Category: BETTER : BEM Newsletter

BETTER #234 : Tim Dosen FMIPA Unsoed Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air

Posted: 25 Agustus 2021
Comments: 0


(Sumber : Unsoed.ac.id)




Wah, keren banget ini mah, coba dong ceritain …





Jadi, pada hari Selasa (24/08) Tim dari Fakultas MIPA Unsoed yang terdiri dari Jamrud Aminuddin, Ph.D, Drs. Sunardi, M.Si, dan Akmal Ferdiyan, M.Sc, melakukan riset untuk menghasilkan aliran listrik dari aliran air yang kecil yang disebut Pikohidro. Tim dibuat karena melihat potensi aliran air di Desa Babakan Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas.





Kenapa sih tim Unsoed memilih untuk membuat pikohidro tersebut?





Menurut salah satu dosen, Akmal Ferdiyan, M.Sc, salah satu alasan dibuat Pikohidro tersebut karena diketahui bahwa sistem PLTA yang dikembangkan oleh masyarakat setempat mengalami permasalahan teknis. Pada sistem PLTA yang ada tersebut, tidak bekerja secara optimal karena debit air yang dialirkan menuju pipa pesat tidak menghasilkan tekanan tinggi. Masalah lainnya yang ditemukan adalah sistem konverter energi mekanik yang akan memutar generator listrik tidak seimbang. Akibatnya daya listrik yang dihasilkan tidak stabil sehingga rentan terhadap fluktuasi tegangan. Dalam situasi tertentu, sistem pembangkit tersebut tidak beroperasi karena adanya permasalahan pada debit air dan sistem konverter energi. Konverter energi adalah konfigurasi roda yang terdiri atas kincir dan roda lainnya untuk memutar generator listrik (dinamo listrik).





Dari situlah tim Unsoed kemudian melakukan pengembangan,  diawali dengan menganalisa ulang kemampuan sumber daya air yang akan digunakan untuk memutar kincir air. Gaya dorong tersebut dikaji ulang keseimbangannya untuk memutar turbin dan konverter energi yang terdiri atas beberapa roda. Konverter energi merupakan bagian penting pada PLTA Pikohidro untuk mengubah energi potensial air menjadi energi mekanik untuk memutar generator sehingga membangkitkan energi listrik. Selain itu, generator listrik yang sesuai dengan kondisi putaran yang dihasilkan juga dikaji ulang sebelum proses reparasi dan instalasi.





Keren betul emang ini Unsoed, terus cara kerja mesinya gimana tuh?





Ketua tim Fakultas MIPA Unsoed, Jamrud Aminuddin, Ph.D, mengatakan bahwa pembangkitan energi listrik dilakukan melalui lima mekanisme. Yang pertama, sumber aliran air berasal dari aliran sungai kecil, irigasi, selain itu dari peralihan air sungai kecil dengan membuat saluran air atau kanal dialirkan menuju ke bak penampung atau kolam penenang.





Kedua, air dari bak penampung dialirkan melewati pipa pesat untuk dipadatkan sehingga menghasilkan kecepatan dan tekanan tinggi sebelum diarahkan untuk memutar turbin.





Ketiga, turbin yang berputar dihubungkan ke generator untuk menghasilkan energi listrik.





Keempat, energi listrik dari generator dinormalkan dengan alat kontrol elektronik (stabilizer) untuk mencegah terjadinya fluktuasi tegangan yang dapat merusak peralatan listrik.





Kelima, energi listrik yang telah stabil didistribusikan ke pengguna.





Kreatif banget dah!, semoga alat tersebut dapat berguna untuk masyarakat ya, Lur!





Aamiin, semoga dengan adanya Pikohidro karya tim Dosen FMIPA Unsoed ini dapat membantu masyarakat Desa Babakan untuk mendapatkan sumber listrik yang cukup.


Tags:

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.