikembangkan lebih lanjut lagi. Kemudian, setelah melewati berbagai uji cob, saat ini Wapoge sedang dalam proses untuk mendapatkan hak paten.










Penulis : Sevia Ayu Diniati


Tags: ,

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.