Category: BETTER : BEM Newsletter

BETTER #287 : CTC Purwokerto Dapat Kejar Keterlambatan Kereta Api

Posted: 16 November 2021
Comments: 0


Sumber : suaramerdeka.com




CTC? Apaan tuh, Lur?





Jadi, CTC adalah singkatan dari Centralized Trafic Control. Merupakan pilot project sistem pengendalian lalu lintas kereta api yang terpusat. Dengan adanya CTC, semua proses pembentukan rute kereta api dilakukan secara terpusat yang dapat menghemat waktu untuk komunikasi antar Pengatur Perjalana Kereta Api (PPKA) di setiap stasiun.

Keren juga .... Cara kerjanya gimana?





Tek ceritani disit soal kondisi Daerah Operasi V (Daop 5) Purwokerto ini. Daop 5 Purwokerto termasuk menjadi penopang frekuensi KA, terutama dalam melayani perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta dan sebaliknya.





Ditambah juga dengan PT KAI  yang mulai mengoperasikan layanan KA cepat,yang berimbas pada percepatan waktu tempuhnya.





Dengan CTC, pengaturan perjalanan KA di lintas tersebut menjadi terpusat. Semuanya dikendalikan dari jauh dan dikonsentrasikan di Purwokerto, sehingga sejumlah stasiun memungkinkan untuk tidak menugaskan PPKA. Contohnya, seperti di Stasiun Purwokerto, Randegan, Notog dan Kebasen. Kemudian Kemrajen-Sumpiuh-Tambak-Ijo-Gombong-Karanganyar.





Terus, bikin kereta nggak telatnya di mana?





Nah, nggak cuma bikin sistem jadi terpusat, CTC juga bakal berupaya menjadikan grafik perjalanan KA sesuai dengan waktu tempuh. Jika KA mengalami keterlambatan, untuk dapat mengejar ketertinggalan pengaturan penyesuaian laju KA di lapangan akan segera dilakukan.





CTC pun memiliki satu fasilitas berupa TMIS (Train Management Information System) yang memberikan informasi real time kepada operator mengenai perjalanan KA yang melintas pada jangkauan CTC.





Dengan demikian, operator CTC dapat mengetahui status KA apakah sudah terlambat, on-time atau lebih cepat guna melakukan penanganan.





Dari informasi tersebut, operator CTC akan melakukan rekayasa pada waktu tunggu di stasiun pemberhentian, misalnya karena terlambat maka waktu tunggunya akan dipercepat.





Canggih, ya! Jadi pengin lihat tampilannya~





Jelas! Dengan operasional seperti itu, sistem juga harus benar-benar memadai, makanya pengujian sistem sampai mencakup kemapanan komponen, sub-sistem dan sistem, baik di CTC dan juga di setiap stasiun sehingga bisa menunjang saat dioperasikan penuh mulai Agustus lalu.





Namun, untuk saat ini CTC yang dioperasikan sifatnya masih tertutup, hanya untuk kepentingan operasional saja.





Tapi ini bukan sesuatu yang tidak mungkin jika nantinya penumpang bisa mengakses dari aplikasi KAI Access. Karena ke depannya, sudah ada opsi untuk dikembangkan dengan penambahan sistem dan perangkat yang secara khusus memberikan tampilan kepada publik.










Penulis : Ardi Eka


Tags: ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.