Category: BETTER : BEM Newsletter

BETTER #232 : Mahasiswa Unsoed Sulap Minyak Sayur Jadi Pengharum Ruangan

Posted: 23 Agustus 2021
Comments: 0


(Sumber: unsoed.ac.id)




Wihh keren amat kuwe, Lur, minyak sayur bisa jadi pengharum ruangan





Ya iya dong, siapa dulu pencetusnya … Generasi Soedirman! 😊





Awal mulanya gimana tuh, kok bisa kepikiran gawe produk itu?





Sebagai generasi muda Indonesia yang tentunya berperan sebagai agent of change, mahasiswa Unsoed, yaitu Lusi Isnaeni, Amelnya Kinanti Pratomo, Rafriansyah Al Ihza, dan Hanzallah Albara berinisiatif untuk mengambil langkah perubahan melalui Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PMK-K). Ketiga mahasiswa yang berasal dari program studi D-3 Perencanaan Sumberdaya Lahan tersebut memanfaatkan limbah minyak sayur menjadi produk pengharum ruangan ramah lingkungan, di mana aroma wanginya menggunakan aroma rempah-rempah sebagai salah satu langkah pemanfaatan rempah lokal di Indonesia.









Kenapa pake minyak sayur sih, Lur?





Seperti yang kita tahu, minyak goreng sisa memasak atau yang dikenal dengan minyak jelantah belum mendapat perhatian khusus dari masyarakat. Buktinya, banyak masyarakat sing cenderung menghabiskan minyak sisa dengan cara menggunakannya berulang kali atau bahkan membuangnya ke saluran air.





Hal ini tentu saja dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan karena minyak yang dipakai berulang kali dapat berpotensi menimbulkan penyakit kanker dan penyempitan pembuluh darah yang dapat memicu penyakit jantung koroner, strok, dan hipertensi.





Sedangkan, minyak yang dibuang ke saluran air atau pun pekarangan dapat menimbulkan pencemaran air dan rusaknya kesuburan tanah. Oleh karena itu, Lusi dan teman satu timnya berupaya untuk memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi produk yang memberikan nilai ekonomis.





Emang aman, Lur, kalo dibuat jadi pengharum ruangan?





Aman kok! Minyak jelantah pada dasarnya merupakan minyak goreng yang dapat dimanfaatkan untuk produk non-pangan, di mana minyak jelantah tersebut memiliki potensi pasar yang besar yakni dengan dibuat menjadi pengharum ruangan. Keberlimpahan minyak jelantah yang hampir ada di setiap rumah tangga dan juga pedagang atau industri makanan menjadi potensi sumber daya yang tinggi bagi usaha pengharum ruangan dari limbah jelantah.





Saat ini, produk pengharum ruangan dari limbah minyak sayur menjadi salah satu Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2021 yang lolos pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.





Terus produknya diperjualbelikan atau engga nih?





Yaps! Dengan kerja sama tim yang baik, mereka sukses memanfaatkan jejaring sosial dari e-commerce seperti Shopee, Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Untuk harga satuannya pun sangat terjangkau yaitu Rp. 12.000,- saja lho! Dengan harga semurah itu kalian bisa mendapatkan pengharum ruangan ramah lingkungan yang terbuat dari minyak sayur dengan aroma rempah-rempah lokal Indonesia😊





Buat kalian yang tertarik untuk membeli bisa menghubungi kontak di bawah ini ya~





Instagram : @pengharum.luhara





WhatsApp : 085975353555 (Amel)





Wihh keren banget, ya, Lur. Kita ikut bangga nih sebagai mahasiswa Unsoed





Jelas harus bangga dong! Kita harus saling support dan senantiasa memberikan apresiasi kepada sesama mahasiswa Unsoed, ya, Lur 😊










Penulis : Sevia Ayu Diniati


Tags: ,

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.